2026年9月10日

Pemegang Saham Lama LeEco Kembali Mendukung? Jia Yueting Rilis Ringkasan Akhir Tahun 2025, Mampukah FF Jadi Titik Balik?

Pada 29 Desember, Jia Yueting merilis ringkasan akhir tahun 2025, yang mengulas perjalanan pribadiny...

Pada 29 Desember, Jia Yueting merilis ringkasan akhir tahun 2025, yang mengulas perjalanan pribadinya serta perkembangan Faraday Future (FF) sepanjang tahun. Ia menyebut bahwa perusahaan telah melewati fase “bertahan hidup” dan mulai memasuki tahap pertumbuhan yang lebih stabil dan berkelanjutan.

Dengan tema seperti “Perjuangan Tanpa Henti” dan “Kepercayaan dan Penebusan,” tulisan tersebut mencerminkan gaya khas Jia—emosional, reflektif, dan penuh narasi personal. Ia merangkum sepuluh pencapaian utama serta tiga penyesalan besar, mencakup kemajuan bisnis hingga pengorbanan pribadi.

Pada April lalu, Jia diangkat sebagai Co-CEO FF dan menggunakan sebagian bonus penandatanganan setelah pajak untuk menambah kepemilikan sahamnya. Langkah ini dipandang sebagai bentuk komitmen nyata. Dari sisi operasional, FF juga mencatat kemajuan, termasuk pemesanan awal FX Super One di Amerika Serikat, pencapaian KPI tahunan lebih cepat dari target, serta penguatan peran FF sebagai penghubung industri otomotif Tiongkok dan AS.

Namun, industri kendaraan listrik dikenal sangat menguras modal. Meski FF berhasil menghimpun hampir USD 200 juta sepanjang 2025, masih muncul pertanyaan apakah dana tersebut cukup untuk mendukung produksi massal dan pengiriman di tahap berikutnya, mengingat tantangan pendanaan FF di masa lalu.

Jia juga secara terbuka mengakui kekurangan. Tiga penyesalan utamanya meliputi kinerja harga saham yang belum sesuai harapan, kesalahpahaman terhadap strategi dual-flywheel, serta minimnya waktu bersama keluarga. Persepsi pasar terhadap FF masih dipengaruhi oleh trauma runtuhnya LeEco di masa lalu.

Menariknya, Jia menyebut bahwa sejumlah mantan pemegang saham LeEco kembali memberikan dukungan. Mengingat besarnya kerugian yang dialami investor saat itu, perubahan sikap ini menunjukkan harapan bahwa FF dapat menjadi sarana pemulihan kepercayaan dan nilai investasi.

Sejak pindah ke Amerika Serikat pada 2017, Jia telah melewati delapan tahun penuh gejolak. Hingga kini, ia masih memiliki kewajiban utang di dalam negeri, sementara profitabilitas FF belum sepenuhnya terbukti. Apakah ia dapat menepati janji kepada investor, masih perlu waktu untuk dibuktikan.

FF telah mengonfirmasi keikutsertaannya dalam CES 2026 di Las Vegas, bersamaan dengan penyelenggaraan FFAI Shareholder Day. Detail mengenai teknologi atau produk yang akan dipamerkan masih belum diumumkan.

Secara keseluruhan, ringkasan akhir tahun 2025 ini menggambarkan sosok pengusaha yang tetap bertahan—memiliki pencapaian nyata, berani menghadapi kekurangan, dan perlahan membangun kembali kepercayaan yang sempat hilang. Tantangan berikutnya adalah mengubah ketekunan tersebut menjadi hasil bisnis yang nyata dan berkelanjutan.

接著讀