Svitolina Dikecam Fans: “Kalau Peduli Negara, Kenapa Tak Sumbangkan Hadiah atau Ikut Bertugas?”
Pada 29 Januari, semifinal tunggal putri Australia Open mempertemukan Elina Svitolina dengan petenis...
Pada 29 Januari, semifinal tunggal putri Australia Open mempertemukan Elina Svitolina dengan petenis peringkat satu dunia, Aryna Sabalenka. Petenis Ukraina berusia 31 tahun itu kalah dua set langsung dan gagal melaju ke final. Namun, sorotan utama justru tertuju pada sikap dan tindakan Svitolina sebelum, saat, dan setelah pertandingan, yang memicu kemarahan banyak penonton netral.
Menjelang pertandingan, Sabalenka—petenis asal Belarus—mendekati tengah lapangan untuk berjabat tangan dan berfoto sesuai tradisi. Svitolina memilih diam di tempat dan tidak memberikan respons apa pun. Meski sempat terlihat terkejut, Sabalenka segera memahami situasi dan melanjutkan sesi foto sendirian bersama ball kid.
Situasi menjadi semakin kontroversial ketika Svitolina terlihat terus mengayunkan raket di dekat Sabalenka saat sesi foto berlangsung. Aksi tersebut dinilai banyak penonton tidak pantas dan menimbulkan rasa tidak nyaman.
Di dalam pertandingan, Svitolina tampak kesulitan menghadapi permainan Sabalenka dan akhirnya kalah tanpa mampu merebut satu set pun. Setelah laga berakhir, ia langsung meninggalkan lapangan tanpa menoleh dan kembali menolak berjabat tangan dengan lawannya. Sabalenka pun merespons dengan selebrasi mengepalkan tangan ke arah Svitolina.
Dalam konferensi pers pasca-pertandingan, Svitolina kembali mencuri perhatian. Meski kalah, ia tampak tersenyum dan mengatakan bahwa dirinya tidak memiliki alasan untuk bersedih, karena dibandingkan dengan warga Ukraina yang menderita akibat perang, dirinya merasa jauh lebih beruntung. Ia kembali menegaskan bahwa situasi di Ukraina sangat berat dan berjanji akan terus menyuarakan dukungan bagi negaranya.
Perlu dicatat, ini bukan pertama kalinya Svitolina menuai kontroversi di Australia Open tahun ini. Sebelumnya, ia juga menolak berjabat tangan dengan dua petenis Rusia, Diana Shnaider dan Mirra Andreeva, serta sempat melontarkan sindiran setelah kemenangan yang dianggap kurang sportif.
Rangkaian insiden tersebut akhirnya memicu kemarahan publik. Usai semifinal, banyak penggemar meluapkan kritik di media sosial. Beberapa menulis, “Jika benar-benar peduli, sumbangkan saja hadiah Australia Open sebesar 1,25 juta dolar Australia untuk Ukraina.” Bahkan ada yang menyindir lebih keras, “Kalau berani, ikut wajib militer—jangan sekadar berakting.”
Masa Depan Højlund di Manchester United Diragukan: Diam-diam Jalin Kontak dengan Inter, Ten Hag Bisa Jadi Faktor di Jerman
Meski secara terbuka menyatakan akan tetap di Manchester United musim depan, Rasmus Højlund dilaporkan tengah menjalin komunikasi pribadi dengan Inter Milan. Media Italia mengungkap bahwa agen pemain asal Denmark tersebut telah bertemu pihak Inter. Klub Serie A itu menginginkan skema pinjaman dengan opsi pembelian, sedangkan United hanya mempertimbangkan penjualan permanen seharga €40–45 juta. Kehadiran mantan pelatih Erik ten Hag di Bayer Leverkusen menambah dinamika, karena sejumlah klub Bundesliga juga disebut tertarik.
Iranian Top Officials Warn: “Devastating Response” If Aggression Repeats, Accuse U.S.-Israel Collusion
[July 3] — On the evening of July 2, Iran held a memorial ceremony in downtown Tehran to honor those...
Tiga Laga Pra-Musim Tanpa Kemenangan! Embiid Absen, 76ers Runtuh Dihajar Magic dengan Selisih 30 Poin Setelah Ambruk di Kuarter Akhir
Pada 11 Oktober waktu Beijing, Philadelphia 76ers menjamu Orlando Magic dalam laga pramusim NBA. Tan...
Menit ke-83 Gol Penentu! Manchester City Menang 2-1, Raih 6 Kemenangan Beruntun di Premier League
Pada 27 Desember, di pekan ke-18 Premier League, Manchester City menghadapi Nottingham Forest di kan...
Kenaikan Harga “Pelanggaran Kontrak”: Pasar Modul Surya Memasuki Kekacauan
Industri modul surya memulai 2026 dengan gelombang kenaikan harga yang tak terduga. Banyak pemasok m...
IPO perusahaan antariksa pertama dari Tiongkok Timur Laut segera hadir.
Komersial Antariksa Jadi Sorotan: Chang Guang Kembali, Tanda Industri Masuk Fase “Eksekusi” Memasuki...
Zhang Yuqi Dihantam Rumor Lama, Boikot Menguat—Posisi di Variety Show Terancam?
Dalam beberapa waktu terakhir, Zhang Yuqi kembali terseret pusaran kontroversi di dunia maya. Berbag...
Analis Wedbush: Xbox Generasi Berikutnya Microsoft “Mati” karena Game Pass
Michael Pachter, penasihat strategis di Wedbush Securities, pesimis terhadap prospek Xbox generasi b...
Lisandro Martínez siap kembali memperkuat Manchester United melawan Leeds United! “Bale-nya Setan Merah” dipastikan absen, dan kemungkinan baru pulih pada Meil May
Manchester United berpotensi mendapat kabar baik terkait cedera, dengan Lisandro Martínez diperkirak...
Nuggets memastikan tiket playoff! Delapan musim berturut-turut lolos, menjadi rekor aktif terpanjang kedua setelah Celtics dengan 12 musim beruntun
Pada 1 April, setelah Phoenix Suns kalah dari Orlando Magic, situasi playoff Wilayah Barat menjadi s...
Mantan Kekasih Godfrey Gao, Su Xianghan, 29, Melahirkan Putra Pertama dengan Selamat, Momen Sang Suami Menggendong Bayi Curi Perhatian
Lebih dari enam tahun setelah kepergian aktor Godfrey Gao, mantan kekasihnya, Su Xianghan, akhirnya ...