2026年9月10日

Akankah Bastoni Merapat ke Liverpool? The Reds Kian Ngebut Mencari Penerus Jangka Panjang Van Dijk

Liverpool sedang bergerak proaktif untuk mengamankan penerus jangka panjang Virgil van Dijk di jantu...

Liverpool sedang bergerak proaktif untuk mengamankan penerus jangka panjang Virgil van Dijk di jantung pertahanan—sebuah misi besar yang hampir pasti menuntut investasi bernilai sangat tinggi.

Pada bursa transfer musim panas, The Reds sempat all-out mengejar bek tengah Crystal Palace, Marc Guéhi. Kesepakatan personal disebut sudah tercapai, bahkan Liverpool dikabarkan telah menyepakati nilai transfer sebesar £35 juta dengan Palace.

Namun, transfer itu akhirnya buyar di detik-detik terakhir karena Crystal Palace gagal mendapatkan pengganti tepat waktu.

Meski sempat terpukul, Liverpool tidak mundur. Guéhi masih berada dalam daftar pantauan utama, dan ada keyakinan di Anfield bahwa perekrutan tersebut masih bisa diwujudkan pada 2026.

Tetapi, mereka harus siap menghadapi persaingan ketat dari Manchester City, Real Madrid, dan Bayern Munich—meski ada laporan yang menyebut Barcelona kecil kemungkinan ikut masuk dalam perburuan.

Perencanaan jangka panjang di lini belakang kini menjadi prioritas yang jelas. Van Dijk memang masih tampil di level elite, namun di usia 34 tahun, kebutuhan untuk menyiapkan pemimpin baru di barisan pertahanan makin mendesak.

Di saat yang sama, klub juga berupaya merampungkan perpanjangan kontrak Ibrahima Konaté, dengan harapan dapat menghentikan rumor yang terus mengaitkannya dengan Real Madrid.

Nama lain pun kini muncul: Alessandro Bastoni.

Menurut media Spanyol, Fichajes, Liverpool telah mengidentifikasi bek Inter Milan sekaligus pemain Timnas Italia itu sebagai alternatif jika Guéhi sulit didapat. Bahkan, disebutkan Liverpool siap mengajukan tawaran rekor senilai €95 juta (sekitar £83 juta) pada bursa musim dingin, demi memperkuat pertahanan Arne Slot yang dinilai masih tampil naik-turun.

Laporan yang sama menambahkan bahwa para petinggi Liverpool ingin mengambil langkah “ambisius”, karena khawatir penundaan hanya akan membuat harga Bastoni semakin melambung.

Bek berusia 26 tahun itu dipandang sebagai sosok ideal untuk menggantikan Van Dijk. Namun Liverpool juga paham betul, klub-klub elit Eropa—termasuk Manchester City, Chelsea, Real Madrid, dan Paris Saint-Germain—juga memantau situasinya dengan serius.

Meski kebutuhan mendesak, potensi transfer ini tidak mudah.

Pertama, Inter Milan sangat enggan melepas pemain kunci di tengah musim. Kedua, biayanya menjadi hambatan besar—terutama setelah Liverpool dikabarkan menggelontorkan lebih dari £400 juta pada bursa musim panas, yang tentu menambah tekanan finansial.

Selain itu, masa depan Konaté juga belum sepenuhnya tuntas. Liverpool bisa saja memilih menyelesaikan situasi kontraknya terlebih dahulu sebelum berkomitmen pada pengeluaran besar berikutnya, baik untuk biaya transfer maupun gaji Bastoni.

Jika Liverpool benar-benar berhasil mendatangkan Bastoni, itu akan menjadi rekrutan sensasional lain setelah bursa panas 2025 yang eksplosif—ketika klub disebut memecahkan rekor transfer untuk merekrut Wirtz dan Isak, serta mendatangkan nama-nama seperti Ekitiké dan Frimpong.

Untuk saat ini, semuanya bergantung pada kemampuan Liverpool menembus sikap negosiasi Inter, mengelola tuntutan finansial, dan mengalahkan kompetisi sengit demi menuntaskan salah satu transfer bek paling ambisius di Eropa.

接著讀