2026年9月12日

“Dongda · Kunpeng 2” Resmi Tampil Perdana di Hadapan Publik, Hadir dengan Desain Lengan Rotor yang Dapat Dilipat

IT Home pada 25 Januari melaporkan bahwa Universitas Tenggara (Southeast University) membagikan perk...

IT Home pada 25 Januari melaporkan bahwa Universitas Tenggara (Southeast University) membagikan perkembangan terbaru dari program riset mobil terbang mereka. Pada 23 Januari—lebih dari setahun setelah peluncuran “Dongda · Kunpeng 1”—tim penelitian mobil terbang universitas tersebut untuk pertama kalinya memperkenalkan “Dongda · Kunpeng 2” kepada publik.

Dalam demo perdananya, “Dongda · Kunpeng 2” berhasil lepas landas secara perlahan dari Kampus Jiulonghu milik Universitas Tenggara, melintasi area danau, lalu mendarat mulus di platform luar ruangan di lantai lima Gedung Sanjiang di seberang danau.

Menurut pihak universitas, dibandingkan dengan “Dongda · Kunpeng 1”, versi “upgrade” yaitu “Dongda · Kunpeng 2” hadir dengan bodi yang lebih ringan dan lebih ringkas. Kendaraan ini mengusung desain lengan (arm) yang dapat dilipat, sehingga mampu bertransformasi dengan lebih bebas dan cepat. Fokus desainnya menitikberatkan pada adaptasi multifungsi, keandalan misi yang tinggi, serta operasi terintegrasi udara–darat yang mulus—sejalan dengan arahan Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional (NDRC) terkait pengembangan ekonomi ruang udara rendah: “angkut barang terlebih dahulu, baru penumpang; pemisahan terlebih dahulu, baru integrasi; wilayah pinggiran terlebih dahulu, baru pusat kota.”

Universitas Tenggara menegaskan bahwa “Dongda · Kunpeng 2” bukan sekadar iterasi sederhana, melainkan redefinisi yang ditujukan untuk skenario komersialisasi skala besar. Dengan titik berangkat desain “mudah membawa muatan” dan “praktis untuk mobilitas darat,” struktur lengan lipatnya dirancang untuk mengatasi masalah utama pada aspek parkir dan berkendara di darat. Platform ini juga dilengkapi konfigurasi terbang dengan redundansi keselamatan, kapasitas beban yang lebih kuat, sasis darat inovatif, serta sistem navigasi presisi tinggi—membuatnya relevan untuk logistik ekonomi ruang udara rendah, inspeksi, hingga kebutuhan tanggap darurat.

Sebelumnya, IT Home juga melaporkan bahwa pada 1 Januari tahun lalu, tim riset Universitas Tenggara resmi memperkenalkan “Dongda · Kunpeng 1”, yang disebut sebagai mobil terbang penggerak listrik terdistribusi pertama yang dikembangkan secara mandiri di dalam negeri. Kendaraan tersebut mengadopsi sistem kemudi semua roda dan penggerak semua roda, dengan konfigurasi empat sumbu dan delapan rotor. Dimensi keseluruhannya 2,1 × 1,2 × 1,5 meter, bobot lepas landas maksimum 500 kg, daya tahan terbang minimal 20 menit, serta ketinggian terbang maksimum minimal 300 meter.

接著讀