2026年9月10日

Setelah Memori, Harga Flash Ikut Melonjak: Samsung Electronics Naikkan Harga NAND Kuartal I hingga 100%

IT之家 melaporkan pada 25 Januari bahwa meluasnya adopsi aplikasi AI sedang mendorong lonjakan permint...

IT之家 melaporkan pada 25 Januari bahwa meluasnya adopsi aplikasi AI sedang mendorong lonjakan permintaan terhadap perangkat penyimpanan berbasis NAND. Namun, pertumbuhan pasokan yang terbatas membuat pasar menghadapi kondisi kekurangan—permintaan melampaui ketersediaan.

Media Korea Selatan ETNews mengungkapkan bahwa Samsung Electronics telah menaikkan harga pasokan NAND flash untuk kuartal pertama tahun ini sebesar lebih dari 100%. Perusahaan disebut sudah merampungkan penandatanganan kontrak pasokan dengan pelanggan utama pada akhir tahun lalu, dan mulai menjalankan pengiriman dengan harga baru sejak Januari. Setelah sebelumnya menaikkan harga kontrak DRAM hingga hampir 70%, kini kenaikan NAND mempertegas bahwa tren kenaikan harga memori semakin meluas.

Kenaikan harga NAND ini juga bukan sekadar lonjakan sesaat. Seiring pasokan memori yang mengetat menjelang akhir tahun lalu, NAND flash ikut terdampak. IT之家 mencatat data dari lembaga riset TrendForce yang menunjukkan harga NAND pada kuartal keempat tahun lalu naik sekitar 33% hingga 38% secara kuartalan. Pasar sempat memperkirakan kenaikan di kuartal pertama tahun ini akan berada di kisaran yang sama, tetapi harga pasokan aktual ternyata lebih tinggi dari ekspektasi tersebut.

Selain Samsung, tren kenaikan harga dinilai bersifat industri. Banyak pelaku pasar meyakini SK hynix juga menaikkan harga NAND dengan besaran yang sebanding. Keduanya masing-masing menempati posisi pertama dan kedua dalam pangsa pasar NAND global, sehingga pergerakan harga dari dua pemain terbesar ini membawa dampak besar bagi pasar. Sejumlah broker luar negeri, termasuk Nomura Securities, sebelumnya juga menyoroti rencana SanDisk—produsen NAND terbesar kelima dunia—yang disebut akan menaikkan harga NAND sebesar 100% pada tahun baru.

Seorang sumber industri menyatakan, “Seperti halnya DRAM, produsen NAND kini satu per satu ikut bergabung dalam gelombang kenaikan harga. Pada titik ini, kenaikan harga NAND secara luas tampaknya sulit dihindari.”

Akar dari kenaikan harga yang cepat ini adalah ketidakseimbangan suplai dan permintaan. Dari sisi permintaan, investasi infrastruktur AI meningkat pesat, sehingga kebutuhan SSD kelas enterprise naik secara signifikan. Di saat yang sama, perangkat mobile dan PC juga semakin cepat mengadopsi solusi penyimpanan berperforma tinggi dan berkapasitas besar. Terlebih lagi, tren “AI di perangkat” (on-device AI)—di mana komputasi AI dijalankan langsung di perangkat akhir—ikut memperbesar kebutuhan akan penyimpanan dengan spesifikasi lebih tinggi.

Sebaliknya, sisi pasokan tidak bertumbuh agresif. Dalam satu tahun terakhir, industri NAND tidak menunjukkan ekspansi kapasitas besar-besaran. Ditambah lagi, faktor transisi proses manufaktur turut membatasi peningkatan output secara berarti. Samsung sendiri disebut tetap berhati-hati dalam investasi NAND: meski tidak melakukan pemangkasan produksi besar, pasar menilai ekspansi volume pengiriman tetap terbatas—sebuah pandangan yang cukup umum di industri.

Ke depan, pelaku industri memperkirakan harga NAND masih akan melanjutkan tren naik pada kuartal kedua. Samsung dikabarkan tengah bernegosiasi dengan pelanggan terkait rencana kenaikan harga pasokan NAND untuk Q2.

Dengan DRAM dan NAND terus menguat, dampaknya mulai terasa di hilir. Biaya pembangunan infrastruktur AI meningkat jelas, bahkan muncul pandangan bahwa “bottleneck” adopsi AI kini berada pada memori. Pada saat yang sama, produk akhir seperti smartphone dan PC juga semakin sulit menghindari tekanan kenaikan harga.

Sumber industri lainnya menambahkan bahwa dampak ini tidak hanya terjadi pada pusat data AI. Produsen smartphone dan PC pun mulai menyiapkan penyesuaian harga jual produk, seiring kenaikan biaya komponen memori. Karena pasokan memori sulit meningkat signifikan dalam jangka pendek, tren ini diperkirakan masih akan berlanjut untuk beberapa waktu.

接著讀