2026年9月10日

Tanpa intervensi dari Los Angeles ke New York: Tesla FSD menuntaskan tantangan “Cannonball Run”.

26 Januari — Sebuah Tesla Model S yang dilengkapi sistem Full Self-Driving (FSD) berhasil menyelesai...

26 Januari — Sebuah Tesla Model S yang dilengkapi sistem Full Self-Driving (FSD) berhasil menyelesaikan Cannonball Run pertama di dunia tanpa campur tangan manusia, menempuh perjalanan dari Los Angeles ke New York sepenuhnya secara otonom. Pencapaian ini menandai pertama kalinya sistem FSD Tesla menuntaskan rute ikonik lintas Amerika Serikat sejauh sekitar 3.000 mil dari pantai barat ke pantai timur.

Menurut laporan The Drive, kendaraan yang digunakan adalah Tesla Model S tahun 2024 dengan chip AI4 dan sistem FSD versi 14.2.2.3. Perjalanan dimulai dari Redondo Beach, California, dan berakhir di Midtown Manhattan, New York, dengan jarak total 3.081 mil (sekitar 4.958 km). Tantangan ini dipimpin oleh mantan jurnalis otomotif sekaligus investor, Alex Roy, bersama tim kecil pakar kendaraan otonom.

Roy menjelaskan bahwa sepanjang perjalanan, seluruh tugas mengemudi—termasuk melaju di jalan tol, berpindah jalur, navigasi, serta menghadapi cuaca buruk—sepenuhnya ditangani oleh sistem FSD. Total waktu tempuh mencapai 58 jam 22 menit, dengan kecepatan rata-rata sekitar 64 mil per jam (103 km/jam). Waktu pengisian daya kendaraan sekitar 10 jam. Tim hanya membersihkan kamera kendaraan saat berhenti untuk memastikan sistem tetap bekerja optimal.

Perjalanan ini semakin menantang karena dilakukan di musim dingin. FSD harus menghadapi kondisi jalan bersalju, es, lumpur akibat salju mencair, hujan, serta suhu ekstrem—dan tetap menunjukkan performa yang stabil.

Dalam unggahan di platform X, Roy memuji konsistensi FSD dan menyatakan bahwa perjalanan tersebut seharusnya bisa lebih singkat jika kendaraan benar-benar tanpa penumpang. Ia menulis bahwa ketika teknologi mengemudi otonom telah matang, justru campur tangan manusia yang menjadi sumber kesalahan terbesar, sementara FSD tetap berjalan mulus dan konsisten.

Sebelumnya, Roy sempat mencoba menaklukkan Cannonball Run dengan kendaraan FSD pada Desember 2024 dan Februari 2025, namun kedua upaya tersebut masih membutuhkan intervensi manusia. Keberhasilan terbaru ini pun dinilai sebagai tonggak penting dalam pengembangan teknologi otonom Tesla.

接著讀