2026年9月10日

Meizu melepas tiga “panah” sekaligus, namun tetap tak meraih hasil berarti.

Setelah cukup lama minim sorotan, Meizu belakangan kembali aktif di berbagai lini—mulai dari sistem,...

Setelah cukup lama minim sorotan, Meizu belakangan kembali aktif di berbagai lini—mulai dari sistem, ponsel, hingga kacamata pintar.

Pada Januari, Meizu meluncurkan konektivitas Flyme PC untuk Windows dan macOS, namun di saat yang sama membatalkan rencana peluncuran Meizu 22 Air. Sebelumnya, Meizu juga tampil di CES 2026 dengan sejumlah produk wearable berbasis AI.

Pasca masuknya Geely, Meizu diarahkan menjadi bagian dari strategi “AI + hardware + ekosistem”. Tantangannya adalah: di luar ekosistem Geely, daya saing Meizu sebagai merek tunggal masih terbatas.

Bisnis ponsel terus melemah. Sepanjang 2025, Meizu hanya merilis tiga model, dengan dampak pasar yang relatif kecil. Konsep “AI phone” yang diusung lebih awal pun sulit menjadi pembeda, karena mudah ditiru dan tidak cukup kuat mendorong skala penjualan.

Di sisi kacamata pintar, peluang memang ada, tetapi persaingan sudah memanas. Pasar kini dipenuhi raksasa teknologi, produsen otomotif, dan pemain rantai pasok, sementara diferensiasi produk dan kekuatan kanal offline menjadi faktor penentu.

Yang paling menjanjikan saat ini justru sistem kendaraan. Flyme Auto memperoleh volume stabil berkat dukungan Geely, meski ketergantungan tinggi pada satu grup juga membatasi ekspansi dan pengaruh merek.

Kesimpulannya, Meizu memiliki fondasi teknologi dan ambisi lintas produk. Namun tanpa keunggulan inti yang jelas, mendorong tiga jalur sekaligus—ponsel, kacamata, dan sistem kendaraan—berisiko menyebarkan sumber daya tanpa menghasilkan terobosan nyata.

接著讀