2026年9月10日

CEO Porsche China: kami sedang menilai sejumlah pemasok sistem mengemudi cerdas dari Tiongkok dan terbuka untuk bekerja sama.

Pada 26 Januari, laporan menyebut Presiden sekaligus CEO Porsche China, Alexander Pollich, menanggap...

Pada 26 Januari, laporan menyebut Presiden sekaligus CEO Porsche China, Alexander Pollich, menanggapi kemungkinan menggunakan solusi mengemudi cerdas dari Tiongkok. Ia mengatakan Porsche saat ini sedang mengevaluasi beberapa pemasok Tiongkok dan melakukan riset terkait, serta bersikap terbuka terhadap opsi tersebut.

Awal bulan ini, Pollich juga membahas penurunan penjualan Porsche di pasar Tiongkok. Ia menyatakan tahun 2025 merupakan periode yang menantang bagi pasar mobil mewah secara keseluruhan. Sebagai merek impor murni yang berfokus pada segmen ultra-mewah, tekanan yang dihadapi Porsche dinilai lebih langsung. Menurutnya, koreksi penjualan pada 2025 adalah penyesuaian yang proaktif dan memang sudah diperhitungkan, sejalan dengan strategi “kualitas lebih penting daripada kuantitas,” dengan fokus menjaga keseimbangan pasokan-permintaan serta stabilitas nilai merek.

Pollich menilai tantangan di Tiongkok bersifat struktural: merek kendaraan energi baru (NEV) lokal berkembang sangat cepat dengan daya saing produk yang kuat—sebuah isu yang kini dihadapi semua merek mewah tradisional.

Data yang beredar menunjukkan Porsche mencatat pengiriman global 279.449 unit pada 2025, turun 10% dibanding 310.718 unit pada tahun sebelumnya. Di Tiongkok, penjualan sekitar 41.900 unit, turun 26,28% secara tahunan.

Dalam wawancara dengan media Jerman pada Desember 2025, Pollich juga menyebut dirinya terkejut dengan cepatnya inovasi di pasar Tiongkok, di mana jumlah produk dan kecepatan pembaruan seolah berubah hampir setiap hari.

接著讀