NEC Kehilangan ¥64,4 Miliar, Tinggalkan Pasar Base Station 5G: Strategi Teknologi Jepang Hancur
Awal 2026, industri teknologi Jepang kembali diguncang: NEC resmi mengumumkan akan menghentikan selu...
Awal 2026, industri teknologi Jepang kembali diguncang: NEC resmi mengumumkan akan menghentikan seluruh R&D untuk base station 4G dan 5G. Presiden NEC, Takayuki Morita, mengatakan kepada Nikkei Asia: “Perusahaan secara prinsip tidak akan lagi berinvestasi dalam peralatan akses nirkabel 4G atau 5G,” dan akan memfokuskan sumber daya pada solusi perangkat lunak dengan margin tinggi serta sistem pertahanan.
Keputusan ini mengikuti runtuhnya dukungan pemerintah lebih dari ¥64,4 miliar sejak 2020. Lima tahun lalu, NEC dan operator telekomunikasi terbesar Jepang, NTT, menargetkan 20% pangsa pasar base station global pada 2030 untuk menyaingi Huawei, Ericsson, dan Nokia. Namun menurut Omdia, pada akhir 2025 hampir 80% pasar global dikuasai Huawei, Ericsson, dan Nokia, sementara NEC dan Fujitsu hanya menguasai kurang dari 2%. Jepang telah kehilangan kesempatan ikut membangun infrastruktur 5G generasi berikutnya.
Kegagalan NEC bukan tiba-tiba. Model R&D vertikal tertutup yang diterapkan NEC menyebabkan siklus pengembangan panjang dan rantai pasok tidak fleksibel, sehingga sulit merespons cepat perubahan pasar. Sementara itu, taruhan pemerintah Jepang pada teknologi Open RAN juga gagal, dengan masalah kompatibilitas, latensi, dan konsumsi energi yang belum teratasi. Huawei, Ericsson, dan Nokia telah memasang jutaan situs 5G secara global.
Media Korea menilai industri teknologi tinggi Jepang “hancur total,” dari perangkat komunikasi hingga elektronik konsumen. Sebaliknya, Samsung dan LG sudah mengintegrasikan teknologi global, memanfaatkan AI dan pengembangan bersama semikonduktor. Pasar baru seperti India, Vietnam, dan Indonesia muncul, mempercepat marginalisasi Jepang sebagai pemimpin teknologi Asia.
Setelah keluar dari 5G, NEC akan beralih ke layanan perangkat lunak dan sistem pertahanan, bergantung pada kontrak pemerintah. Namun, dengan pengalaman terbatas di bidang telekomunikasi sipil, kesuksesan NEC di sektor pertahanan masih diragukan.
Perpisahan NEC dengan 5G bukan sekadar mundurnya perusahaan, melainkan runtuhnya mitos Jepang sebagai negara teknologi—sebuah kekuatan telekomunikasi yang dulu percaya diri kini kalah oleh realitas pasar global.
Krisis Geopolitik Tak Hentikan Arus Dana Kripto: Aset Digital Catat 10 Minggu Berturut-turut Aliran Masuk, Rekor Baru di Tahun Ini
Di tengah ketegangan global dan ketidakpastian ekonomi, aset digital terus menarik aliran dana yang ...
Yamal Tetap Bersinar di Lapangan Meski Diterpa Kontroversi di Luar Lapangan
Di usianya yang baru 18 tahun, bintang muda Spanyol Lamine Yamal kini menjadi sorotan publik karena ...
💥 Aturan Pajak Baru Guncang Pasar! Bisakah BYD Tetap Jadi Raja Mobil Listrik?
Mulai Oktober, kebijakan pembebasan pajak pembelian kendaraan listrik di Tiongkok mengalami perubaha...
Mendes Jadi Mentor: Membimbing Yamal agar Tak Hanya Hebat, tapi Juga Disiplin dan Dewasa
Dilansir Mundo Deportivo pada 23 Oktober, agen sepak bola ternama Jorge Mendes baru-baru ini bertemu...
Di usia 45 tahun, perubahan penampilan Bosco Wong jadi sorotan publik
Orang sering bilang, “Ferrari tua tetap Ferrari.” Tapi kadang, sebelum benar-benar “tua”, perubahan ...
Seberapa Sulit Mencapai 10.000 Poin di CBA? Sepanjang Sejarah Hanya 5 Pemain yang Mampu
Dalam laga CBA antara Guangsha melawan Shenzhen baru-baru ini, Hu Jinqiu hanya bermain selama 15 men...
Di turnamen India Open, Lee Zii Jia bertarung hingga tiga gim namun kalah dari Rasmus dan harus tersingkir di babak pertama.
(New Delhi, 13 Januari) India Open (Super 750) hari ini memulai pertandingan babak pertama. Peraih p...
Romeo Beckham Tampil Perdana di Publik, Dampingi Mantan Pacar Brooklyn
Pada 20 Januari, Romeo Beckham, putra kedua David dan Victoria Beckham, tampil untuk pertama kali se...
PayPal Resmi Meluncurkan Akun Penjual Individu di Tiongkok, Memungkinkan Pembayaran Lintas Negara Tanpa Website maupun Coding
IT Home melaporkan pada 25 Januari bahwa PayPal secara resmi mengumumkan pekan lalu (16 Januari) pel...
882.000 Unit! Lexus Catat Rekor Penjualan Global 2025: Model Elektrifikasi Lebih dari Setengah Penjualan
Pada 29 Januari, Lexus merilis data penjualan global 2025, menandai tahun ketiga berturut-turut menc...