2026年9月10日

PHK Hampir 700.000 Orang! “Kebijakan Baru” Trump Picu Gelombang PHK Terbesar Sejak Pandemi

Menurut laporan Cailian Press, perusahaan-perusahaan di AS tengah mengalami gelombang PHK terbesar sejak pandemi COVID-19, dipicu oleh kebijakan pemotongan anggaran dan tarif dari pemerintahan Trump. Dalam lima bulan pertama tahun ini, hampir 700.000 orang telah diumumkan akan diberhentikan—jumlah tertinggi sejak tahun 2020. Meskipun angka PHK pada bulan Mei sedikit lebih rendah dibanding April, tetap meningkat 47% dibanding Mei 2024. Dengan semakin pesimisnya pandangan terhadap iklim bisnis dan konsumen, perusahaan-perusahaan memperketat anggaran SDM. Sektor yang paling terdampak termasuk lembaga terkait pemerintah dan perusahaan besar seperti Procter & Gamble, Microsoft, dan UPS. Pasar kini menantikan laporan ketenagakerjaan AS berikutnya sebagai indikator utama.

Pandangan Analis:

  • Sinyal Kebijakan Mendahului Realitas Ekonomi: Resesi penuh belum terlihat, namun perusahaan sudah bersiap diri—menunjukkan kepercayaan pasar terhadap kebijakan Trump cukup rendah.
  • Efek “DOGE” Jadi Ancaman Baru: Pemangkasan pegawai federal dan dampaknya terhadap sektor terkait bisa menjadi risiko struktural jangka panjang, khususnya di bidang teknologi dan jasa.
  • Data Nonfarm Jadi Sorotan: Jika laporan ketenagakerjaan tanggal 6 Juni lebih lemah dari perkiraan, hal ini bisa memperbesar perbedaan pandangan antara The Fed dan pasar, serta memicu volatilitas.

接著讀