2026年9月10日

Sektor Pertanian dan Pertambangan Menekan PPI Malaysia, Penurunan Makin Dalam pada November

(Kuala Lumpur, 29) Departemen Statistik Malaysia melaporkan bahwa Indeks Harga Produsen (PPI) turun ...

(Kuala Lumpur, 29) Departemen Statistik Malaysia melaporkan bahwa Indeks Harga Produsen (PPI) turun 1,8% (yoy) pada November, dengan penurunan yang melebar tajam dibanding -0,1% pada Oktober.

Kepala Statistik Malaysia, Datuk Seri Mohd Uzir Mahidin, mengatakan sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan berbalik dari kenaikan 2,7% (yoy) pada Oktober menjadi turun tajam 9,7% pada November. Pelemahan ini terutama dipicu oleh indeks budidaya tanaman tahunan yang merosot 16,2%. Sementara itu, sektor pertambangan kembali melemah lebih dalam menjadi -7,2% (Oktober: -1,0%), seiring penurunan pada indeks ekstraksi gas alam (-11,4%) dan indeks ekstraksi minyak mentah (-5,5%).

Ia menambahkan, sektor manufaktur juga mencatat penurunan ringan 0,6%, sama seperti bulan sebelumnya, terutama akibat indeks manufaktur kokas dan produk minyak olahan yang turun 6,6%. Sebaliknya, listrik dan pasokan gas naik 4,1%, sementara pasokan air meningkat 10,1%.

Secara bulanan (mom), PPI November turun 0,3%. Sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan turun 4,6%, pertambangan turun 0,8%. Di sektor utilitas, indeks pasokan air turun 0,8% dan listrik serta gas turun 0,2%. Manufaktur justru naik tipis 0,3%.

Mohd Uzir juga menyatakan bahwa seluruh kategori PPI untuk manufaktur olahan mengalami penurunan pada November: indeks bahan baku untuk diproses lebih lanjut turun 6,2%, indeks barang setengah jadi/bahan penunjang/suku cadang turun 1,1%, dan indeks barang jadi turun 0,2%.

Dibanding negara lain, PPI Jepang naik 2,7%. Sebaliknya, PPI Tiongkok turun 2,2% dan tercatat turun selama 38 bulan berturut-turut, mencerminkan persaingan harga yang ketat di tengah permintaan yang lemah. PPI Thailand juga turun 1,6%, menjadi penurunan bulan ke-9 berturut-turut, sejalan dengan kondisi Malaysia.

接著讀