2026年9月10日

Putra Ma Rulong berusia 49 tahun meninggal mendadak setelah terjatuh di rumah; pihak keluarga menyebut denyut jantungnya sempat kembali.

(Taipei, 3)Aktor senior Taiwan Ma Ju-lung (nama asli: Huang Zhengxiong) meninggal dunia pada 2019 ak...

(Taipei, 3)
Aktor senior Taiwan Ma Ju-lung (nama asli: Huang Zhengxiong) meninggal dunia pada 2019 akibat adenokarsinoma paru-paru di usia 80 tahun. Pada tahun yang sama, cucunya Huang Bojun juga wafat karena kecelakaan lalu lintas. Baru-baru ini, putra Ma Ju-lung, Huang Renlong, dikabarkan meninggal mendadak di rumah. Ia berpulang pada usia 49 tahun, dan pihak keluarga mengonfirmasi kabar duka tersebut.

Menurut pemberitaan media Taiwan, putri keempat Ma Ju-lung, Huang Yongqi, menyampaikan bahwa ia dan adiknya menjalani pemeriksaan kesehatan di rumah sakit pada tanggal 2. Setelah selesai, ia mengantar Huang Renlong pulang sekitar pukul 16.00, dan saat itu kondisi adiknya terlihat baik-baik saja. Namun sekitar pukul 18.00, ia mendapat telepon dari iparnya yang mengatakan Huang Renlong ditemukan tergeletak di lantai kamar dalam keadaan tidak sadar. Ia kemudian segera dibawa ke rumah sakit untuk tindakan darurat.

Huang Yongqi mengenang bahwa mereka masih bersama pada pagi hari dan tidak ada tanda-tanda mencurigakan ketika ia mengantar pulang. Ia menekankan bahwa rentang waktu antara pukul 16.00 hingga 18.00 menjadi bagian penting untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.

Pihak keluarga segera membawanya ke rumah sakit. Dalam proses penyelamatan, detak jantungnya sempat kembali, tetapi kondisi kemudian memburuk dan ia dinyatakan meninggal. Penyebab kematian hingga kini masih belum dipastikan.

Huang Yongqi juga mengatakan adiknya selama ini dikenal cukup sehat. Ada luka kecil di area alis—diduga karena terbentur sudut dinding hingga sempat berdarah—namun dokter menilai lukanya tidak besar dan tidak dianggap sebagai penyebab fatal. Karena masih memerlukan pemeriksaan lanjutan, surat kematian belum bisa diterbitkan dan keluarga menunggu proses dari pihak berwenang. Dengan suara emosional, ia mengaku sulit menerima kenyataan bahwa insiden yang tampak seperti jatuh bisa berakhir begitu tragis.

Ia juga menyinggung duka keluarga sebelumnya: sebelum Ma Ju-lung wafat, putra sulungnya Huang Bojun meninggal akibat kecelakaan saat berusia 22 tahun. Tidak lama setelah itu, ia kembali harus menghadapi kehilangan sang ayah. Ia pernah merasa bersalah dan mengira kabar meninggalnya sang anak membuat ayahnya sangat khawatir, yang mungkin turut memengaruhi kondisi kesehatannya.

接著讀