2026年9月10日

“Ji Jie” Wang Qian selama 12 tahun berturut-turut berziarah ke makam kekasihnya yang seorang sutradara — kini berusia 58 tahun dan masih belum menikah, kisahnya menyentuh banyak orang

Hari Qingming kembali tiba. Pada 4 April 2026, aktris Wang Qian kembali mengunjungi makam sutradara ...

Hari Qingming kembali tiba.

Pada 4 April 2026, aktris Wang Qian kembali mengunjungi makam sutradara Xu Qingdong. Ini adalah tahun ke-12 ia melakukannya secara konsisten, mengenang hubungan yang telah berlangsung selama 20 tahun.

Dalam video yang dibagikannya, terlihat bunga segar dan berbagai barang kesukaan almarhum seperti minuman, rokok, dan makanan ringan. Hal-hal sederhana ini menjadi bagian dari cara ia menjaga kenangan.

Keduanya pertama kali bertemu pada tahun 1994 saat bekerja di proyek film, dan hubungan profesional itu berkembang menjadi kehidupan bersama. Meski memiliki perbedaan usia 23 tahun, mereka membangun hubungan yang kuat dalam kehidupan dan karier.

Pada 2001, Xu menyutradarai serial populer Serious Case Group Six, yang membuat Wang dikenal luas. Sejak itu, mereka terus bekerja sama dalam berbagai proyek.

Meskipun sempat berencana menikah, berbagai keadaan membuat hal tersebut tidak pernah terwujud secara resmi.

Pada 2014, Xu Qingdong meninggal dunia di usia 69 tahun, meninggalkan Wang dan anak mereka yang masih kecil.

Karena tidak terdaftar secara hukum sebagai pasangan, Wang menghadapi berbagai kesulitan administratif. Ia kemudian membesarkan anak mereka seorang diri dan melanjutkan karya yang belum selesai.

Setelah bertahun-tahun, ia berhasil mewujudkan naskah tersebut menjadi serial Ah, Cradle yang tayang pada 2021.

Kini, kehidupannya berjalan sederhana. Namun setiap Qingming, ia selalu kembali—menjaga sebuah hubungan yang tak pernah benar-benar berakhir.

接著讀

Piala Dunia Antarklub Guncang Peta Sepak Bola: Liga Eropa Tak Lagi Tak Terkalahkan?

Piala Dunia Antarklub 2025 yang diperluas telah dimulai, menghadirkan 64 pertandingan antar benua yang bukan hanya menghibur, tetapi juga meruntuhkan anggapan lama tentang dominasi Eropa di sepak bola dunia. Kolumnis ESPN, Ryan O'Hanlon, menunjukkan bahwa kejutan-kejutan dari tim-tim non-tradisional sedang mengubah definisi kekuatan sejati di dunia sepak bola.

440 天前