2026年9月10日

2 Laga, 4 Assist dan MVP! Jack Grealish Bangkit, Bawa Everton Raih Dua Kemenangan Beruntun

Dalam sepak bola ada pepatah: “Pohon akan mati jika dipindahkan, tapi manusia justru bisa hidup lebi...

Dalam sepak bola ada pepatah: “Pohon akan mati jika dipindahkan, tapi manusia justru bisa hidup lebih baik ketika berpindah tempat.” Pepatah ini sangat tepat menggambarkan perjalanan Jack Grealish. Pada usia 29 tahun, sejak dipinjamkan dari Manchester City ke Everton musim panas ini, ia langsung tampil gemilang dengan 4 assist dalam hanya dua pertandingan, menandai kebangkitan kariernya.


Grealish Bersinar di Molineux, Dua Assist Kunci Kemenangan

Pada pekan ke-3 Premier League, Everton menang 3-2 di kandang Wolves. Baru berjalan 7 menit, Mykolenko mengirim umpan silang dari kiri, Grealish menanduk bola dengan cerdas untuk disambar Beto yang mencetak gol pembuka.

Menit ke-55, Everton melancarkan serangan balik cepat. Grealish menggiring bola ke depan dan mengirim umpan terobosan akurat kepada Lewis Hall, yang langsung melepaskan tembakan keras dan mencetak gol kedua.

Statistik Grealish sangat impresif: 2 assist, 2 umpan kunci, 5 dribel sukses, dan 7 kali dilanggar. Whoscored memberinya nilai 8,9, tertinggi di laga tersebut, sementara Premier League menobatkannya sebagai MVP.


Dua Laga, Empat Assist – Catatan Baru untuk Everton

Ini bukan kali pertama Grealish mencatat “brace assist” musim ini. Pada pekan ke-2 saat Everton menang 2-0 atas Brighton, ia juga memberikan dua assist:

  • Menit ke-23, ia menerobos sisi kiri lalu mengirim umpan silang tajam untuk Ndiaye mencetak gol.
  • Menit ke-52, ia menarik perhatian bek lawan sebelum memberi bola ke Onana yang melepaskan tembakan jarak jauh.

Hanya dalam dua pertandingan, Grealish sudah mencatat 4 assist, menjadikannya pemain pertama dalam sejarah Everton di Premier League yang mencetak dua kali berturut-turut “brace assist”, menurut OPTA.


Kebangkitan Setelah Masa Sulit di City

Performa ini sangat kontras dengan masa sulitnya di Manchester City. Pada musim 2024/25, ia hanya mencetak 1 gol dan 1 assist dalam 20 penampilan liga. Musim sebelumnya, ia hanya mencatat 3 gol dan 1 assist.

Kini, dalam hanya dua kali starter bersama Everton, ia sudah melewati total assist yang ia buat dalam dua musim terakhir di City. Mantan rekannya, Erling Haaland, menyebutnya sebagai “De Bruyne-nya Everton”, sementara pelatih Everton, David Moyes, mengatakan: “Dia bahkan lebih baik dari yang saya bayangkan.”


Kesimpulan

Dari pemain cadangan di City hingga menjadi motor serangan di Everton, Grealish berhasil membalikkan kariernya secara dramatis. Bagi pemain internasional Inggris berusia 29 tahun ini, kata “lahir kembali” adalah gambaran yang paling tepat. Dan dengan musim yang masih panjang, kisah kebangkitannya baru saja dimulai.

接著讀