2026年9月10日

Musk Ungkap Ada Perbedaan Pendapat dengan Pemerintahan Trump Sebelum Mengundurkan Diri

Elon Musk mengonfirmasi bahwa selama masa jabatannya sebagai “pegawai pemerintah khusus” (SGE), ia memiliki sejumlah perbedaan pendapat dengan pemerintahan Trump, terutama terkait dengan pekerjaan “Departemen Efisiensi Pemerintah” (DOGE) dan rancangan undang-undang pajak baru. Meskipun Musk dikenal sebagai salah satu penyokong utama Partai Republik, menyumbang hingga $300 juta untuk kampanye pemilihan ulang Trump, dalam wawancaranya dengan CBS, ia menyatakan tidak sepenuhnya setuju dengan semua kebijakan pemerintah. Pengamat berspekulasi bahwa perbedaan ini bisa mempengaruhi hubungan Musk dengan Trump di masa mendatang.

Baru-baru ini, Musk mengumumkan melalui platform media sosial X bahwa ia akan segera mengakhiri masa tugasnya yang singkat di pemerintahan Trump. Meskipun selama setahun terakhir menjadi penyokong finansial penting bagi Partai Republik, Musk menegaskan bahwa ia tidak sepenuhnya mendukung semua kebijakan administrasi Trump.

Trump menunjuk Musk sebagai pemimpin DOGE, lembaga baru yang tidak diakui secara resmi sebagai bagian dari struktur pemerintahan Gedung Putih. Jabatan Musk bersifat sementara, dengan masa kerja sebagai SGE hanya 130 hari dan akan berakhir pada akhir bulan ini.

Dalam wawancara dengan program “Sunday Morning” CBS News, Musk untuk pertama kalinya secara terbuka mengungkapkan adanya perbedaan pendapat dengan pemerintah Trump. Walaupun ia tidak merinci secara spesifik perbedaan tersebut, Musk mengaku merasa “serba salah” saat menyampaikan ketidakpuasannya. “Saya tidak ingin secara terbuka menentang pemerintah, tetapi saya juga tidak ingin bertanggung jawab atas semua kebijakan pemerintah,” kata Musk.

Musk juga menyoroti rencana reformasi pajak terbaru pemerintahan Trump, yang disahkan DPR AS pekan lalu dan mencakup pemotongan pajak besar-besaran, pengurangan belanja sosial, serta peningkatan keamanan perbatasan. Trump menggambarkan undang-undang ini sebagai “besar dan indah,” namun Musk mempertanyakannya: “Sebuah undang-undang bisa saja besar atau indah, tetapi saya ragu bisa menjadi keduanya sekaligus.”

Sejumlah analis menilai bahwa meskipun pengunduran diri Musk terlihat wajar karena masa jabatannya memang sudah habis, ketegangan di internal Gedung Putih sebenarnya sudah muncul sejak lama. Musk sebelumnya pernah bersitegang dengan penasihat perdagangan Gedung Putih Navarro, serta dengan Menteri Keuangan Bessent, yang kemungkinan ikut mendorong terjadinya “perpisahan” ini.

Jumat ini, Trump dijadwalkan akan tampil bersama Musk dalam konferensi pers di Kantor Oval Gedung Putih. Publik menanti apakah pertemuan ini bisa meredam spekulasi tentang keretakan hubungan di antara keduanya.

接著讀

Switch 2 Terjual Lebih dari 3,5 Juta Unit dalam 4 Hari, Pecahkan Rekor Penjualan Nintendo

Nintendo Switch 2 mencatat peluncuran terbaik dalam sejarah perusahaan. Dalam empat hari sejak rilis, lebih dari 3,5 juta unit telah terjual, mengalahkan rekor Switch generasi pertama yang menjual 2,7 juta unit dalam sebulan. Analis memperkirakan penjualan akan terus meningkat jika Nintendo berhasil menambah produksi. Namun, kekurangan pasokan dan potensi kenaikan tarif menjadi tantangan nyata.

456 天前