“Bebas Tarif” ke AS? India Cepat “Menampar” Trump
Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada hari Kamis mengklaim bahwa India telah mengusulkan penghapusan tarif untuk semua barang impor dari AS. Namun, pernyataan ini segera dibantah oleh pejabat India.
Menteri Luar Negeri India Subrahmanyam Jaishankar menyatakan dalam siaran pers bahwa negosiasi masih berlangsung dan “belum ada kesepakatan final.” Ia menekankan bahwa setiap perjanjian perdagangan harus menguntungkan kedua belah pihak dan “terlalu dini untuk membuat penilaian sebelum mencapai kesepakatan.”
Pada hari yang sama, Trump menyatakan dalam acara bisnis di Doha, Qatar, bahwa India “telah menawarkan kesepakatan di mana mereka pada dasarnya ingin tarif nol untuk barang kami.” Ia juga menyebut rencana Apple memproduksi iPhone di India dan mengatakan bahwa ia telah memberitahu CEO Apple Tim Cook agar tidak membangun pabrik di India karena India adalah “salah satu negara dengan tarif tertinggi di dunia.”
Media segera menanggapi dengan sindiran bahwa sikap “keras” India terhadap AS hanya bertahan dua hari. Sejak Trump menjabat, India mempertahankan sikap relatif moderat meskipun menghadapi serangkaian kebijakan tarif agresif AS. Namun, awal pekan ini, India mengenakan tarif balasan terhadap beberapa produk AS sebagai respons atas tarif 25% AS pada baja dan aluminium India, yang dianggap sebagai sikap lebih keras.
Pada bulan April, Trump mengumumkan tarif balasan 27% terhadap barang India namun memberikan masa bebas tarif selama 90 hari dengan tarif dasar 10%. India aktif bernegosiasi dengan AS untuk mencapai kesepakatan perdagangan yang saling menguntungkan sebelum masa bebas tarif berakhir pada 9 Juli.
AS adalah mitra dagang terbesar India, dengan volume perdagangan bilateral mencapai hampir 130 miliar dolar pada 2024. Meskipun India telah menurunkan tarif untuk beberapa produk AS, defisit perdagangan AS dengan India masih sekitar 45 miliar dolar, yang ingin diperkecil oleh Trump.
Media melaporkan bahwa India telah mengusulkan mengurangi kesenjangan tarif antara AS dan India dari hampir 13% menjadi di bawah 4% sebagai imbalan untuk pembebasan tarif.
Sejak Trump menjabat pada Februari, kedua pihak terus aktif bernegosiasi mengenai isu perdagangan.
Menteri Perdagangan India Piyush Goyal diperkirakan akan mengunjungi AS pada 17-20 Mei untuk bertemu dengan Perwakilan Perdagangan AS Katherine Tai dan Menteri Perdagangan Gina Raimondo guna membahas kesepakatan perdagangan bilateral, termasuk usulan tarif balasan India terhadap beberapa produk AS.
Selain itu, delegasi yang dipimpin oleh Kepala Negosiator Perdagangan India Rajesh Agrawal akan mengunjungi AS pada 19-22 Mei untuk melakukan pembicaraan tentang akses pasar, aturan asal barang, dan langkah non-tarif.
88% Pasokan Bitcoin Cuan, Harga Siap Melonjak?
Sebagian besar investor BTC kini menikmati keuntungan, berpotensi mendorong harga ke level lebih tinggi.
Kerugian Melebihi 2,7 Miliar RMB, Box Office Lesu di Dua Pasar! Tragedi Box Office Terbesar Hollywood Musim Panas 2025 Terjadi, Penonton AS dan China “Bersama-sama Menolak”
Musim Panas 2025 Hollywood: Nasib Beragam saat Film Domestik Terpuruk dan Film Hollywood Tampil Berb...
Apple Umumkan Acara Peluncuran iPhone 17 pada 10 September: iPhone Tertipis, Layar High Refresh, dan Sistem Pendingin Baru untuk Pro
Apple secara resmi mengumumkan bahwa seri iPhone 17 akan diluncurkan pada acara global pada 10 Septe...
Xiaomi HyperOS 3 Resmi Dirilis: Lebih Mulus, Lebih Pintar, Ekosistem Lebih Kuat
Pada 29 Agustus, Xiaomi secara resmi meluncurkan HyperOS 3 di acara produk terbarunya. Sistem baru i...
Arsenal Puncaki Klasemen! Kedalaman Skuad Mengagumkan, Sementara Perombakan Liverpool Belum Membuahkan Hasil
Sabtu malam yang membara di London Utara — warna merah dan putih memenuhi jalanan. Setelah Arsenal m...
Aturan Uni Eropa: Semua Charger Wajib USB-C dan Kabel Lepas Pasang Mulai 2028
Pada 28 Desember, techAU melaporkan bahwa Uni Eropa akan memberlakukan aturan baru mulai Desember 20...
Bintang Muda Real Madrid Mastantono Cetak Gol di Liga Champions: “Saya Bukan Messi atau Rekrutan Gagal!”
Sejak bergabung dengan Real Madrid, Franco Mastantono, 18 tahun, terus mendapat sorotan. Ada yang me...
PayPal Resmi Meluncurkan Akun Penjual Individu di Tiongkok, Memungkinkan Pembayaran Lintas Negara Tanpa Website maupun Coding
IT Home melaporkan pada 25 Januari bahwa PayPal secara resmi mengumumkan pekan lalu (16 Januari) pel...
SpaceX bergabung dengan xAI, “kerajaan triliun” Elon Musk kian terbentuk
Tahun 2026 diperkirakan menjadi salah satu tahun IPO terbesar dalam sejarah, dengan SpaceX, OpenAI, ...
Bumi Tetap Berputar Tanpa Siapa Pun, Tapi Liga Arab Saudi Seakan Mandek Tanpa Cristiano Ronaldo: Boikot Picu Penarikan Investasi, Dampaknya Bisa Sangat Berat
Boikot Cristiano Ronaldo tampaknya masih berlanjut, dan situasinya membuat banyak pihak menilai bahw...
Efek “meme” berkembang pesat, American Eagle Outfitters kembali menjadi sorotan Wall Street.
(New York) — Bursa Efek New York (NYSE) pada Senin (9) waktu setempat menghadirkan tamu pembuka perd...