88% Pasokan Bitcoin Cuan, Harga Siap Melonjak?
Sebagian besar investor BTC kini menikmati keuntungan, berpotensi mendorong harga ke level lebih tinggi.
Analisa Pasar Terbaru: Data Glassnode Tunjukkan Tren Optimis
Data on-chain dari Glassnode mengindikasikan bahwa sekitar 88% dari total pasokan Bitcoin (BTC) kini berada dalam posisi profit. Saat ini, harga BTC berkisar antara US$75.000–US$95.000, yang menurut beberapa analis diperkirakan membentuk level dasar baru pasar. Rasio Market Value to Realized Value (MVRV) tercatat di angka 1,74. Angka ini menunjukkan zona dukungan historis dan pendinginan pada keuntungan yang belum direalisasi para pemilik BTC. Tekanan jual mulai mereda, tercermin dari rasio arus dana masuk ke bursa yang menurun sekitar 1,5 kali sejak puncak terakhir. CoinDesk melaporkan bahwa aksi jual besar dari investor jangka panjang menurun tajam, menandakan kepercayaan pasar terhadap kelanjutan tren bullish.
Fundamental dan Sentimen Investor Terus Menguat
Sentimen investor terhadap aset kripto terutama Bitcoin mengalami perbaikan cukup signifikan. Dengan stabilisasi arus keluar-masuk BTC di bursa, volatilitas harga cenderung menurun dari level sebelumnya. Bloomberg menyampaikan bahwa jika harga emas berhasil menembus level US$5.000, maka harga Bitcoin bisa terangkat lebih tinggi. Sejumlah analis memperkirakan potensi kenaikan harga BTC hingga mencapai US$150.000–US$285.000 dalam skenario bullish. Namun, risiko dan volatilitas masih harus diwaspadai, seperti yang dicatat oleh para analis di Reuters, karena aksi profit-taking mendadak dapat terjadi seiring dengan pergerakan harga yang agresif.
Pentingnya Momen Fundamental bagi Ekosistem Kripto
Perkembangan terbaru ini sangat krusial bagi ekosistem kripto dan investor institusional. Angka profit 88% dalam pasokan Bitcoin mencerminkan semakin matangnya pasar dan meningkatnya adopsi oleh pelaku industri keuangan. Selain itu, indikator MVRV yang stabil memberikan sinyal bahwa pasar telah melalui fase euforia dan kini masuk ke periode konsolidasi. Dalam kondisi seperti ini, investor cenderung lebih rasional dalam mengambil keputusan. Faktor makroekonomi, seperti harga emas global, juga memperluas minat investor pada aset digital sebagai alternatif lindung nilai terhadap inflasi dan risiko sistemik. Perkembangan ini menegaskan pentingnya pemantauan data on-chain dan analisa makro untuk memahami potensi tren harga di masa mendatang.
GTI Resmi Masuk Era Listrik! Volkswagen ID.Polo Siap Debut di Pameran Mobil Munich, ID.Passat Menyusul di Masa Depan
Mulai dari model terbarunya, Volkswagen akan meninggalkan pola penamaan ID. Series dengan angka, dan...
Menembus Tantangan “Chip China”: Kebangkitan Solusi EDA Buatan Lokal
Industri chip selalu menjadi urat nadi persaingan teknologi global, dan setiap pergerakannya langsun...
Aktor TVB Hai Junjie Menyampaikan Pesan Duka untuk Istrinya: “Ia Pergi dengan Tenang, Tanpa Rasa Sakit”
Pada tanggal 29 November, di saat akhir pekan dipenuhi tren hiburan dan gosip selebriti, sebuah peng...
Zhang Jiaqi Ungkap Perjuangan Tersembunyi: “Menstruasi Terasa Seperti Awal Mimpi Buruk, Hampir Selalu Datang Saat Bertanding”
Pada 22 November, atlet loncat indah berusia 21 tahun, Zhang Jiaqi, resmi mengumumkan pensiun dari d...
207 Triple-Double Berbuah Pahit! Westbrook Berstatus Gaji Minimum Lampaui Jokic di Puncak — Reporter Tim: Terima Kasih untuk Sang Veteran 37 Tahun
Pada 9 Desember waktu Beijing, Sacramento Kings mengalami kekalahan menyakitkan 105-116 dari Indiana...
Bulls Tahan Nets dari Sweep! 20 Tembakan Tiga Angka, 41 Assist, White 24 Poin, 7 Pemain Cetak Double-Digit
Pada 19 Januari, Chicago Bulls menjamu Brooklyn Nets dalam laga NBA reguler, sekaligus menjadi perte...
Pencarian melambat, AI menguras uang: “transformasi” Baidu tanpa jalan mundur.
Fokus pemasaran Imlek 2026 di Tiongkok jelas bergeser ke aplikasi AI. Baidu ERNIE menggelontorkan RM...
Huawei Pura X2 Bocoran Desain: Layar Luar Lebih Besar, Kamera Belakang 200MP
Setelah peluncuran Huawei Pura X pada Maret 2025—smartphone lipat “wide-fold” pertama di industri—Hu...
Generasi 90-an Mulai Jadi Tuan Rumah Makan Malam Tahun Baru Imlek, Hidangan Siap Saji Kian Dipilih karena Praktis
Menjelang Tahun Baru Imlek, perbincangan seputar jamuan makan malam malam tahun baru semakin ramai. ...
⚽ IFAB Umumkan 4 Aturan Baru: VAR Bisa Tinjau Kartu Kuning Kedua, Aturan 10 Detik Keluar Lapangan Berlaku di Piala Dunia
International Football Association Board (IFAB) secara resmi menyetujui empat perubahan aturan penti...
Kapan pemain kunci timnas U19 China akan kembali ke Burnley FC di Liga Inggris? Sang pemain akhirnya memberikan jawaban secara terbuka untuk pertama kalinya, memicu perbincangan hangat.
Pemain muda China, Zhang Jiaming, kini menjadi sorotan dalam perkembangan kariernya di Eropa. Strike...
Tiga kali beruntun gagal ke Piala Dunia! Para pemain Italia menangis di lapangan, selebrasi sebelum laga jadi ironi, komentar tajam Huang Jianxiang pun memicu perdebatan.
Pada 1 April, Italia kalah adu penalti 1–4 dari Bosnia dan Herzegovina dan kembali gagal lolos ke Pi...