2026年9月10日

GTI Resmi Masuk Era Listrik! Volkswagen ID.Polo Siap Debut di Pameran Mobil Munich, ID.Passat Menyusul di Masa Depan

Mulai dari model terbarunya, Volkswagen akan meninggalkan pola penamaan ID. Series dengan angka, dan...

Mulai dari model terbarunya, Volkswagen akan meninggalkan pola penamaan ID. Series dengan angka, dan kembali menggunakan nama-nama ikonik dari era mobil bermesin bensin. Versi produksi ID.2 akan hadir dengan nama ID.Polo, sementara ID.3 akan berganti menjadi ID.Golf. Model ID.4 dan ID.7 diperkirakan akan berubah menjadi ID.Tiguan dan ID.Passat, bahkan di masa depan mungkin akan muncul ID.Santana yang legendaris.

CEO Volkswagen menjelaskan, nama seperti Polo atau Golf sudah lama tertanam di hati pelanggan, mewakili kualitas, teknologi yang terjangkau, dan warisan merek. Volkswagen ingin membawa semua nilai tersebut ke era elektrifikasi. Dibandingkan dengan kode angka seperti ID.2 atau ID.3, nama ID.Polo dan ID.Golf jauh lebih jelas mencerminkan posisi model di jajaran produknya.

ID.Polo terbaru akan melakukan debut global di Pameran Mobil Munich minggu depan. Model ini dibangun di atas platform MEB Entry terbaru Volkswagen, menjadi bagian dari “keluarga mobil listrik perkotaan” bersama ID.Cross, Škoda Eqiq, dan Cupra Raval. Varian teratasnya, ID.Polo GTI, memiliki tenaga puncak 223 hp, sekaligus menjadi mobil listrik pertama yang mengenakan lencana legendaris GTI.

Berdasarkan informasi yang ada, ID.Polo memiliki dimensi panjang 4.053 mm, lebar 1.816 mm, tinggi 1.530 mm, dan jarak sumbu roda 2.600 mm — sedikit lebih besar dibanding Polo bensin, namun tetap lebih ringkas daripada ID.3. Desain bodinya mempertahankan siluet khas Polo, dengan lampu depan ramping yang tajam, lampu siang hari memanjang yang menyatu, serta logo VW bercahaya. Gril depannya memiliki sudut yang sedikit terangkat di kedua sisi, menambah kesan sporty.

Bagian samping ID.Polo tetap membawa gaya hatchback dua kotak khas Volkswagen, sedangkan bagian belakang dilengkapi lampu belakang memanjang. Versi GTI hadir dengan desain bumper depan dan belakang yang lebih agresif.

Mobil ini akan ditawarkan dengan dua pilihan baterai — 38 kWh dan 56 kWh — dengan dukungan pengisian cepat hingga 125 kW. Varian 56 kWh memiliki jarak tempuh sekitar 450 km. Interiornya dilengkapi layar sentuh tengah 12,9 inci, panel instrumen digital 10,9 inci, serta tombol fisik untuk mengontrol sistem audio dan AC. Menurut rencana, ID.Polo akan resmi dirilis pada Mei 2026, sementara ID.Polo GTI akan menyusul pada akhir tahun yang sama.

Sejak tahun 2016, ketika Tesla meluncurkan Model 3, Volkswagen memperkenalkan konsep ID. dan platform MEB. Dalam 10 tahun terakhir, ID. Series telah melahirkan banyak model, termasuk ID.3, ID.4, ID.5, ID.6, ID.7, ID.Buzz, dan lainnya. Di awal pasar kendaraan listrik di Tiongkok, ID. Series sempat menjadi juara penjualan di segmen merek joint venture, terutama ID.3 yang populer berkat desain, handling, dan harga yang kompetitif.

Namun, seiring naiknya pamor produsen mobil listrik baru di Tiongkok dan faktor geopolitik, posisi Volkswagen mulai melemah. Beberapa konsumen bahkan menganggapnya sebagai “mobil listrik biasa”. Di pasar global, penjualan memang naik, tetapi keuntungan justru merosot tajam. Pada kuartal pertama 2025, Volkswagen mengirimkan 2,13 juta unit secara global, dengan penjualan mobil listrik murni naik 113% di Eropa dan 51% di Amerika Utara. Namun, laba operasional anjlok dari €4,6 miliar menjadi €2,9 miliar, margin keuntungan turun dari 6% menjadi 3,7%, dan laba bersih merosot 40,6%. Volkswagen mengakui bahwa pertumbuhan penjualan EV datang dengan mengorbankan profit, karena margin keuntungan mobil listrik masih jauh di bawah mobil bensin.

Menghadapi tantangan ini, Volkswagen mempercepat transformasi. Di pasar global, mereka menginvestasikan dana besar untuk membentuk perusahaan patungan dengan Rivian, mengembangkan arsitektur elektronik generasi baru demi mempercepat siklus produk. Di Tiongkok, Volkswagen meluncurkan tiga mobil konsep sekaligus — ID.ERA dari SAIC Volkswagen (SUV range extender berukuran besar dengan jarak tempuh lebih dari 1.000 km), ID.EVO dari Volkswagen Anhui (SUV listrik murni dengan platform 800V), dan ID.AURA dari FAW-Volkswagen (sedan listrik kompak berbasis platform CMP dan arsitektur elektronik CEA yang dibuat khusus untuk pasar Tiongkok).

Volkswagen juga mendorong strategi lokalisasi tahap kedua di Tiongkok dengan menginvestasikan €2,4 miliar untuk membentuk perusahaan patungan CARIZON bersama produsen chip otomotif Horizon Robotics, yang dipimpin oleh CEO asal Tiongkok. Selain itu, Volkswagen bekerja sama dengan XPeng untuk mengembangkan arsitektur elektronik CEA, dengan rencana meluncurkan model hasil kolaborasi ini pada 2026.

Selama puluhan tahun, Volkswagen bukan hanya pemain penting di pasar otomotif Tiongkok, tetapi juga mitra yang membentuk persepsi generasi demi generasi terhadap mobil. Kini, di jalur baru elektrifikasi, Volkswagen berharap nama-nama bersejarah seperti ID.Polo, ID.Golf, dan ID.Passat dapat membangkitkan kembali nilai merek dan kepercayaan pasar. Pertanyaannya, dalam satu dekade ke depan, bisakah ID.Passat mengulang kejayaan era mesin bensin?

接著讀