2026年9月10日

Mengutip konten Grokipedia yang kontroversial, media asing mempertanyakan kredibilitas OpenAI GPT-5.2.

Pada 25 Januari, IT Home melaporkan bahwa meski OpenAI menyebut GPT-5.2 sebagai “model frontier pali...

Pada 25 Januari, IT Home melaporkan bahwa meski OpenAI menyebut GPT-5.2 sebagai “model frontier paling maju untuk pekerjaan profesional,” uji coba oleh The Guardian mempertanyakan keandalan informasinya. Dalam laporan tersebut, GPT-5.2 disebut mengutip Grokipedia—ensiklopedia online buatan xAI—ketika menjawab topik tertentu yang sangat kontroversial, seperti isu terkait Iran atau Holocaust.

The Guardian mencatat bahwa ChatGPT merujuk Grokipedia saat menjawab klaim mengenai hubungan pemerintah Iran dengan MTN Iran, serta pertanyaan terkait sejarawan Inggris Richard J. Evans, yang pernah menjadi saksi ahli dalam persidangan pencemaran nama baik yang melibatkan penyangkal Holocaust David Irving. Namun, ketika ditanya isu kontroversial lain seperti dugaan bias media terhadap Donald Trump, ChatGPT tidak mengutip Grokipedia.

Laporan itu juga menyebut OpenAI merilis GPT-5.2 pada Desember untuk meningkatkan kemampuan di skenario profesional, misalnya membuat spreadsheet atau menangani tugas kompleks. Grokipedia sendiri muncul lebih dulu, tetapi sempat menuai kontroversi karena dituduh memuat rujukan yang terkait forum neo-Nazi. Penelitian lain juga menilai ensiklopedia berbasis AI tersebut berpotensi mengutip sumber yang “meragukan” atau “bermasalah.”

Menanggapi laporan tersebut, OpenAI mengatakan GPT-5.2 mengambil informasi dari beragam sumber dan sudut pandang yang tersedia secara publik di internet, serta menerapkan mekanisme penyaringan keamanan untuk mengurangi risiko menampilkan tautan yang terkait konten berbahaya.

接著讀