Penantian 21 Tahun: Ronaldo Juara Lagi di Usia 40, Akankah Piala Dunia 2026 Menjadi Momen Terakhir Mengejar Status GOAT?
Di usia 40 tahun, Cristiano Ronaldo akhirnya meraih trofi ketiga bersama timnas Portugal setelah menang adu penalti atas Spanyol di final UEFA Nations League. Dulu berjuang sendirian, kini Ronaldo memimpin generasi emas Portugal yang penuh bakat. Apakah Piala Dunia 2026 akan menjadi kesempatan terakhirnya merebut gelar terbesar dan menyaingi Messi dalam perebutan status “GOAT”?
1. Gelar Ketiga yang Dinanti Lama oleh Ronaldo
Portugal mengalahkan Spanyol lewat drama adu penalti dan meraih gelar Nations League kedua mereka. Bagi Ronaldo, ini menjadi trofi besar ketiganya bersama timnas, melengkapi Euro 2016 dan Nations League 2019.
Dulu sendirian mengusung harapan bangsa, kini Ronaldo memiliki tim penuh bintang:
- Penyerang: João Félix, Diogo Jota, Gonçalo Ramos
- Sayap: Rafael Leão, Pedro Neto, Francisco Conceição, Trincão
- Gelandang: Bruno Fernandes, Bernardo Silva, Vitinha, Rúben Neves, João Neves, Palhinha
- Bek: Rúben Dias, Gonçalo Inácio, Nuno Mendes, Diogo Dalot, António Silva
- Kiper: Diogo Costa, José Sá
2. Ronaldo: “Generasi Ini Layak Menerimanya”
Usai pertandingan, Ronaldo berkata dengan haru, “Generasi ini pantas mendapatkannya. Kami sudah bekerja keras, dan kemenangan ini memberi kami kepercayaan diri. Saya yakin kami bisa bersaing dengan siapa pun di Piala Dunia.”
Bagi Ronaldo, Piala Dunia 2026 mungkin menjadi panggung terakhirnya dalam karier internasional.
3. Jika Menjuarai Piala Dunia: Mampukah Ronaldo Sejajar Messi?
Jika Portugal juara dunia 2026, maka Ronaldo akan mengoleksi:
- 1 Piala Dunia
- 1 Euro
- 2 UEFA Nations League
Sementara Messi memiliki:
- 1 Piala Dunia
- 2 Copa América
- 1 Finalissima
Di level klub, Ronaldo unggul dalam trofi Liga Champions (5 vs 4) dan top skor sepanjang masa. Namun Messi unggul di Ballon d'Or (8 vs 5).
Meski belum tentu melampaui Messi, gelar Piala Dunia akan membuat Ronaldo kembali sejajar dalam perdebatan abadi soal siapa sebenarnya “GOAT”.
Dari “Enam Kali Juara” ke “Ikon Global”: Mengapa “Evergreen Serba Bisa” LeBron James Telah Melampaui Jordan
Perdebatan tentang NBA Greatest of All Time (GOAT) antara Michael Jordan dan LeBron James sudah lama berlangsung. Baru-baru ini, daftar “100 Pemain Terbaik” kembali memanas setelah menempatkan Jordan hanya satu suara di atas James. Meski puncak dominasi Jordan sulit ditiru, perolehan statistik dan penghargaan LeBron yang tak henti-hentinya telah membentuk warisan yang lebih matang—dan bertahan lebih lama.
Peluncuran Timekettle W4: Andalkan Teknologi “Hardcore” untuk Menangkan Pertarungan Standar AI Penerjemahan
Dalam dunia fiksi ilmiah, “ikan Babel” selalu menjadi simbol imajinasi tertinggi manusia tentang kom...
Fakta Mengejutkan di Balik Wisata Sewa Mobil Jepang–Korea: Benarkah 90% di Antaranya Ilegal?
“Aku Tidak Berniat Menerima Uang, Jadi Ini Tidak Bisa Dibilang Mobil Gelap.” Beberapa waktu lalu, po...
Duan Yongping Tanggapi Donasi 10.000 Saham Moutai: “Cukup Nikmati Dividen Tahunannya Saja”
IT Home melaporkan pada 2 November bahwa investor ternama Duan Yongping kembali menjadi sorotan publ...
Di Usia 59 Tahun, Richie Jen Pulang ke Kampung Halaman dengan Jaket dan Sepatu Martin—Tetap Gagah dan Keren Tanpa Terlihat Tua
Lahir dan besar di Taiwan, Richie Jen tidak pernah melupakan di mana akar keluarganya berada. Ayahny...
Chaeyoung dari TWICE Hentikan Semua Kegiatan Karena Masalah Kesihatan, Istirahat Hingga Akhir Tahun
Agensi TWICE, JYP Entertainment, tiba-tiba mengumumkan pada tanggal 20 bahwa Chaeyoung sedang mengal...
Harga Valuasi Triliun Dolar: OpenAI Kehilangan Para Pendiri
Steve Jobs pernah menyamakan Fairchild Semiconductor dengan bunga dandelion: saat angin bertiup, bij...
Ketika Rekan Kerja Meninggal Mendadak dan Hanya Dikenang Satu Menit: Mengapa Arsitek TI Usia 40 Tahun Memilih Di-PHK
Rapat lintas negara pukul tiga pagi.Dongeng sebelum tidur tergantikan email darurat.Dan satu keputus...
Pelatih Renang Legendaris Zhu Zhigen Pensiun di Usia 68 Tahun: Wang Shun dan Wu Peng Hadir, Sun Yang Absen
Pada 27 Januari, dunia renang Tiongkok menyaksikan momen bersejarah ketika pelatih ternama Zhu Zhige...
Sindiran untuk Cristiano Ronaldo? Talisca Klaim Dipaksa Pergi dari Al Nassr karena Terlalu Banyak Mencetak Gol
Pada 30 Januari, Talisca secara terbuka melontarkan kritik keras terhadap mantan klubnya, Al Nassr. ...
Rumah Mewah Mendiang Barbie Hsu Resmi Dialihkan kepada Tiga Ahli Waris, Sidang Mediasi Agustus Tetap Berlangsung
TAIPEI, 26 Juli — Lebih dari setahun setelah meninggalnya aktris Taiwan Barbie Hsu atau Da S (Hsu Hs...