2026年9月10日

Rumah Mewah Mendiang Barbie Hsu Resmi Dialihkan kepada Tiga Ahli Waris, Sidang Mediasi Agustus Tetap Berlangsung

TAIPEI, 26 Juli — Lebih dari setahun setelah meninggalnya aktris Taiwan Barbie Hsu atau Da S (Hsu Hs...

TAIPEI, 26 Juli — Lebih dari setahun setelah meninggalnya aktris Taiwan Barbie Hsu atau Da S (Hsu Hsi-yuan), pembagian harta warisan, khususnya rumah mewah miliknya, akhirnya mencapai keputusan. Properti di Distrik Xinyi, Taipei, kini dimiliki bersama oleh suaminya, Koo Jun-yup, serta dua anak mereka yang masih di bawah umur, dengan masing-masing memperoleh sepertiga hak kepemilikan.

Menurut laporan media Taiwan, Da S memiliki dua properti utama semasa hidupnya, yakni apartemen mewah "Taipei Xinyi" dan hunian "National Art Gallery". Penthouse di Taipei Xinyi yang dibelinya pada 2016 seharga NT$362 juta (sekitar RM46 juta) telah resmi menyelesaikan proses balik nama pada akhir Juli.

Karena kedua anaknya masih di bawah umur, seluruh urusan administrasi dan pengelolaan aset saat ini diwakili oleh wali sah mereka, Wang Xiaofei.

Sementara itu, ibu Da S yang kini tinggal di rumah "National Art Gallery" menghadapi ketidakpastian. Karena rumah tersebut bukan atas namanya dan masih memiliki persoalan cicilan hipotek, ia berisiko harus pindah atau bahkan menghadapi kemungkinan properti tersebut dilelang oleh pengadilan.

Sidang mediasi yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Agustus dipastikan tetap berjalan. Seorang teman Wang Xiaofei mengatakan bahwa pembahasan nantinya tidak hanya mencakup rumah mewah tersebut, tetapi juga properti lain serta sisa harta warisan Da S.

Sengketa warisan Da S sendiri terus memunculkan berbagai kabar yang saling bertentangan. Sebelumnya sempat beredar isu bahwa Koo Jun-yup telah menandatangani surat pelepasan hak warisan, sementara ibu Da S mengaku khawatir bisa kehilangan tempat tinggal. Namun laporan terbaru menyebutkan Koo tidak berniat melepaskan hak warisnya, dan kedua pihak akan melanjutkan penyelesaian melalui proses mediasi.

Menanggapi tudingan bahwa dirinya menjadi dalang di balik konflik tersebut, ibu Da S dengan tegas membantah. Ia menyebut semua tuduhan itu tidak berdasar dan mengatakan dirinya kini lebih memikirkan kemungkinan kehilangan tempat tinggal daripada menanggapi berbagai rumor yang beredar.

接著讀