[Layar iPhone Lipat Apple Mulai Diproduksi Massal, Samsung Jadi Pemasok Eksklusif]
Pada 10 Juli, laporan industri mengonfirmasi bahwa Apple telah memulai produksi massal layar OLED un...
Pada 10 Juli, laporan industri mengonfirmasi bahwa Apple telah memulai produksi massal layar OLED untuk iPhone lipat pertamanya. Panel layar ini dipasok secara eksklusif oleh Samsung dan diproduksi di pabrik A3 mereka yang berlokasi di Asan, Provinsi Chungcheong Selatan, Korea Selatan.
Samsung membangun jalur produksi khusus untuk memproduksi panel OLED fleksibel ini, dengan kapasitas produksi tahunan hingga 15 juta unit. Meski Apple hanya merencanakan peluncuran 6 hingga 8 juta unit iPhone lipat pada tahun 2026, kapasitas Samsung akan mendukung lini produk lipat Apple di masa depan.
Meski Apple dikenal menerapkan strategi diversifikasi rantai pasokan, keunggulan teknologi Samsung di bidang OLED lipat menjadikannya mitra kunci jangka panjang.
iPhone lipat pertama ini dikabarkan akan memiliki layar 7,58 inci dengan resolusi 2713×1920 dan rasio aspek 14.1:10—mengusung desain “lipat lebar” yang berbeda dari ponsel lipat Android. Perangkat ini akan didukung chip A20, sistem kamera ganda (wide + ultra-wide), menggunakan pemindai sidik jari alih-alih Face ID, dan diperkirakan dibanderol di atas 2.000 dolar AS.
Peluncuran resmi diperkirakan bersamaan dengan seri iPhone 18 pada musim gugur 2026, menandai era baru iPhone lipat dengan siklus rilis tahunan.
Lenovo resmi memperkenalkan laptop ThinkPad bertema putih pertamanya yang dijuluki “Moonlight”, dan akan mulai tersedia untuk pre-order pada 11 Juli
Poster promosi menyoroti presisi teknik khas ThinkPad, dengan toleransi manufaktur setipis 0,1 milim...
Rokid Glasses Resmi Diluncurkan di New York, Memasuki Era Baru AR + AI Wearables
Pada 27 Agustus, Rokid secara resmi meluncurkan Rokid Glasses di New York, menandai langkah besar pe...
Kejatuhan Pasar Kripto 11 Oktober: Bukan “Orang Dalam Trump” — Tapi Mantan CEO BitForex Garrett Jin?
1. Flash Crash: Orang Dalam atau Trader Jenius?Beberapa menit sebelum harga BTC dan ETH anjlok, seor...
Ketika AI Tahu Segalanya — Masih Perlukah Kita Bersekolah? Zhou Hongyi Menjelaskannya dengan Tuntas
Seiring perkembangan pesat teknologi AI, banyak orang mulai mempertanyakan: “Kalau AI sudah bisa mel...
Tune Group menjual sahamnya dan kini bukan lagi pemegang saham terbesar AirAsia X.
(Kuala Lumpur, 6 Januari) AirAsia X (AAX, 5238) mengumumkan bahwa Tune Group tidak lagi menjadi peme...
Laporan: Honor Magic8 RSR Diperkirakan Jadi Flagship Layar Mikro-Kurva Terakhir dari Jajaran Merek Smartphone Top-Tier
IT Home pada 25 Januari melaporkan bahwa blogger @體驗 more mengungkapkan informasi terbaru yang menar...
Cinta Sejati! Dong Fangzhuo (41) Berkali-kali Meneteskan Air Mata: Minta Maaf kepada Timnas U23 China, Namun Tegaskan “Bertahan Saja Tak Akan Bisa Menang”
Pada dini hari 25 Januari, partai final Piala Asia U23 berakhir pahit bagi Tiongkok. Tim U23 China h...
Pemutus perdagangan kembali aktif, bursa saham Indonesia anjlok tajam.
(Jakarta, 29 Januari)Pasar saham Indonesia kembali mengalami guncangan hebat dan memicu mekanisme pe...
Daftar Pemusatan Latihan Tim Voli Putri China Segera Diumumkan, Fans Nantikan Kembalinya Zhu Ting, Jepang Jadi Ancaman Terbesar
Asosiasi Bola Voli Tiongkok mengumumkan rencana pemusatan latihan, dengan Timnas Voli Putri Tiongkok...
Sutradara Clifton Ko kembali dengan It’s a Mad, Mad, Mad World: Reunion tanpa ingin mengulang formula lama. Setelah 40 tahun, Loletta Lee kembali ke seri ini, kini sebagai ibu dari tiga anak perempuan, sambil berseloroh bahwa mengurus anak jauh lebih menantang daripada berakting.
(Kuala Lumpur, 23 April) Sutradara legendaris Ko Chi Sum kembali menghidupkan seri komedi klasik Fu ...
Kalah 1–2 bukan yang paling mengkhawatirkan — pernyataan Zheng Qinwen usai laga ungkap masalah cedera
Pada 27 April (waktu Beijing), Zheng Qinwen kalah 1-2 dalam sebuah pertandingan penting. Kekalahan i...