Cook Tegas Tolak Trump: iPhone Tidak Akan Diproduksi di AS dalam Waktu Dekat — Semua Karena Faktor Uang
11 Agustus — Meski mantan Presiden AS Donald Trump berulang kali menyerukan agar Apple memindahkan p...
11 Agustus — Meski mantan Presiden AS Donald Trump berulang kali menyerukan agar Apple memindahkan produksi iPhone kembali ke Amerika, CEO Tim Cook menegaskan: hal itu tidak akan terjadi dalam waktu dekat. Menurut AppleInsider, pengumuman investasi Apple sebesar USD 100 miliar baru-baru ini telah meredakan tekanan politik untuk “mengembalikan” manufaktur, sehingga perusahaan dapat mempertahankan model perakitan di luar negeri.
Tiga Alasan Mengapa Produksi Massal iPhone di AS Tidak Akan Terjadi dalam Waktu Dekat
- Biaya yang Sangat Tinggi
Memindahkan jalur perakitan skala besar ke AS membutuhkan investasi infrastruktur yang sangat besar. Bahkan di India, Apple memerlukan hampir 10 tahun untuk mencapai produksi stabil. Biaya tenaga kerja di AS jauh lebih tinggi, dan pada akhirnya akan dibebankan kepada konsumen, yang akan memengaruhi penjualan dan reputasi merek di pasar smartphone yang sangat kompetitif. - Efisiensi Lebih Rendah
Pabrik di Asia, khususnya di Tiongkok, dapat beroperasi hampir 24 jam penuh dengan efisiensi tinggi, sedangkan manufaktur di AS dibatasi jam kerja dan kecepatan adaptasi yang lebih lambat. Pekerja memerlukan pelatihan lebih lama dan sulit mencapai tingkat produksi saat ini yaitu 760 unit iPhone per menit. Seperti yang diolok-olok warganet, jika iPhone dibuat di AS, pekerja mungkin masih mengencangkan baut saat model baru sudah diluncurkan. - Keterbatasan Rantai Pasok
Hanya sekitar 5% komponen iPhone yang diproduksi di AS. Memindahkan 95% rantai pasok lainnya akan menghadirkan tantangan logistik yang besar, masalah koordinasi, dan kebutuhan pelatihan ulang yang masif — nyaris seperti “misi mustahil.”
Keunggulan Manufaktur Tiongkok Masih Belum Tergantikan
Mulai dari biaya tenaga kerja, efisiensi, hingga kelengkapan rantai pasok, Tiongkok dan India masih jauh lebih unggul dibanding AS. Tiongkok khususnya memiliki keunggulan dalam proses presisi tinggi dan produksi skala besar — keunggulan yang sulit ditiru dalam waktu singkat. Model berteknologi tinggi seperti iPhone lipat atau edisi ulang tahun ke-20 kemungkinan besar tetap akan dibuat eksklusif di Tiongkok. Cook pun menyebut, pilihannya didasarkan pada teknologi selain biaya, dengan dukungan keahlian dan pengetahuan manufaktur yang tak tertandingi.
Kesimpulan: Semua Tentang Uang
Produksi iPhone sepenuhnya di AS memang mungkin, tetapi biayanya akan melonjak drastis, mendorong harga ke kisaran 45–67 juta rupiah per unit. Pada titik itu, hanya segelintir konsumen yang bersedia membayar.
Jadwal Rilis One UI 8 Terungkap! Seri Galaxy S25 Jadi yang Pertama Menerima Update pada 18 September
Samsung kembali menjadi sorotan setelah jadwal pembaruan One UI 8 bocor ke publik, mencakup smartpho...
Rekor Terburuk Brasil: Kalah Mengejutkan 0-1 dari Bolivia, Hanya di Posisi ke-5 Kualifikasi Amerika Selatan
Kampanye kualifikasi Piala Dunia Brasil mencapai titik terendah dalam sejarah. Pada 10 September, Br...
Lenovo Laiku BELLATOR Siap Luncurkan Produk Baru Oktober Ini — Diduga Sebuah PC Desktop All-in-One
4 Oktober — IT Home News — Sub-merek Lenovo, Laiku BELLATOR (dikenal sebagai “Fighter”), kembali mem...
AKMU Resmi Tinggalkan YG Setelah 12 Tahun Bersama — Yang Hyun-suk Dukung Keputusan Mereka: “Mereka Akan Selamanya Menjadi Keluarga”
Menurut laporan media Korea, duo kakak-beradik AKMU (Akdong Musician) akan berpisah dengan YG Entert...
Laba Bersih Prosus Setengah Tahun Melonjak Berkat Kontribusi Pendapatan dari Tencent
Prosus, pemegang saham besar Tencent, merilis laporan keuangan semester terbaru pada hari Senin dan ...
Ikhtisar Laporan Keuangan Alibaba Q2 2025
Keuangan Pendapatan: RMB 247,8 miliar (Perkiraan: RMB 245,2 miliar)Laba per ADS disesuaikan: RMB 4,3...
Pemulihan Roket Zhuque-3 Gagal, Antariksa Komersial China Masih Berproses
Pada 3 Desember, roket Zhuque-3 milik LandSpace berhasil menempatkan tahap kedua ke orbit, namun tah...
Terungkap: Rich Paul Sempat Berdiskusi dengan 4 Tim soal Potensi Trade LeBron James! Tiga Opsi Besar Musim Panas Ini, Termasuk Kemungkinan Pensiun Langsung
Pada 3 Januari waktu Beijing, meski agen LeBron James, Rich Paul, menilai duet LeBron–Stephen Curry ...
Outlet Generasi Baru Sedang Mengguncang Pasar—dan Membuat Pusat Perbelanjaan Biasa Kian Tertinggal
Minggu lalu, saat berkunjung ke Shanghai Bicester Village, saya menemukan sebuah perubahan yang cuku...
[Hong Kong Film Awards 2026] Sons of the Neon Night meraih 12 nominasi, sementara Louis Koo masuk pencalonan Aktor Terbaik lewat dua film.
(Hong Kong, 10 Februari) — Hong Kong Film Awards ke-44 hari ini mengumumkan daftar nominasi. Aktris ...
Penggemar pria menerobos masuk lift dan mendekat minta foto, Kelly Chen tetap tenang atasi situasi dan dipuji ber-EQ tinggi
(Hong Kong, 22) Diva Cantopop Kelly Chen (53), yang dikenal dengan kepribadiannya yang ramah dan mem...
Perebutan Transfer Memanas: Manchester United dan Manchester City Berebut Bintang Liga Inggris Senilai 100 Juta, Juventus Diprediksi Sulit Membayar
Perpindahan ini sejak awal memang bukan persaingan yang seimbang. Menurut wartawan Matteo Moretto, J...