2026年9月10日

Wali Kota Chicago Menentang Trump: Teken Perintah untuk Menolak “Pendudukan Militer”

Ketegangan politik di Amerika Serikat kembali memanas. Wali Kota Chicago, Brandon Johnson, pada tang...

Ketegangan politik di Amerika Serikat kembali memanas. Wali Kota Chicago, Brandon Johnson, pada tanggal 31 menandatangani sebuah perintah eksekutif yang menegaskan bahwa kota tersebut akan menolak tindakan keras imigrasi maupun penempatan pasukan bergaya militer yang mungkin dilakukan oleh pemerintahan Presiden Donald Trump.

Johnson menyampaikan pernyataan keras: “Kami tidak membutuhkan, dan kami juga tidak menyambut, pendudukan militer yang inkonstitusional dan ilegal di kota kami.” Ia menekankan bahwa Chicago tidak akan membiarkan pasukan federal mengintervensi pemerintahan lokal.

Poin-Poin Utama dari Perintah Tersebut

Perintah itu secara jelas menuntut agar Trump dan agen federal “menghentikan segala upaya untuk menempatkan angkatan bersenjata AS di Chicago.” Selain itu, perintah tersebut juga menegaskan kembali beberapa kebijakan kota yang sudah ada:

  • Polisi wajib menggunakan kamera tubuh (body camera) dan tanda identifikasi;
  • Petugas dilarang memakai penutup wajah saat bertugas demi menjamin transparansi.

Langkah ini merupakan respon langsung atas ancaman Trump yang ingin mengirimkan Garda Nasional. Gubernur Illinois, J.B. Pritzker, juga mendukung langkah tersebut dan menyebut intervensi federal semacam itu sebagai bentuk “penyalahgunaan kekuasaan.”

Respons Gedung Putih

Gedung Putih segera merespons. Juru bicara Abigail Jackson mengecam perintah Johnson sebagai “teater politik semata” dan menuduh pejabat Chicago mempolitisasi isu kejahatan dan keamanan publik.

Sikap Trump

Trump telah mengerahkan sekitar 2.000 tentara ke Washington, D.C., dan memperingatkan bahwa langkah serupa dapat diperluas ke Chicago. Ia menyebut kota itu berada dalam kondisi “benar-benar kacau” dan menilai tingkat kriminalitasnya sudah mencapai status darurat nasional. Pemerintah federal juga dikabarkan tengah bersiap mengirim lebih banyak petugas penegakan imigrasi ke kota tersebut.

Analisis

Langkah Chicago ini tidak hanya sekadar kebijakan lokal—namun juga mencerminkan pertarungan yang semakin tajam antara pemerintah kota yang dipimpin Demokrat dan presiden dari Partai Republik. Para analis menilai, konflik ini menyoroti perpecahan mendalam di Amerika terkait kebijakan kriminalitas dan imigrasi, dan kemungkinan akan semakin meningkat menjelang pemilu presiden.

接著讀