2026年9月10日

Robot Mulai Bekerja di Laundry Room – Dibangun oleh Mantan Eksekutif AI Apple!

Perkenalkan Isaacs, robot rumah tangga buatan Weave Robotic, perusahaan yang didirikan oleh mantan t...

Perkenalkan Isaacs, robot rumah tangga buatan Weave Robotic, perusahaan yang didirikan oleh mantan tim eksekutif Apple. Saat ini, Isaacs sudah mulai bekerja di Tumble Laundry, sebuah layanan laundry berbayar. Menariknya, Weave Robotic telah berhasil meraih tiga putaran pendanaan bahkan sebelum produknya resmi diperkenalkan ke publik—tanda kuatnya keyakinan investor terhadap visi perusahaan ini.

Bukan Sekadar Demo, Ini Robot yang Benar-Benar Bekerja

Banyak robot lain masih sebatas unjuk gigi di panggung pameran ketika berbicara soal kemampuan melipat pakaian. Namun Isaacs sudah berada di level berikutnya—menjadi robot serba guna pertama yang mampu melipat pakaian berbayar dengan standar profesional.

Bagaimana cara kerjanya? Setelah pakaian selesai dicuci dan dikeringkan oleh laundry, Isaacs mengambil alih proses paling memakan tenaga: melipat dan merapikan. Proses ini tidak dilakukan secara asal-asalan. Weave Robotic menetapkan standar ketat—misalnya, kemeja harus dilipat dengan bentuk yang rata, sudut-sudut rapi, kerah menghadap ke atas, dan semua lipatan tersusun searah. Setelah selesai, Isaacs juga memastikan pakaian tersusun rapi di meja kerja.

Teknologi yang Menggerakkan Isaacs

Kinerja stabil Isaacs didukung oleh tiga fondasi teknologi utama:

  1. Model Vision-Language-Action (VLA) – Dikembangkan langsung oleh tim Weave Robotic, model ini mampu mengenali jenis pakaian, menentukan titik lipatan, hingga membuat keputusan presisi untuk hasil terbaik.
  2. Jaringan Berperforma Tinggi – Jika menghadapi kasus khusus, seperti bahan kain yang sulit atau tumpukan berantakan, operator manusia bisa memberikan bantuan jarak jauh. Meski begitu, prototipe Isaacs sudah mampu menyelesaikan hingga 70% lipatan secara mandiri, dengan campur tangan manusia hanya bila diperlukan.
  3. Pipeline Pembelajaran Berkelanjutan – Setiap tugas lipatan menghasilkan data baru yang dipakai untuk melatih generasi berikutnya dari model VLA. Dengan begitu, Isaacs terus belajar dan makin mahir menghadapi berbagai jenis kain dan desain pakaian.

Kini, Isaacs sedang aktif mengumpulkan data di laundry, memperkuat ketangguhan modelnya lewat pengalaman nyata.

Lebih dari Sekadar Robot Pelipat

Weave Robotic tidak berhenti menjadikan Isaacs sekadar “robot pelipat baju”. Visi mereka adalah menghadirkan Isaacs sebagai asisten rumah tangga serbaguna. Ke depannya, kemampuan Isaacs bisa diperluas ke tugas lain seperti merapikan barang, bahkan mendukung sistem keamanan rumah. Privasi pengguna juga diperhatikan: saat tidak digunakan, kamera Isaacs otomatis menutup dan tubuhnya merapat untuk penyimpanan, menjaga kenyamanan pemilik rumah.

Didukung oleh Mantan Eksekutif Apple

Keberhasilan ini tidak lepas dari pengalaman kedua pendirinya:

  • Evan Winelan (CEO) – Alumni Carnegie Mellon, pernah menjabat sebagai Manajer Produk AI Utama di Apple, memimpin proyek AI dan pembaruan Siri.
  • Kaan Dogrusoz (CTO) – Juga alumni Carnegie Mellon, mantan Kepala Riset Apple, terlibat dalam pengembangan Apple Watch dan iPhone.

Menyambut debut Isaacs, Kaan Dogrusoz mengatakan:
“Sejak mendirikan Weave lebih dari setahun lalu, kami fokus pada dua hal: menciptakan robot yang benar-benar bisa hadir di rumah setiap orang, dan memastikan robot itu mampu bekerja dengan cepat dan efektif.”

接著讀