Zhang Zhuoyi’s Football Dream Fades — No Club Dares to Sign Him, Admits Sadly: “I Don’t Love Football That Much Anymore”
Setelah berseteru dengan HiBall Youth Academy, perjalanan karier sang “keajaiban sepak bola” Zhang Z...
Setelah berseteru dengan HiBall Youth Academy, perjalanan karier sang “keajaiban sepak bola” Zhang Zhuoyi tampaknya benar-benar menemui jalan buntu. Menurut laporan, tidak ada satu pun tim akademi muda klub profesional yang bersedia menerima dirinya. Kini, bocah berusia 12 tahun itu hanya bisa melanjutkan sekolah di SMP biasa dan bermain di tim sepak bola sekolahnya.
Kisah ini bermula pada bulan Mei lalu, ketika sang ibu mengungkap di media sosial bahwa Sun Jihai dan akademi HiBall menuntut kompensasi fantastis sebesar 180.000 yuan. Perselisihan antara kedua pihak pun tak pernah menemukan titik damai. Orang tua Zhang akhirnya mengajukan arbitrase kepada Asosiasi Sepak Bola Tiongkok (CFA). Namun, sebelum hasil arbitrase keluar, pihak HiBall justru menggugat orang tua Zhang ke pengadilan, menuntut ganti rugi sebesar 2,66 juta yuan atas dugaan pelanggaran kontrak. Karena perkara tersebut sudah masuk ranah hukum, CFA pun menangguhkan proses arbitrase. Hingga kini, pengadilan belum menjatuhkan putusan, membuat status “free agent” Zhang terkatung-katung — hal yang sangat menghambat latihan dan perkembangan kariernya.
Menurut laporan The Beijing News, Zhang telah meninggalkan HiBall dan kembali berlatih di Longqi Football Club di Xi’an. Namun karena belum memiliki surat bebas transfer, statusnya masih “mengambang” dan tidak ada klub yang berani menandatanganinya. Pelatih Longqi, Mao Jiaxi, berpendapat bahwa jalan profesional Zhang hampir tertutup sepenuhnya. “Dengan situasi publik yang rumit seperti ini, klub-klub profesional pasti memilih menjauh. Kemungkinan besar, karier profesional Zhang Zhuoyi sudah berakhir,” ujarnya.
Tanpa bisa bergabung ke sistem akademi profesional, Zhang kini bersekolah di SMP lokal dan bermain di tim sekolahnya sekadar untuk menjaga sentuhan dan kebugarannya. Dibandingkan masa latihan di HiBall yang penuh disiplin dan intensitas tinggi, latihan Zhang saat ini jauh lebih ringan dan minim pembinaan profesional. Lebih buruk lagi, ia juga dilarang mengikuti berbagai liga elite di bawah naungan CFA — sebuah pukulan berat bagi pemain muda yang dulu digadang-gadang sebagai harapan masa depan sepak bola Tiongkok.
Pertikaian panjang dan ketidakpastian yang terus berlanjut jelas menguras semangat sang bocah. Saat ditanya apakah ia masih mencintai sepak bola, Zhang menjawab pelan, “Masih suka… tapi tidak seperti dulu lagi.”
Dari sosok yang dulu dijuluki “anak ajaib sepak bola”, kisah Zhang Zhuoyi kini berubah menjadi pelajaran pahit tentang rapuhnya mimpi dan gairah muda di tengah kerasnya dunia olahraga modern.
Alipay resmi luncurkan Asisten Karier AI “Xiaoye”: Hadirkan Fitur Pencarian Pekerjaan, Perencanaan Karier, dan Pelatihan Profesional
Pada ajang 2025 Inclusion Bund Conference, tim Digital Employment Alipay secara resmi meluncurkan AI...
Jackie Chan yang berusia 71 tahun mengungkap ia sudah menyiapkan “lagu perpisahan”. Ia berkata kini pikirannya tidak lagi banyak ragu.
(Hong Kong, 7 Januari) Di usia 71 tahun, bintang internasional Jackie Chan telah berkarier selama 63...
Kenaikan Harga “Pelanggaran Kontrak”: Pasar Modul Surya Memasuki Kekacauan
Industri modul surya memulai 2026 dengan gelombang kenaikan harga yang tak terduga. Banyak pemasok m...
AFC Pilih 10 Pemain Terbaik Piala Asia U-23: Li Hao Masuk Daftar
Situs resmi AFC baru-baru ini merilis daftar 10 pemain paling menonjol di Piala Asia U-23 edisi kali...
CEO Mercedes-Benz Tolak Pindahkan Kantor Pusat ke AS: Akar Tetap di Jerman
Pada 30 Januari, CEO Mercedes-Benz Ola Källenius menolak usulan pemerintah Trump untuk memindahkan k...
Ringgit terus menguat dan kembali mencatat level tertinggi dalam beberapa tahun terakhir terhadap dolar Singapura!
(Kuala Lumpur, 13) Ringgit Malaysia mencatatkan pengukuhan ketara berbanding dolar Amerika Syarikat ...
React Masuki Era Foundation: Huawei, Microsoft, Amazon Jadi Anggota Pendiri
React Foundation resmi dibentuk di bawah naungan Linux Foundation, menandai fase b...
Liu Yifei dan Anne Hathaway Berpose Mesra Berpelukan, Foto Mereka Dijuluki “Gambar Ikonik Abad Ini”
(Milan, 25) Aktris Tiongkok Liu Yifei baru-baru ini menghadiri acara fashion BVLGARI di Milan, Itali...
Apakah Luka Dončić dan Anthony Edwards harus gagal masuk All-NBA hanya karena selisih satu pertandingan? Aturan baru NBA kini menuai kritik keras, dianggap merusak keadilan dan perlu segera diperbaiki.
Aturan 65 pertandingan di NBA kini menjadi sorotan besar setelah beberapa kasus terbaru. Dua contoh ...
Versi Live-Action The Princess and the Frog Bakal Direalisasikan? Colman Domingo Dilapor Bangunkan Spin-off Tiana
HOLLYWOOD, 18 Juli – Film animasi klasik Disney The Princess and the Frog dikabarkan akan kembali ha...
Hannah Quinlivan Tanpa Sengaja Dedah Gelaran Manja Buat Jay Chou Ketika Berkongsi Hasil Masakan, Interaksi Manis Pasangan Itu Curi Perhatian Netizen
TAIPEI, 4 Juli – Perkahwinan Jay Chou dan Hannah Quinlivan terus menjadi perhatian peminat kerana ke...
Tian Xiwei Curi Tumpuan di Busan dengan Gaun Haute Couture Biru Ais
(Beijing, 23 Julai) Pelakon popular China, Tian Xiwei, sekali lagi menjadi perhatian selepas menghad...