Today’s picks

Louis Koo dan One Cool Group Digugat ke Pengadilan Tinggi, Dituntut Bayar HK$149 Juta

(Hong Kong, 3 September) Aktor Hong Kong Louis Koo dan perusahaannya, One Cool Film Production Limit...

Source: https://news.seehua.com/post/category/entertainment

(Hong Kong, 3 September) Aktor Hong Kong Louis Koo dan perusahaannya, One Cool Film Production Limited, menghadapi gugatan terkait sengketa pinjaman. Keduanya dituduh belum melunasi pinjaman sebesar HK$70 juta atau sekitar RM36,08 juta, dengan total utang beserta bunga kini diklaim mencapai sekitar HK$149 juta atau RM77 juta.

Sino Hero Ventures Limited mengajukan gugatan ke Pengadilan Tinggi Hong Kong pada Rabu (2 September). One Cool Film Production Limited dan Louis Koo masing-masing tercantum sebagai tergugat.

Menurut dokumen gugatan, Sino Hero Ventures Limited merupakan perusahaan yang terdaftar di British Virgin Islands dan bukan pemberi pinjaman uang sebagaimana didefinisikan dalam Money Lenders Ordinance Hong Kong.

Penggugat menyatakan kedua pihak menandatangani Term Loan Facility Agreement pada 6 September 2019. Berdasarkan perjanjian tersebut, penggugat memberikan fasilitas pinjaman senilai HK$70 juta dengan bunga 1% per bulan. Jika pembayaran terlambat, tingkat bunga dapat meningkat hingga 1,5% per bulan.

Tanggal pelunasan awal ditetapkan pada 17 September 2020. Namun, kedua pihak kemudian menandatangani perjanjian tambahan pada 2020 dan 2021 yang memperpanjang batas waktu pembayaran hingga 31 Desember 2022 serta melakukan sejumlah penyesuaian terhadap bunga.

Penggugat menuduh bahwa hingga batas waktu tersebut, para tergugat masih belum melunasi seluruh pinjaman dan hanya membayar HK$13,2 juta atau sekitar RM6,8 juta.

Pengacara penggugat kemudian beberapa kali mengirimkan surat tuntutan pembayaran. Berdasarkan dokumen pengadilan, para tergugat kembali melakukan pembayaran sebesar HK$700.000 atau sekitar RM360.000 pada 27 Agustus 2026.

Meski demikian, setelah menghitung pokok dan bunga, penggugat mengklaim masih terdapat tunggakan sebesar HK$149.382.227 atau sekitar RM76,99 juta.

Penggugat kini meminta pengadilan memerintahkan para tergugat membayar jumlah tersebut, yang dihitung hingga 27 Agustus 2026. Selain itu, penggugat juga menuntut agar sisa utang setelah tanggal tersebut dikenakan bunga sebesar 18% per tahun.

Perkara tersebut kini telah memasuki proses hukum, sementara klaim mengenai jumlah utang dan tanggung jawab para tergugat masih menunggu pemeriksaan serta keputusan pengadilan.

Keep a little curiosity for the next story.

Back to reading

Read next

All