2026年9月10日

AMD Terus Menggerus Pangsa Pasar Intel

AMD terus menunjukkan momentum yang mengesankan, perlahan namun pasti menggerus pangsa pasar CPU Int...

AMD terus menunjukkan momentum yang mengesankan, perlahan namun pasti menggerus pangsa pasar CPU Intel dan tumbuh lebih cepat di sebagian besar segmen pasar. Namun, meski AMD mencatat kenaikan signifikan, performa keseluruhan pasar prosesor x86 justru tampak lesu—besar kemungkinan akibat distributor dan produsen menimbun stok karena kekhawatiran terkait tarif.

Menurut lembaga riset komponen PC, Mercury Research, pengiriman CPU AMD pada kuartal ketiga 2025 diperkirakan akan melampaui Intel dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Lembaga tersebut menjelaskan bahwa lonjakan ini terutama didorong oleh pertumbuhan kuat bisnis desktop AMD serta penurunan pengiriman CPU mobile kelas entry milik Intel.

Di pasar x86 secara keseluruhan, AMD kini menguasai 30.9% pangsa pasar, naik 6 poin persentase dibanding tahun lalu. Namun, jika produk semi-custom seperti chip game console dikeluarkan dari perhitungan, pangsa AMD berada di angka 25.6%, hanya meningkat 1.6 poin dari tahun sebelumnya.

Mercury tidak mengungkapkan angka detail, tetapi mencatat bahwa lemahnya pasar disebabkan turunnya pengiriman chip SoC dan prosesor embedded—dua kategori yang pada kuartal sebelumnya melonjak jauh di atas level musiman normal. Hal ini mengindikasikan dua faktor utama: penurunan stok akibat penimbunan sebelumnya terkait ketidakpastian perdagangan Amerika Serikat, serta pasokan terbatas pada prosesor mobile entry-level Intel karena sebagian kapasitas produksi dialihkan ke produk lain seperti chip server generasi berikutnya.

Di segmen server, AMD terus memperluas pijakannya. Pangsa pasarnya naik menjadi 27.8% pada kuartal ini, meningkat 3.5 poin dibanding periode yang sama tahun lalu. Meski begitu, Intel masih mendominasi dengan lebih dari 72% pangsa pasar server CPU.

Mercury juga mencatat bahwa kedua perusahaan menikmati peningkatan pendapatan berkat hadirnya lini prosesor server terbaru—Xeon 6 “Granite Rapids” dari Intel dan EPYC generasi kelima “Turin” dari AMD. Meski volume pengiriman relatif stabil, harga lebih tinggi dari chip baru ini membantu meningkatkan pendapatan keseluruhan di segmen server.

Untuk pasar desktop, AMD mencatat kenaikan hampir 5 poin persentase, mencapai 33.6%. Ini berarti pangsa pasar Intel turun dalam skala yang hampir sama, meski tetap menguasai sekitar dua pertiga pasar.

Di segmen CPU mobile, Intel justru mencatat sedikit kenaikan dibanding tahun lalu, naik 0.4 poin menjadi 78.1%, meskipun angka tersebut lebih rendah dibanding performanya di kuartal kedua tahun ini.

Semua data ini hanya mencakup prosesor berbasis x86. Sementara itu, untuk chip berbasis arsitektur Arm—yang semakin agresif menembus pasar PC dan server—Mercury memperkirakan total pangsa pasarnya kini mencapai 11.6%, naik dari 10.9% pada kuartal sebelumnya.

接著讀