Aplikasi Starbucks dituding memantau aktivitas pengguna melalui lokasi yang sangat akurat dan memanfaatkan data tersebut untuk promosi yang ditargetkan, memicu kekhawatiran tentang praktik “pemantauan terselubung.”
Belakangan ini, seorang blogger menuding bahwa aplikasi Starbucks menyalahgunakan data lokasi akurat...
Belakangan ini, seorang blogger menuding bahwa aplikasi Starbucks menyalahgunakan data lokasi akurat untuk tujuan promosi. Ia menyatakan bahwa tanpa pernah memberikan izin lokasi real-time, aplikasi Starbucks tetap mengirimkan notifikasi promosi seperti “Anda sedang melewati gerai tertentu,” berdasarkan posisi yang sedang ia berada.
Menurutnya, notifikasi tersebut muncul seperti “mengikutinya ke mana-mana,” karena setiap ia berpindah lokasi, aplikasi langsung menampilkan promo dari gerai Starbucks terdekat.
Blogger tersebut juga menyoroti bahwa kebijakan privasi Starbucks hanya mencantumkan tiga penggunaan data lokasi akurat:
- Mencari gerai terdekat
- Pemesanan, belanja, dan reservasi layanan
- Berpartisipasi dalam kegiatan tertentu
Namun, tidak pernah disebutkan bahwa data lokasi digunakan untuk pengiriman promosi.
Ia meminta Starbucks segera menghentikan promosi berbasis lokasi, atau memberikan penjelasan hukum dan mekanisme izin pengguna yang mendasari fitur tersebut. Jika tidak bisa memberikan alasan yang jelas, ia menuntut permintaan maaf resmi serta rencana perbaikan.
Dalam kebijakan privasi aplikasi Starbucks, pengguna dapat menonaktifkan izin lokasi melalui pengaturan ponsel, tetapi beberapa fungsi akan terbatasi:
- Pengguna Android: menonaktifkan semua izin lokasi membuat fitur pencarian gerai tidak dapat digunakan
- Pengguna iOS: menonaktifkan lokasi otomatis membuat aplikasi tidak dapat menampilkan promo sesuai wilayah
Starbucks sebelumnya sudah beberapa kali ditegur regulator terkait pengumpulan informasi pribadi, termasuk:
- Juni 2023: ditegur karena terlalu sering meminta data pengguna
- April 2025: diminta memperbaiki praktik privasi oleh otoritas Shanghai
- Juni 2025: kembali dinyatakan melanggar aturan pengumpulan data pribadi
Kasus ini membuat isu privasi Starbucks kembali menjadi sorotan publik.
Penipuan di Taman: Benarkah Mengungkap Rahasia di Balik “Kesantunan Tinggi” Orang Jepang?
Temanku pernah mengalami penipuan di Jepang — dan yang menyakitinya serta yang menolongnya, sama-sam...
Dengan harga 709.900 yuan, Voyah resmi meluncurkan model termahal dan paling premium miliknya — Voyah Dreamer Edisi Mountain & River.
Pada paruh kedua tahun 2025, Voyah menunjukkan langkah yang sangat cepat dalam strategi premiumisasi...
Daftar Tunggal Utama Australia Open Resmi Diumumkan: Zheng Qinwen dan Wang Xinyu Pimpin Tujuh Wakil China ke Babak Utama
Pada 9 Desember, pihak Australia Open secara resmi mengumumkan daftar pemain yang lolos ke babak uta...
Smith Hancurkan Papan Skor: 43 Poin & 7 Rebound! Bintang Muda Shenzhen di CBA, Fans Minta Guo Segera Rekrut
Dalam pertandingan CBA musim reguler yang baru saja selesai, pemain asing Shenzhen, Smith, tampil me...
Wang Shi Unggah Status, Diduga Menjawab Rumor ‘Hilang'
Baru-baru ini, Wang Shi memperbarui aktivitasnya di media sosial dan platform video, diduga sebagai ...
Lao Gao dan Xiao Mo dikabarkan bercerai; hubungan pernikahan mereka akhirnya dijelaskan secara lengkap.
(Beijing, 3 Februari)Kanal YouTube populer “Lao Gao & Xiao Mo” yang memiliki 6,71 juta subscriber se...
Malam Bersejarah Tapi Pahit: LeBron Tembus 43.000 Poin dan 1.600 Laga, Lakers Tumbang
Pada 23 Februari, Los Angeles Lakers menjamu Boston Celtics dalam laga besar NBA. Di malam penuh sej...
Lakers Meresmikan Pat Riley: Siapa Pelatih Terhebat dalam Sejarah Lakers—Riley atau Phil Jackson?
Hari ini, Los Angeles Lakers meresmikan patung legendaris pelatih Pat Riley, mendapat ucapan selamat...
Bursa Transfer Gila! Enam Bintang NBL Merapat ke CBA, Peta Persaingan Berubah Total
Usai fase pertama musim reguler CBA, klub-klub langsung bergerak cepat memperkuat skuad. Beberapa ti...