2026年9月10日

Luar biasa! Petenis veteran Zhang Shuai kembali ke peringkat 100 besar setelah 26 bulan dan memastikan tiket ke babak utama Australian Open.

Pada 28 November, babak perempat final ITF Yokohama W50 berlangsung, dan petenis veteran Tiongkok Zh...

Pada 28 November, babak perempat final ITF Yokohama W50 berlangsung, dan petenis veteran Tiongkok Zhang Shuai tampil sangat meyakinkan. Ia mengalahkan Park So-hyun dari Korea Selatan dengan skor 6–2, 6–2 untuk melaju ke semifinal. Kemenangan ini juga membuat peringkat live-nya kembali masuk top 100 dunia, sekaligus memastikan tempatnya di babak utama Australian Open tahun depan.

Di set pertama, kedua pemain saling break di awal laga, namun Zhang kembali break di gim ketiga dan mengambil alih keunggulan. Pada gim ketujuh, ia memanfaatkan peluang break ketiganya, lalu mempertahankan servis dengan love game untuk menutup set pertama 6–2.

Set kedua berjalan lebih dominan. Zhang memimpin 3–0 melalui dua break cepat. Meski sempat kehilangan servis pada gim keempat, ia langsung membalas dengan break dan unggul 4–1. Saat menghidangkan untuk pertandingan di posisi 5–2, Zhang menang empat poin beruntun untuk mengamankan set kedua 6–2.

Dengan tambahan 20 poin dari kemenangan ini, Zhang diproyeksikan naik ke peringkat 96 dunia pada pembaruan klasemen Senin depan, menandai kembalinya ia ke jajaran TOP100. Zhang sebelumnya sudah menghabiskan 515 minggu di top 100, dengan penampilan terakhir pada 10 September 2023. Kini, menjelang usianya yang ke-37, ia akhirnya kembali ke top 100 setelah 26 setengah bulan.

接著讀

Ulasan Mendalam WaPo: “Operasi Jaring Laba-Laba” Ukraina Seperti Pearl Harbor, Aturan Perang Baru

Dalam sebuah artikel terbaru, kolumnis Washington Post, Max Boot, menyatakan bahwa serangan drone Ukraina ke pangkalan udara Rusia—dijuluki “Operasi Jaring Laba-Laba”—telah menulis ulang aturan perang modern, mirip dengan serangan mendadak Jepang ke Pearl Harbor pada 1941. Meski belum cukup untuk mengubah jalannya perang Rusia-Ukraina dalam jangka pendek, operasi ini menegaskan inovasi Ukraina, keunggulan taktik drone, dan celah besar dalam pertahanan pangkalan udara Rusia.

464 天前