2026年9月10日

CEO NVIDIA Jensen Huang menanggapi insiden Rick Tsai: “Kekuatan TSMC tidak ditentukan oleh satu orang saja.”

IT Home, 28 November — Menurut laporan Economic Daily News Taiwan, CEO NVIDIA Jensen Huang untuk per...

IT Home, 28 November — Menurut laporan Economic Daily News Taiwan, CEO NVIDIA Jensen Huang untuk pertama kalinya menanggapi pertanyaan media terkait insiden mantan eksekutif senior TSMC, Rick Tsai. Huang menyatakan bahwa ia “tidak mengetahui banyak detail,” namun langsung menyatakan dukungannya kepada TSMC:

“TSMC bukan bergantung pada satu orang. Perusahaan itu berdiri di atas budaya korporasi yang kuat dan fondasi teknologi yang sangat besar.”

Huang menjelaskan bahwa teknologi TSMC sangat kompleks, tidak hanya mencakup chip, transistor, dan teknologi proses, tetapi juga manajemen operasional serta perencanaan bisnis.
“Sebagai perusahaan yang memproduksi chip untuk seluruh dunia dalam skala besar, setiap bagian dari operasi TSMC pada dasarnya adalah teknologi,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa TSMC memiliki dasar teknis dan operasional yang sangat kuat, serta percaya perusahaan tersebut akan terus berkembang. Huang mengingatkan agar publik tidak menyederhanakan TSMC hanya pada satu individu atau satu peristiwa.

Terkait keamanan teknis antara NVIDIA dan TSMC, Huang mengatakan:

“TSMC sangat baik dalam melindungi informasi sensitif kami. Kami tidak pernah merasa khawatir.”

Huang juga menuturkan bahwa teknologi NVIDIA sendiri sangat kompleks, mencakup chip, sistem, dan perangkat lunak, serta terdiri dari banyak jenis chip, bukan hanya GPU.
“Teknologi ini terlalu rumit dan sulit dipahami dengan mudah. Kami membutuhkan 33 tahun untuk sampai pada titik saat ini,” kata Huang.

Mengenai pergerakan talenta, Huang mengakui bahwa selalu ada orang yang masuk dan keluar dari NVIDIA, namun sebagian besar karyawan tetap bertahan lama. Ia meyakini teknologi inti NVIDIA sulit untuk ditiru.

Huang juga mengungkapkan rencana untuk kembali ke Taiwan pada Januari tahun depan guna menghadiri acara akhir tahun NVIDIA. Sambil bercanda, ia mengatakan bahwa hadiah angpao yang dinantikan karyawan semuanya berasal dari kantong pribadinya:

“Angpaonya semakin besar karena karyawan bekerja keras dan menghasilkan lebih banyak untuk perusahaan. Jadi bos harus bekerja lebih keras agar mampu memberikannya.”

接著讀