Tak Ada Toleransi Lagi? Alonso Dikabarkan Kehilangan Kendali Ruang Ganti Real Madrid, Kekalahan dari Man City Bisa Berujung Pemecatan
Setelah Real Madrid takluk 0–2 dari Celta, gelombang besar pemberitaan muncul di media Spanyol. Bany...
Setelah Real Madrid takluk 0–2 dari Celta, gelombang besar pemberitaan muncul di media Spanyol. Banyak laporan menyebutkan bahwa Xabi Alonso kini telah sepenuhnya kehilangan kendali atas ruang ganti Los Blancos. Bahkan sebelum kekalahan ini, sejumlah pemain sebenarnya sudah mulai jenuh dengan gaya kepelatihan sebelumnya yang dinilai terlalu longgar, sehingga batas kewenangan di dalam tim menjadi kabur. Kondisi tersebut berdampak langsung pada performa tim yang kerap tampil tidak stabil.
Melihat situasi tersebut, manajemen Bernabéu kemudian memberi kesempatan besar kepada Xabi Alonso. Ia dipercaya dengan wewenang penuh untuk membawa arah baru bagi klub, layaknya transformasi yang berhasil dilakukan Mikel Arteta bersama Arsenal. Sejak resmi menangani Real Madrid, Alonso langsung menetapkan aturan tegas, terutama dalam urusan pemilihan pemain dan perubahan taktik. Kekuasaan besar inilah yang membuatnya berani mencadangkan beberapa pemain inti yang tidak sejalan dengannya, meski hal itu memicu ketidakpuasan di internal tim.
Namun dalam praktiknya, hasil yang diharapkan belum juga tercapai. Dari sisi stabilitas, performa Real Madrid di bawah Alonso dinilai tidak jauh berbeda dibanding era sebelumnya. Setelah lebih dari sepuluh pertandingan berlalu, peningkatan signifikan belum terlihat. Awal musim yang menjanjikan perlahan memudar seiring kelelahan yang mulai menimpa para pemain. Ketidakpuasan terhadap keputusan pergantian pemain dan penempatan posisi semakin sering terdengar, sementara masalah demi masalah terus bermunculan.
Kondisi kian memburuk setelah kekalahan di laga El Clásico serta rapuhnya lini pertahanan di ajang Liga Champions. Retakan hubungan di dalam tim semakin melebar. Sejumlah pemain inti dikabarkan telah menunjukkan ketidakpuasan terhadap Alonso, hingga akhirnya manajemen terpaksa turun tangan untuk meredam konflik. Rodrygo, Valverde, hingga “Si Beruang Kecil” disebut-sebut pernah menyuarakan keluhan mereka terhadap sang pelatih.
Dari sisi taktik, filosofi Alonso yang mengedepankan pertahanan total dan menuntut para bintang ikut aktif membantu bertahan juga semakin sulit diterapkan. Ia menegaskan bahwa tidak ada satu pun pemain yang dijamin posisi inti—semua harus berjuang demi lambang di dada. Namun para pemain bintang memiliki pandangan berbeda. Mereka merasa nilai pasar dan kualitas yang dimiliki sepenuhnya pantas untuk panggung Bernabéu, sehingga ingin bermain dengan lebih bebas dan nyaman tanpa terlalu banyak batasan taktik. Perbedaan prinsip inilah yang semakin memperlebar jarak antara pelatih dan pemain.
Kini, Xabi Alonso berada dalam tekanan yang sangat besar. Laga melawan Manchester City dipandang sebagai pertandingan penentuan masa depannya di Real Madrid. Jika gagal mengatasi pasukan Pep Guardiola, status Alonso sebagai pelatih Los Blancos diyakini akan kembali dipertanyakan, dan peluangnya untuk bertahan bisa saja berakhir lebih cepat dari yang dibayangkan.
Xu Xin Benar-Benar Pulang! Tampil di Bandara dengan Masker dan Topi, Lambaikan Tangan Selamat Tinggal, Tinggalkan 2 Laga Terakhir
Sore hari tanggal 31 Agustus, bintang tenis meja Xu Xin terlihat di bandara, bersiap pulang lebih aw...
Neymar Tak Masuk Skuad Baru Brasil! Ia Tegaskan Keputusan Murni Teknis, Bukan Karena Kondisi Fisik
1 September – Federasi Sepak Bola Brasil baru saja merilis daftar skuad terbaru tim nasional, dan na...
Genshin Impact Gagal Diluncurkan, miHoYo Jelaskan Kemungkinan Akibat Fitur AI Frame Generation NVIDIA
Genshin Impact Alami Kendala Peluncuran, miHoYo Beberkan Solusi dan Dugaan Penyebab 26 September – A...
Charmaine Sheh Akui Produksi ‘The Queen of News 3’ Terkendala? Menyebut Ia “Tak Ingin Menyulitkan Siapa Pun”
Hong Kong, 22 — Sejak tayang pada 2023, drama TVB The Queen of News meraih rating tinggi dan respons...
Update Bursa Transfer CSL: Mbemba Tetap di Tim, Ironmen Menunggu Perpanjangan Bongbon, Henan Alami Perubahan Besar
Hingga 27 Desember, tim-tim CSL aktif di jendela transfer musim dingin. Fans Liaoning Ironmen menant...
Zhang Xinyu mengalami demam tinggi hingga memicu kekhawatiran; rekaman dirinya dirawat di rumah sakit dengan infus pun beredar.
(Beijing, 3)Aktris Tiongkok Zhang Xinyu yang kini berusia 38 tahun baru-baru ini membuat publik khaw...
Bocoran Gambar Perbandingan Ungkap Ukuran Bezel dan Lubang Kamera Samsung Galaxy S26 Ultra
IT Home melaporkan pada 7 Februari bahwa tipster @i 冰宇宙 pada 6 Februari membagikan sebuah gambar yan...
Dai Jun Dedah Detik Cemas Ketika Menyelam, Dakwa Alat Pernafasan Ditarik Paksa dan Terpaksa Bayar untuk Selamat
(Beijing, 20) Pembawa acara terkenal asal Tiongkok Dai Jun membagikan pengalaman menyelam yang sanga...
Tang Yat-kwan memilih meninggalkan rencana beralih menjadi penyanyi demi pendidikan, serta jarang mengungkap persahabatan eratnya dengan Louis Koo
(Hong Kong, 30 Maret) Mantan aktor Hong Kong Tang Yat-kwan yang kini berusia 49 tahun, telah meningg...
Sisters Who Make Waves 2026 viral! Lima “kuda hitam” mulai terlihat, persaingan visual makin sengit, Pets Tseng jadi favorit publik
Sisters Who Make Waves 2026 (Season 7) has quickly become a trending powerhouse. From the first live...
Pasangan Macron Curi Perhatian di Konsert BTS di Paris, Pegang Light Stick dan Jadi “ARMY” Sehari
PARIS, 18 Juli – BTS akhirnya kembali tampil di Prancis setelah tujuh tahun melalui tur dunia ARIRAN...
Mantan Kekasih Godfrey Gao, Su Xianghan, 29, Melahirkan Putra Pertama dengan Selamat, Momen Sang Suami Menggendong Bayi Curi Perhatian
Lebih dari enam tahun setelah kepergian aktor Godfrey Gao, mantan kekasihnya, Su Xianghan, akhirnya ...