2026年9月10日

Xu Xin Benar-Benar Pulang! Tampil di Bandara dengan Masker dan Topi, Lambaikan Tangan Selamat Tinggal, Tinggalkan 2 Laga Terakhir

Sore hari tanggal 31 Agustus, bintang tenis meja Xu Xin terlihat di bandara, bersiap pulang lebih aw...

Sore hari tanggal 31 Agustus, bintang tenis meja Xu Xin terlihat di bandara, bersiap pulang lebih awal dan secara resmi menutup perjalanannya di fase ketiga Chinese Table Tennis Super League. Langkah tak terduga ini memicu spekulasi bahwa keputusannya berkaitan dengan insiden kontroversial dalam pertandingan pagi harinya.

Fase ketiga liga ini digelar di Urumqi, Daerah Otonomi Xinjiang Uygur, dengan Xu Xin mewakili Shanghai Real Estate Group. Pada laga pagi tersebut, Shanghai berhadapan dengan Pioneer Ping Pong & Badminton Chen Jing Club dalam duel sengit.

Di partai keempat, Xu Xin bertanding tunggal melawan talenta muda berusia 18 tahun, Fei Junhang. Sejak awal, Xu Xin beberapa kali mengajukan protes kepada wasit terkait dugaan servis ilegal yang dilakukan lawannya. Namun, wasit tidak memberikan peringatan atau pengurangan poin kepada Fei. Puncaknya terjadi di akhir gim kedua, ketika Xu Xin meniru gaya servis lawan, wasit langsung memberi isyarat pelanggaran dan memperingatkan Xu Xin.

Ketidakpuasan Xu Xin terlihat jelas. Ia sempat memprotes di meja pertandingan, namun wasit hanya memberi gestur agar ia melanjutkan laga. Pada akhirnya, Xu Xin kalah tipis 2–3 dari Fei Junhang. Meski begitu, Shanghai tetap meraih kemenangan keseluruhan 3–2 setelah lima partai yang menegangkan.

Tak lama setelah pertandingan berakhir, Xu Xin memposting dua kata singkat di media sosial: "Pulang rumah", yang memicu spekulasi bahwa ia mundur lebih awal dari kompetisi. Beberapa jam kemudian, kabar tersebut terkonfirmasi saat jurnalis menemukannya di bandara. Meskipun mengenakan masker dan topi, kehadirannya tetap dikenali para penggemar.

Di area keberangkatan, terdengar seruan penyemangat, “Xu Xin, jiayou!” yang ia sambut dengan anggukan ramah. Menjelang masuk ke jalur pemeriksaan keamanan, seorang penggemar perempuan berseru, “Xin-ge, bye-bye!” Xu Xin pun menoleh dan melambaikan tangan hangat sebelum melanjutkan perjalanannya.

Berdasarkan jadwal, Shanghai masih memiliki dua pertandingan tersisa di fase ini. Namun, dengan posisi yang sudah aman untuk melaju ke babak berikutnya, Xu Xin dipastikan tidak akan bermain. Sebagai gantinya, pemain-pemain muda akan mengisi perannya di dua laga terakhir.

接著讀

“Lima Kejutan Besar! Zheng Qinwen Lolos 32 Besar, Sabalenka Berjaya, Tunggal Putri Prancis Terbuka Semakin Sengit”

Pada dini hari 29 Mei waktu Beijing, hari pertama babak kedua tunggal putri Prancis Terbuka berakhir, menghasilkan separuh dari daftar 32 besar dan penuh kejutan. Sabalenka berhasil meraih sembilan gim berturut-turut, sementara Zheng Qinwen yang tampil tidak konsisten akhirnya menang dengan susah payah. Hasil tak terduga terus bermunculan—Schneider tersingkir lebih awal, dan Swiatek tampil dominan atas Raducanu. Berikut ringkasan lima kejutan besar dan pertandingan utama di babak ini!

469 天前