2026年9月10日

He Xiaopeng: Generasi Berikutnya dari Kendara Otonom Sepenuhnya Akan Tiba pada 2026—Langsung Melompat dari L2 ke L4

IT Home melaporkan pada 30 Desember, Chairman XPeng, He Xiaopeng, membagikan unggahan terbaru di Wei...

IT Home melaporkan pada 30 Desember, Chairman XPeng, He Xiaopeng, membagikan unggahan terbaru di Weibo. Ia mengungkapkan bahwa saat berada di Amerika Serikat, ia menghabiskan sekitar empat jam untuk menjajal Tesla FSD v14.2. Kesimpulannya tegas: jika pada 2024 FSD masih terasa sebagai “bantuan mengemudi L2 yang solid”, maka versi terbaru ini membuatnya semakin yakin bahwa kemampuan tanpa pengemudi level L4 kini sudah sangat dekat.

Hal yang paling mengesankannya adalah pendekatan Tesla yang mampu menjalankan mobil produksi massal dan layanan Robotaxi yang sedang diuji coba operasional—keduanya dengan satu tumpukan perangkat lunak mengemudi otonom yang sama. Menurutnya, arah ini sejalan dengan tren yang juga dilihat XPeng saat beralih ke strategi VLA 2.0.

He Xiaopeng menambahkan, ia percaya tahun 2026 akan menjadi titik kedatangan “generasi berikutnya” dari mengemudi sepenuhnya otonom, baik di Amerika Serikat maupun di Tiongkok. Ia menilai industri akan melakukan lompatan langsung dari L2 ke L4, dengan L3 pada praktiknya “terlewati”. Dalam pandangannya, versi Ultra dari XPeng akan menghadirkan kemampuan otonom generasi baru tersebut, sekaligus menggunakan satu model yang sama untuk mendukung aplikasi Robotaxi.

Ia juga memperkirakan bahwa City NOA dalam waktu dekat akan menjadi fitur yang umum—mirip seperti parkir otomatis saat ini—sehingga menjadi “fitur dasar” di mobil pintar. Sementara itu, pembeda pada varian yang lebih tinggi akan ditentukan oleh kemampuan mengemudi sepenuhnya otonom. Dalam tiga tahun ke depan, ia yakin pasar akan melihat dengan semakin jelas bahwa mobil dengan kemampuan full autonomous driving-lah yang akan mendefinisikan generasi berikutnya dari kendaraan cerdas, layaknya kehadiran iPhone yang membuat “smartphone” generasi sebelumnya terasa seperti ponsel fitur.

Saat menjelaskan perbedaan antara bantuan mengemudi L2 dan mengemudi sepenuhnya otonom, He Xiaopeng menyoroti empat dimensi utama: kemampuan, cakupan skenario, rasa aman, dan efisiensi. “Kemampuan” berkaitan dengan seberapa jarang sistem perlu diambil alih serta seberapa halus kinerjanya dalam berbagai situasi yang beragam. “Cakupan skenario” mengacu pada kemampuan menghadapi lingkungan seperti kawasan perumahan, area parkir, medan luar kota, hingga jalan dengan regulasi dan aturan berbeda di berbagai negara. “Rasa aman” dipandang sebagai peningkatan standar keselamatan ke level yang lebih tinggi, sedangkan “efisiensi” berarti mencapai—bahkan melampaui—rata-rata performa pengemudi manusia.

IT Home juga mencatat bahwa unggahan tersebut disertai video lengkap uji coba di Amerika. Dalam rekaman itu, He Xiaopeng mencoba menggunakan Tesla FSD v14 untuk masuk ke jalur drive-thru McDonald’s guna memesan dan mengambil makanan. Namun, pengalaman tersebut belum sepenuhnya berhasil: timing mobil untuk berhenti dinilai kurang tepat, dan pada beberapa situasi masih diperlukan intervensi manual.

接著讀

Amorim Bertindak Tegas: Rashford dan Tiga Pemain Lain Dicoret dari Skuad Pramusim, Akan Diturunkan ke Tim B Jika Tak Dijual

Manajer baru Manchester United, Rúben Amorim, telah mencoret Marcus Rashford, Alejandro Garnacho, Antony, dan Jadon Sancho dari skuad utama untuk pramusim. Jika tidak segera pindah, mereka akan diturunkan ke tim cadangan. MU berharap bisa menguangkan lebih dari £100 juta dari keempat pemain, namun proses transfer sejauh ini banyak tersendat. Rashford sendiri menolak pinangan Newcastle dan masih menunggu Barcelona.

447 天前