Gila! Dua Malam Beruntun, Tiga Pemain Timnas Nol Poin—Suporter Murka Pertanyakan Guo Shiqiang: Standar Seleksi Tim Nasional Ada di Mana?
Beijing, 28 Desember — Dalam dua hari pertandingan terakhir CBA, performa sejumlah pemain tim nasion...
Beijing, 28 Desember — Dalam dua hari pertandingan terakhir CBA, performa sejumlah pemain tim nasional mendadak jadi sorotan tajam. Penampilan mereka begitu melempem hingga membuat banyak suporter geleng-geleng kepala dan menyebutnya “tidak masuk akal”.
Zhang Zhenlin, yang musim ini pindah dari Liaoning ke Shanghai, sempat dipandang sebagai rekrutan besar. Ekspektasi pun tinggi: ia diharapkan tampil sepadan dengan status gaji puncaknya. Namun saat Shanghai menghadapi Sichuan—tim juru kunci klasemen—yang seharusnya menjadi laga untuk mengembalikan ritme, justru berubah menjadi momen memalukan: Zhang menutup pertandingan dengan 0 dari 5 tembakan dan tanpa satu poin pun.
Yang membuat situasinya makin canggung, Zhang bermain 25 menit—terbanyak kedua di tim—tetapi menjadi satu-satunya pemain dalam daftar 12 orang Shanghai yang angkanya “kosong” di kolom poin.
Ini juga bukan kejadian tunggal. Sepanjang musim ini, akurasi tembakannya merosot drastis: persentase field goal turun ke 38,2% dan akurasi tiga angka hanya 29,0%—keduanya menjadi rekor terendah sepanjang kariernya. Bahkan persentase lemparan bebasnya pun hanya sedikit lebih baik dibanding musim rookie.
Dalam laga melawan Sichuan, dari lima percobaan tembakan, empat di antaranya dilepas dari garis tiga angka. Hal itu membuat banyak suporter heran: “Lawan tim paling bawah saja tidak berani menyerang ke dalam dan menekan pertahanan?”
Sorotan berikutnya mengarah pada Gao Shiyan. Dalam pertandingan Shandong melawan Shenzhen, Shandong tertinggal tiga poin pada detik terakhir—artinya, tembakan tiga angka adalah satu-satunya cara realistis untuk menyamakan kedudukan. Namun pada inbound dari pinggir lapangan, Gao justru mengoper ke Zhang Xu yang melakukan cut ke dalam. Zhang Xu gagal memasukkan layup, dan Shandong langsung kalah.
Keputusan itu membuat komentator dan suporter terdiam. Bahkan jika layup itu masuk, nilainya hanya dua poin—tetap kalah. Setelah laga, Gao beralasan ia takut terkena pelanggaran lima detik. Namun publik tidak puas: “Lebih baik ambil risiko menembak tiga angka. Itu logika basket paling dasar.”
Kontroversi makin besar setelah laga tandang Shandong melawan Guangdong, ketika Gao kembali buntu: 0 dari 6 tembakan dan nol poin. Sebagai pemain yang kerap dianggap “andalan” Guo Shiqiang, penampilan seperti ini jelas memancing perbandingan—terutama dengan Xu Jie yang tidak terpilih timnas namun dinilai lebih meyakinkan di lapangan.
Sementara itu, dalam kekalahan Liaoning dari Beikong, guard timnas Wang Lanqin bermain 18 menit dengan catatan 0 poin, 3 assist, dan 3 turnover, plus/minus -4. Liaoning pun kalah tepat dengan selisih empat poin, membuat suporter berkelakar: “Kalau Yang Ming tidak memainkan Wang Lanqin, mungkin pertandingan bisa lanjut ke overtime.”
Rangkaian performa menurun dari tiga pemain timnas—bahkan “kompak” tanpa poin—kembali menyeret topik standar seleksi tim nasional ke pusat perdebatan. Sejumlah komentar menilai, jika pemilihan pemain tetap kaku dan mengabaikan performa aktual, kegagalan di panggung internasional bisa terulang.
Sebab pada akhirnya, jika di CBA saja kesulitan menembus pertahanan, bagaimana mungkin bisa bertahan menghadapi lawan-lawan terbaik Asia—apalagi level dunia?
Bagi Zhang Zhenlin, Gao Shiyan, dan Wang Lanqin, pesannya tegas: jika performa tidak segera stabil, pintu tim nasional bisa perlahan tertutup—dan posisi mereka di klub pun berpotensi semakin tidak aman.
Dari 37mm hingga 43mm: Panduan Lengkap Pilih Tudor Black Bay Original, 58, 54 & 68 – Tak Perlu Bingung Lagi!
Seri Tudor Black Bay telah berkembang pesat, dari model “original” tanpa akhiran, kini hadir versi Black Bay 58, 54, hingga pendatang baru — 68. Meski tampilannya mirip, setiap model punya ukuran dan karakteristik yang berbeda. Berikut panduan ringkas untuk membantu kamu menemukan model yang paling sesuai dengan ukuran pergelangan dan gaya kamu.
Pembuka Liga Inggris: Liverpool 4-2 Bournemouth! Rekrutan €95 Juta Cetak Gol & Assist, Chiesa Jadi Penentu
16 Agustus 2025 – Laga Pembuka Premier LeagueJuara bertahan Liverpool membuka musim baru dengan keme...
Tak Tahan Tekanan Trump? Meksiko Berencana Naikkan Tarif untuk Produk Impor dari Tiongkok
Apakah sikap Meksiko yang selama ini menegaskan “tidak akan pilih sisi antara AS dan Tiongkok” mulai...
Lebih Untung dari Apple, Mampukah Insta360 Bertahan dari Gempuran DJI?
Pada 11 September, Insta360 secara terbuka menjawab dua kekhawatiran utama investor dalam paparan ki...
Fang Yinchi: Kalau Fan Zhendong Ingin Kembali ke Tim Nasional, Tak Ada Pelatih yang Akan Menolaknya
Pada 29 November, kabar terbaru kembali membahas laga final beregu putra di ajang PON Tiongkok pada ...
Prosesor AMD Ryzen AI Max “Refresh” Pertama Kali Terungkap, Kini Mendukung Memori 8533 MT/s
Media teknologi Wccftech pada 5 Desember kemarin merilis laporan yang mengungkap rencana AMD untuk m...
Disorot CCTV: Asisten ponsel “Doubao” di Nubia M153 viral dan mencuri perhatian, menunjukkan AI buatan lokal makin kuat.
Pada 23 Januari, nubia mengumumkan bahwa nubia M153 dengan Doubao Phone Assistant versi technical pr...
Seungri dituding punya hubungan dengan kelompok kriminal, dan dikabarkan berencana merambah Kamboja untuk membangun “Burning Sun 2.0”, memicu kontroversi.
(Seoul, 23 Januari) Seungri, mantan anggota BIGBANG yang keluar dari grup dan menghilang dari dunia ...
Black Cat Complaint merilis data tahun 2025 untuk sektor peralatan rumah tangga
Pada 3 Februari, platform pengaduan konsumen Black Cat Complaint milik Sina merilis laporan data pen...
Pasokan Mengetat, Biaya Naik; Raksasa Semikonduktor Jerman Umumkan Kenaikan Harga
(Munich, 6 Feb) Produsen semikonduktor besar asal Jerman, Infineon, mengumumkan kenaikan harga untuk...
Blue Dragon Series Awards: Yoo Jae-suk Terkejut Menang Anugerah Populariti, Byeon Woo-seok dan Go Youn-jung Hargai Sokongan Peminat
(Incheon, 1 Ogos) Anugerah Blue Dragon Series Awards Ke-5 yang berlangsung di Paradise City, Incheon...