2026年9月10日

Putri Masayoshi Son Tampil di Publik, Isu Suksesi SoftBank Kembali Menghangat

(Tokyo, 29) Perusahaan biomaterial unicorn asal Jepang, Spiber, mengumumkan telah memperoleh dukunga...

(Tokyo, 29) Perusahaan biomaterial unicorn asal Jepang, Spiber, mengumumkan telah memperoleh dukungan bisnis dari Maya Kawana, CEO BOLD Inc. Berdasarkan informasi yang dipublikasikan, Kawana merupakan putri sulung dari pendiri dan CEO SoftBank Group, Masayoshi Son.

Selama puluhan tahun, Masayoshi Son hampir tidak pernah membicarakan keluarganya secara terbuka. Namun, kemunculan Kawana di ruang publik dan meningkatnya perhatian terhadap dirinya kembali memicu spekulasi mengenai isu suksesi di SoftBank. Meski demikian, Son telah berulang kali menegaskan bahwa SoftBank bukan perusahaan keluarga, dan bahwa kepemimpinan masa depan akan ditentukan oleh kecerdasan buatan (AI) serta manajemen profesional, bukan hubungan darah.

Tidak terlibat dalam bisnis SoftBank

Dalam pengumumannya, Spiber menyebutkan bahwa Kawana lahir pada April 1981, tahun yang sama dengan berdirinya SoftBank. Rekam jejak kariernya meliputi bergabung dengan Goldman Sachs Jepang pada 2004, bekerja di AOKI BBT pada 2008, bergabung dengan perusahaan data dan perangkat lunak asal AS Afiniti di Jepang pada 2017, serta mendirikan BOLD Inc. pada Desember 2019 dan menjabat sebagai CEO. Tahun ini, ia juga ditunjuk sebagai direktur independen di Design Future dan Ai ROBOTICS.

Kawana sempat menjalani peran sebagai ibu rumah tangga selama beberapa tahun dan tidak pernah memiliki pengalaman bekerja di SoftBank Group. Sementara itu, Masayoshi Son dikenal luas di dunia investasi global dan tahun ini kembali menyandang status sebagai orang terkaya di Jepang.

Spiber menyatakan telah menandatangani perjanjian dukungan bisnis dengan Kawana. Setelah syarat-syarat perjanjian terpenuhi, ia dijadwalkan mulai memberikan dukungan pada paruh pertama tahun depan.

Dalam pernyataannya, Kawana menegaskan bahwa keterlibatannya tidak bertujuan untuk mendorong IPO atau akuisisi, melainkan untuk membangun perusahaan bioteknologi yang benar-benar kompetitif secara global. Spiber mengakui bahwa meskipun memiliki kemampuan teknologi yang sangat kuat, perusahaan masih menghadapi tantangan dalam komersialisasi dan penerapan sosial. Ke depan, Kawana akan membantu melalui penyesuaian sistem produksi, optimalisasi alokasi sumber daya, serta strategi penjualan guna mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan secara ekonomi.

接著讀