Tancap Gas di Era Baru: Sampai Di Mana Batas Mobil Buatan Dalam Negeri?
(Kuala Lumpur, 30 Des) Setelah Proton dan Perodua masing-masing meluncurkan kendaraan listrik (EV) m...
(Kuala Lumpur, 30 Des) Setelah Proton dan Perodua masing-masing meluncurkan kendaraan listrik (EV) mereka, dua produsen mobil nasional Malaysia ini diperkirakan akan memasuki babak baru persaingan penjualan pada tahun depan.
Analis CIMB Securities menyatakan bahwa peluncuran EV terbaru Proton e.MAS 5 pada November, disusul Perodua yang memperkenalkan QV-E pada Desember, berpotensi mendorong porsi penjualan kendaraan listrik murni berbasis baterai (BEV) merek lokal pada 2026.
Data menunjukkan, dalam sembilan bulan pertama 2025, BEV menyumbang 4,1% dari total penjualan mobil baru di Malaysia—naik dibandingkan 2,4% pada 2024.
Meski demikian, analis menilai total penjualan industri otomotif (Total Industry Volume/TIV) berisiko melemah. TIV Malaysia pada 2026 diproyeksikan turun 2% secara tahunan menjadi 774.000 unit, lebih rendah daripada perkiraan 790.000 unit pada 2025, seiring melemahnya sentimen konsumen dan tekanan inflasi.
Di sisi lain, mulai Januari 2026, insentif bebas pajak untuk EV impor utuh (CBU) akan berakhir, sehingga harga rata-rata EV impor diperkirakan meningkat. Faktor lain yang juga berpotensi menekan pasar termasuk persaingan yang makin ketat dari merek-merek Tiongkok serta kemungkinan peninjauan ulang metode perhitungan Open Market Value (OMV) oleh pemerintah.
Namun, CIMB memperkirakan permintaan terhadap Proton dan Perodua tetap cukup tangguh, didukung pembeli pertama, kebutuhan pasar yang relatif stabil, serta kelanjutan subsidi bensin RON95 melalui program BUDI95.
Terkait persaingan, analis menilai merek-merek Tiongkok akan terus memperluas pangsa pasar di Malaysia lewat strategi harga yang agresif, yang berpotensi menekan ruang pertumbuhan merek Jepang.
Analis juga menambahkan, keputusan pemerintah menunda penyesuaian perhitungan OMV selama enam bulan memberi ruang napas jangka pendek bagi pelaku industri, khususnya perusahaan dengan porsi perakitan lokal (CKD) yang tinggi. Kondisi ini dinilai menguntungkan merek Jepang dan Eropa seperti Toyota, Honda, Mazda, BMW, dan Mercedes-Benz.
Dengan prospek pertumbuhan yang cenderung moderat serta kompetisi yang semakin intens, CIMB Securities mempertahankan peringkat “Netral” untuk sektor otomotif.
Pratinjau Liga Inggris: Rodri Cedera Lagi, Inti Lini Tengah City Berubah, Guardiola Hadapi Ujian Baru
Musim lalu, Manchester City mengalami penurunan performa yang jarang terjadi — laju mereka di liga s...
Melampaui Musk! “Menantu Shenyang” Berusia 81 Tahun Resmi Menjadi Orang Terkaya di Dunia
Pada 10 September waktu setempat, saham Oracle meroket tajam, mendorong kekayaan pendirinya, Larry E...
Dari Gaji Fantastis Yamal, Terlihat Jelas — Laporta Memang Ingin Menyingkirkan Messi
Perpanjangan kontrak Frenkie de Jong bersama Barcelona adalah kabar baik bagi para penggemar Blaugra...
Putra Alan Tam dikabarkan menetap secara low profile di Kanada dan bekerja di industri kripto, dengan gaji tahunan disebut-sebut tembus lebih dari satu juta.
(Hong Kong, 30 Des) Penyanyi senior Alan Tam (75) dikabarkan memiliki seorang putra bernama Howard T...
Ekonomi ‘Daya Tarik Perempuan’ Sedang Mengalami Keruntuhan
Di jalanan Sanlitun, Beijing, dan di bawah deretan pohon plane di Anfu Road, Shanghai, kita masih bi...
Raup Untung Besar! Anak Muda Bikin 120+ Aplikasi dengan AI dalam 5 Bulan—Cukup Verifikasi dan Rilis, 90% Punya Pengguna Berbayar
Fast Technology melaporkan pada 14 Februari bahwa seorang anak muda berhasil membangun “jalur produk...
CEO Amazon Peringatkan: Banyak Pekerjaan Tak Lagi Butuh “Menumpuk Tenaga Manusia”
CEO Amazon Andy Jassy baru-baru ini menyatakan bahwa banyak posisi yang sebelumnya bergantung pada j...
Aktor senior berusia 77 tahun yang dikenal sebagai “pemeran langganan tokoh konglomerat,” Yu Yang, baru-baru ini terlihat di Hong Kong dalam penampilan publik yang cukup jarang.
(Hong Kong, 8 April) Aktor veteran Yu Yang yang kini berusia 77 tahun, dikenal sebagai “tokoh konglo...
Ah Niu hadir dalam upacara penghormatan untuk Huangdi di Shaanxi, mewakili masyarakat Tionghoa perantauan dan merasa bangga dapat mempersembahkan bunga
(Shaanxi, 9 April) Penyanyi asal Malaysia Ah Niu diundang ke Shaanxi, Tiongkok, untuk menghadiri upa...
Sosok iklan Olay generasi pertama tetap memancarkan pesona—dulu hanya dengan kemeja putih sudah memikat banyak orang, bahkan membuat Nicholas Tse terpikat, kini di usia 49 tahun menjalani hidup dengan penuh ketenangan dan percaya diri
Di era kejayaan iklan televisi, Olay dikenal luas lewat slogan “kulit seperti telur yang dikupas.” D...
Pernah jadi kapten timnas dan pembawa bendera Piala Asia, kemudian jadi pelatih penuh kontroversi — Qi Wusheng
Nama Qi Wusheng sering mengingatkan peminat kepada era sukar bola sepak China, khususnya ketika beli...