Pernah jadi kapten timnas dan pembawa bendera Piala Asia, kemudian jadi pelatih penuh kontroversi — Qi Wusheng
Nama Qi Wusheng sering mengingatkan peminat kepada era sukar bola sepak China, khususnya ketika beli...
Nama Qi Wusheng sering mengingatkan peminat kepada era sukar bola sepak China, khususnya ketika beliau menjadi jurulatih pasukan kebangsaan. Namun, beliau juga merupakan antara tokoh penting dalam perkembangan awal bola sepak negara tersebut.
Dilahirkan pada tahun 1944, Qi menunjukkan bakat sejak muda dan menyertai pasukan remaja sebelum menembusi skuad kebangsaan di bawah Nian Weisi. Beliau menjadi tonggak pertahanan dan kemudian kapten pasukan.
Pada tahun 1970-an, beliau mewakili China dalam kejohanan besar seperti Sukan Asia dan Piala Asia, membantu pasukan meraih tempat ketiga pada 1976.
Selepas bersara, Qi menjadi jurulatih dan terlibat dalam pembangunan pemain muda serta pasukan kebangsaan bersama Zeng Xuelin. Pada tahun 1994, beliau mengambil alih pasukan kebangsaan selepas era Klaus Schlappner.
Walaupun mencatat kejayaan awal, kegagalan dalam kelayakan Piala Dunia 1997 menjadi titik hitam dalam kariernya. Namun, beliau terus menyumbang dalam liga domestik dan pembangunan bola sepak tempatan.
Secara keseluruhan, menyalahkan beliau sepenuhnya adalah tidak adil. Generasi jurulatih pada zamannya berdepan kekangan besar dari segi sumber dan pendedahan antarabangsa.
Kisah Qi Wusheng adalah tentang dedikasi—dan juga pengajaran bahawa kemajuan bola sepak memerlukan keterbukaan kepada dunia luar, bukan hanya bergantung kepada sistem dalaman.
Di Bawah Bayang Tarif Trump, “Gratis Pengembalian” Mulai Hilang
Dari Amazon hingga Zara, ritel AS mulai kenakan biaya pengembalian Label “Free Returns” perlahan men...
Seribu Lebih Pegawai Amazon Kompak Menentang Akselerasi Teknologi AI
Lebih dari 1.000 karyawan Amazon dilaporkan bersatu menerbitkan surat terbuka anonim yang mengkritis...
Suporter Jepang Ramai Membahas Piala Asia Timur U15: Usai Menonton Pertandingan, Talenta Pemain Muda China Diakui Punya Potensi Besar!
Setelah kalah 0–3 dari Jepang di ajang Piala Asia Timur U15, reaksi yang muncul justru sangat kontra...
Serial Qing Nian tayang perdana dengan banyak momen lucu: Wallace Huo terlihat makin segar, Tian Yu tampil stabil, dan Zhang Xueying mencuri perhatian lewat kemunculan singkat yang memukau.
Di akhir 2025, pasar drama Tiongkok tiba-tiba kedatangan “kuda hitam” yang cukup mengejutkan: komedi...
Perbandingan Jepang dan Korea di Piala Asia U-23: Media Korea Akui Realitas yang Tak Terbantahkan
Final Piala Asia U-23 AFC 2026 yang digelar di Arab Saudi berakhir dengan kemenangan telak 4-0 bagi ...
Iklan Super Bowl 2026 Kendall Jenner tampil pedas dengan gaya self-roast—ia juga menyindir mantan dari NBA “kurang oke,” lalu terang-terangan berpihak ke football (NFL).
Cinta, basket, dan “kutukan Kardashian” yang terus dibicarakan publik. Dalam iklan Super Bowl 2026 t...
Emas Berfluktuasi Hampir 10% dalam Sehari—Apakah Tren Bullion Logam Mulia Sudah Berakhir?
Oleh Cai Yuekun Pada larut malam 29 Januari hingga dini hari 30 Januari 2026, pasar logam mulia dan ...
Update Cedera Manchester United: Mount Hampir Kembali, Carrick Dukung Perpanjangan Kontrak Maguire
Manajer Manchester United, Michael Carrick, mengonfirmasi bahwa empat pemain—Mason Mount, Lisandro M...
Burger King Hadirkan Headset AI: Setiap “Terima Kasih” Dinilai
Industri makanan cepat saji kembali memperkenalkan praktik manajemen berbasis AI. Burger King memasa...
Lee Wing-hon Klaim Lee Ka-ding dan Lee Wing-ho Tidak Membayar Biaya Pemakaman Ibu Mereka
(Hong Kong, 23 April) Setelah upacara pemakaman artis senior Shi Ming selesai, putra sulungnya Li Yo...