Perbandingan Jepang dan Korea di Piala Asia U-23: Media Korea Akui Realitas yang Tak Terbantahkan
Final Piala Asia U-23 AFC 2026 yang digelar di Arab Saudi berakhir dengan kemenangan telak 4-0 bagi ...
Final Piala Asia U-23 AFC 2026 yang digelar di Arab Saudi berakhir dengan kemenangan telak 4-0 bagi tim U-23 Jepang atas China. Hasil ini membawa Jepang mencatat sejarah sebagai tim pertama yang berhasil mempertahankan gelar, sekaligus menegaskan dominasi mereka di level sepak bola usia muda Asia.
Media Korea Selatan Sports Chosun langsung menyoroti hasil tersebut dengan membandingkan Jepang dan Korea Selatan. Dalam artikelnya, media tersebut menulis dengan nada getir: “Sebuah kenyataan yang tidak ingin kami akui, namun tidak bisa dihindari: Jepang adalah yang terkuat di Asia.” Mereka menilai bahwa sepak bola Korea kini tak lagi menjadi pemeran utama dan membutuhkan reformasi besar-besaran.
Pada laga final, Jepang tampil sangat dominan sejak awal. Gelandang Okuni Tomohiro membuka skor pada menit ke-12, mematahkan rekor nirbobol China sepanjang turnamen. Menit ke-20, Ogura Yukinari mencetak gol spektakuler dari jarak jauh untuk membawa Jepang unggul 2-0.
Di babak kedua, Sato Ryunosuke sukses mengeksekusi penalti pada menit ke-57, sebelum Ogura kembali mencetak gol pada menit ke-76 untuk mengunci kemenangan 4-0.
Dengan hasil ini, Jepang meraih gelar Piala Asia U-23 ketiga mereka—terbanyak sepanjang sejarah—serta menjadi tim pertama yang berhasil mempertahankan gelar juara. Sepanjang turnamen, Jepang mencetak 16 gol dan hanya kebobolan satu kali, termasuk kemenangan 1-0 atas Korea Selatan di semifinal.
Sports Chosun juga menyoroti performa China yang dipimpin pelatih Antonio Puche. Meski untuk pertama kalinya melaju ke final dan mencatat lima laga tanpa kebobolan, pertahanan China runtuh menghadapi kualitas dan organisasi permainan Jepang.
Sebaliknya, Korea Selatan harus puas di peringkat keempat setelah kalah adu penalti dari Vietnam pada laga perebutan tempat ketiga. Pelatih Lee Min-seong menyebut timnya masih “dalam proses”, namun media menilai masa depan mereka di Asian Games mendatang tampak suram dan berpotensi menjadi “generasi yang hilang”.
Artikel tersebut juga mengutip komentar penggemar luar negeri yang menilai masalah Korea bukan sekadar satu generasi. Dengan kemajuan negara-negara Asia lain dan semakin besarnya kesenjangan teknik, keunggulan fisik yang dulu dibanggakan Korea kini tak lagi efektif. Tanpa evaluasi menyeluruh terhadap sistem pembinaan usia muda dan pendidikan sepak bola, Korea Selatan berisiko menghadapi masa sulit yang berkepanjangan.
Huawei vs Samsung, Apple Bersiap Masuk: Era “Software-Defined Hardware” di Ponsel Lipat Telah Tiba
Pasar ponsel lipat sedang memasuki titik balik baru. Baru-baru ini, Samsung merilis iklan Galaxy Z F...
Kakak Quan Hongchan Tersingkir dari Kompetisi Masak Setelah Masakan Ayam Kampungnya Dikritik, Tapi Netizen Justru Memberikan Pembelaan: "Juri Sudah Pasti Bukan Orang Kanton!"
Kakak dari sensasi loncat indah Tiongkok, Quan Hongchan, yaitu Quan Jinhua, menjadi sorotan—bukan ka...
Liza Wang dan Law Kar-Ying Pertama Kali Mengambil Foto Pernikahan Setelah 16 Tahun Menikah, Mendapat Berkah dari Seorang Master Bhutan
(Hong Kong, 16)Aktris senior Hong Kong Liza Wang (78) dan suaminya Law Kar-Ying (79) menikah pada ta...
CYZ-1 Resmi Memasuki Tahap Perakitan Akhir Penuh, Tonggak Baru Program Wahana Antariksa Berawak
Pada 7 Desember, IT之家 melaporkan bahwa Beijing Chuanyuezhe, satu-satunya perusahaan swasta yang seca...
Di Industri “Bawah Tanah” Ini: Ada yang Tertipu Puluhan Ribu, Ada yang Hidup dalam Bayang-bayang Polisi
Sejak program cheat game pertama, Zmud, muncul pada 1995, “karnaval kecurangan” yang sudah berlangsu...
Turis Tiongkok Menghilang? Harga Hotel di Kyoto Anjlok, Pariwisata Hadapi Tantangan Baru!
Di balik “keajaiban kemakmuran” selama satu dekade, tersembunyi ketergantungan struktural.Menjelang ...
Leo Ku mengaku kembali jadi ayah; sang istri berusia 56 tahun melahirkan anak kedua mereka
(Hong Kong, 1 Jan) Penyanyi-aktor Leo Ku menikah dengan asistennya yang telah lama mendampinginya, L...
Apple Bocorkan Smart Home Hub AI Pertamanya: Punya Layar, Bisa “Mengarahkan Kepala”, Diperkirakan Hadir Musim Semi Ini!
Pada 22 Januari, media teknologi The Information membocorkan bahwa Apple berencana meluncurkan Smart...
Deng Zhaozun mengungkap kesedihan anak keturunan selebritas yang “tak punya pilihan”, serta mengulas konflik ayah–anak: “Di generasi kami, tidak ada ruang untuk memberontak.”
(Hong Kong, 25) Hubungan antara legenda sepak bola Inggris David Beckham dan istrinya Victoria denga...
Tanpa Curry dan Butler, Warriors kesulitan bersaing!
Pada 27 Januari 2026, Golden State Warriors menghadapi Minnesota Timberwolves dalam pertandingan yan...
Show Lo Muncul Pertama Kali Usai Isu Kematian Palsu — “Saya Masih Hidup,” Ungkap Kondisi Kesehatan Terkininya
(Taipei, 19 April) Artis Taiwan Show Lo baru-baru ini menjadi korban rumor palsu yang menyebut dirin...