Murid Guardiola! Chelsea Pecat 4 Manajer dalam 4 Tahun dengan Kompensasi £39 Juta, Maresca Rela Lepas £14 Juta
Dulu, Premier League pernah diramaikan “duel” Guardiola vs Mourinho. Kini, Pep Guardiola masih kokoh...
Dulu, Premier League pernah diramaikan “duel” Guardiola vs Mourinho. Kini, Pep Guardiola masih kokoh memimpin Manchester City, sementara José Mourinho sudah beberapa kali diberhentikan oleh klub-klub dari liga yang berbeda—hingga dikenal sebagai salah satu pelatih dengan total uang kompensasi pemutusan kontrak terbesar dalam sejarah sepak bola. Sebaliknya, Guardiola sepanjang karier kepelatihannya sejauh ini belum pernah dipecat. Menariknya, Enzo Maresca—yang kerap disebut sebagai pelatih beraliran Guardiola—juga tampil sebagai sosok yang “berbeda” di dunia kepelatihan modern.
Sejak Clearlake Capital mengambil alih Stamford Bridge dan Chelsea memasuki era pasca-Abramovich, The Blues tercatat sudah memecat empat pelatih hanya dalam kurun empat tahun: Thomas Tuchel, Graham Potter, Mauricio Pochettino, dan Maresca. Total kompensasi yang harus dibayarkan klub disebut mencapai £39 juta. Namun, yang paling menyita perhatian adalah keputusan Maresca yang dikabarkan rela melepas kompensasi hingga £14 juta dengan memilih pergi secara sukarela.
Rincian kompensasi pemecatan pelatih Chelsea pada era Todd Boehly disebut sebagai berikut:
Tuchel: diberhentikan pada 2022 — kompensasi £13 juta.
Potter: diberhentikan pada 2023 — kompensasi £13 juta.
Pochettino: diberhentikan pada 2024 — kompensasi £13 juta.
Di era pasca-Abramovich, Chelsea seakan melanjutkan tradisi “ganti pelatih” dengan tempo yang sangat cepat—praktis satu pelatih per tahun. Namun berbeda dari kisah yang sering terjadi, ketika pelatih memilih bertahan demi menunggu uang pesangon, Maresca justru mengambil jalan lain: mundur dengan cara terhormat, bahkan setelah disebut sukses membawa tim meraih gelar ganda UEFA Conference League dan Piala Dunia Antarklub.
Pelatih yang memilih menjaga profesionalisme, menolak “mengambil jalan mudah” demi uang kompensasi, dan tetap mengedepankan sikap sportif seperti ini biasanya tidak akan kekurangan peminat. Dengan reputasi dan karakter seperti itu, Maresca diyakini akan tetap punya banyak opsi untuk melanjutkan kariernya.
Dari “Enam Kali Juara” ke “Ikon Global”: Mengapa “Evergreen Serba Bisa” LeBron James Telah Melampaui Jordan
Perdebatan tentang NBA Greatest of All Time (GOAT) antara Michael Jordan dan LeBron James sudah lama berlangsung. Baru-baru ini, daftar “100 Pemain Terbaik” kembali memanas setelah menempatkan Jordan hanya satu suara di atas James. Meski puncak dominasi Jordan sulit ditiru, perolehan statistik dan penghargaan LeBron yang tak henti-hentinya telah membentuk warisan yang lebih matang—dan bertahan lebih lama.
Kamera Sekecil Gantungan Kunci! Jepang Rilis Inovasi Mini 16 Gram
Pada 4 November, perusahaan Jepang Asanuma & Co. resmi meluncurkan kamera gantungan kunci 8MP King, ...
Kejutan di Final Basket Wanita: Guangdong 74-68 Kalahkan Sichuan, Penampilan Li Meng Jadi Sorotan
Di final Divisi Senior Basket Wanita Pekan Olahraga Nasional, Guangdong mengalahkan Sichuan 74-68, m...
Disaksikan Zidane Langsung! Putranya Jadi Pahlawan: Dua Clean Sheet, Lolos Lebih Awal, Pecahkan Rekor 29 Tahun
29 Desember, Aljazair meraih kemenangan penting 1-0 atas Burkina Faso pada laga kedua Grup E Piala A...
Snooker China 2025: Tiga Pemain Raih Empat Gelar, Zhao Xintong Jadi Pemimpin Baru!
Menjelang dimulainya Champion of Champions pada 2 Januari, musim snooker China 2025 resmi berakhir. ...
Zhang Shuihua: Malu di Meja Makan, Tangguh di Lintasan
Setelah Marathon Chongqing 2026, di mana ia finis ke-4 kategori wanita domestik dengan waktu 2:30:51...
Persetujuan Proyek Kereta Bawah Tanah Diperketat di Banyak Kota di China
Baru-baru ini, tanggapan resmi dari Shenzhen dan Foshan menunjukkan sinyal perketatan persetujuan pr...
Kinerja campuran, saham Netflix anjlok tajam
(New York, 21 Januari) Raksasa platform streaming asal Amerika Serikat, Netflix, membukukan lonjakan...
Foto Polaroid Zhang Linghe Dituduh Hasil Edit — Fotografer Balas Tegas: “Bagus Bukan Berarti Hasil Photoshop”
Fotografer “Shachuan Chuan” baru-baru ini membalas tuduhan bahwa foto Zhang Linghe telah diedit, den...
Penilaian pemain timnas China telah dirilis! Hu Hetao berada di posisi terbawah dan menuai kritik, sementara Yan Junling mencatat nilai tertinggi 7,3. Tiga pemain pengganti juga tampil menonjol dengan skor tinggi.
Pada laga kedua seri internasional, timnas China kalah 0-2 dari Kamerun. Berdasarkan penilaian SofaS...
Daftar Pemusatan Latihan Tim Voli Putri China Segera Diumumkan, Fans Nantikan Kembalinya Zhu Ting, Jepang Jadi Ancaman Terbesar
Asosiasi Bola Voli Tiongkok mengumumkan rencana pemusatan latihan, dengan Timnas Voli Putri Tiongkok...