2026年9月10日

Shanghai menumbangkan Guangsha dan naik ke peringkat 1; Guangdong kalah mengejutkan dan turun ke peringkat 3; Liaoning berada di posisi 10, Shandong di posisi 12.

Pada 6 Januari (waktu Beijing), putaran ke-11 CBA memang belum sepenuhnya selesai, tetapi persaingan...

Pada 6 Januari (waktu Beijing), putaran ke-11 CBA memang belum sepenuhnya selesai, tetapi persaingan klasemen sudah sangat panas. Shanghai naik ke puncak setelah menang besar dengan meyakinkan, sementara Guangdong—yang sempat unggul 16 poin—justru kalah dramatis dari Zhejiang lewat tripoin jarak jauh di overtime, gagal merebut posisi pertama dan turun ke peringkat tiga. Liaoning berada di posisi 10, sedangkan Shandong di posisi 12.

Laga utama: Shanghai menghajar Guangsha dan pertama kali memimpin klasemen

Pertandingan paling sorotan adalah Shanghai vs Guangsha (juara bertahan). Sebelum laga, Shanghai ada di peringkat tiga, Guangsha di peringkat satu. Namun di lapangan, Shanghai tampil jauh lebih dominan dan menang selisih 22 poin, meraih kemenangan ke-9 musim ini.

Dengan rekor sama-sama 9–2, Shanghai naik ke peringkat 1 berkat keunggulan tiebreaker (selisih poin/“small points”). Ini adalah pertama kalinya Shanghai memuncaki klasemen musim ini, sekaligus memberi suntikan kepercayaan diri untuk target playoff.

Guangdong buang keunggulan: unggul 16, kalah di OT lewat tripoin jauh

Guangdong menjamu Zhejiang dengan Xu Jie dan Quinn kembali bermain. Awalnya semuanya berjalan mulus dan Guangdong sempat unggul 16 poin. Namun di kuarter empat pertahanan mereka goyah, Zhejiang melakukan comeback dan memaksa overtime.

Di overtime, Zhejiang menyelesaikan upset lewat tripoin super jauh York untuk kemenangan dramatis. Guangdong jadi gagal naik ke posisi pertama, rekor tetap 9–2 tetapi turun ke peringkat 3. Kekalahan ini menyoroti masalah eksekusi defense di momen krusial.

Persaingan papan atas: rekor rapat, margin tipis

Setelah putaran ini, persaingan top 5 makin ketat:

  • Shanghai & Guangsha sama-sama 9–2, Shanghai unggul tiebreaker dan jadi nomor 1
  • Guangdong juga 9–2, tetapi turun ke peringkat 3
  • Qingdao 8–3 ada di peringkat 4 setelah kalah di kandang karena kolaps di kuarter empat vs Shenzhen
  • Beijing 8–2 di peringkat 5 dan berpeluang naik ke top 3 jika menang di laga berikutnya

Tengah & bawah: Zhejiang membaik, Liaoning turun, Sichuan masih juru kunci

Di papan tengah, Shenzhen naik ke 6–5 (peringkat 6), sementara Ningbo 6–4 (peringkat 7) dengan satu laga lebih sedikit. Zhejiang mulai bangkit setelah start buruk; kemenangan dramatis atas Guangdong membuat mereka menjadi 5–6 dan naik ke peringkat 8. Liaoning (juara 4 kali) turun ke peringkat 10 dengan rekor 5–5, perlu segera konsisten lagi.

Di papan bawah, Shandong ada di peringkat 11 dengan dua laga lebih sedikit, sementara Xinjiang 4–6 menjaga posisi “gerbang playoff”. Tongxi, Fujian, dan Jilin juga 4–6 sehingga persaingan sangat ketat. Sichuan masih paling bawah setelah 10 kekalahan beruntun.

接著讀