2026年9月10日

Menjadi kaya bukan cuma soal menghasilkan uang, kata pakar—hindari 4 hal ini.

(New York, 6 Januari) Pembawa acara sekaligus investor Shark Tank, Kevin O’Leary, mengatakan bahwa m...

(New York, 6 Januari) Pembawa acara sekaligus investor Shark Tank, Kevin O’Leary, mengatakan bahwa menjadi kaya bukan hanya soal besarnya penghasilan, tetapi terutama soal kebiasaan belanja. Dengan kekayaan yang dilaporkan sekitar US$400 juta, ia merangkum cara membangun aset lewat empat kebiasaan: jangan beli mobil baru, jangan mengejar rumah terlalu besar, kurangi makan di luar, dan hindari fast fashion. Menurutnya, siapa pun bisa mulai membangun kekayaan jika konsisten menjalankan empat hal ini.

1) Hindari mobil baru dan biaya “tersembunyi” dari leasing
O’Leary menilai membeli mobil baru adalah keputusan finansial yang buruk karena nilainya turun tajam segera setelah dibeli. Ia juga mengkritik leasing jangka panjang karena pada dasarnya kamu membayar terus-menerus untuk menggunakan aset yang terus menyusut nilainya.
Solusinya: beli mobil bekas bersertifikat dengan usia sekitar tiga tahun, agar depresiasi terbesar sudah ditanggung pemilik sebelumnya.

2) Bawa bekal, lalu investasikan selisihnya
Ia menyindir kebiasaan orang yang mengaku tak punya uang untuk investasi, tetapi rutin menghabiskan banyak uang untuk makan siang, kopi, dan makanan praktis. Laporan tersebut mengutip data bahwa orang Amerika bisa menghabiskan ribuan dolar per tahun untuk makan di luar; O’Leary menekankan bahwa jika dana itu diinvestasikan dalam jangka panjang, efek bunga berbunga bisa sangat besar.
Saran praktisnya: bawa makan siang sendiri, buat kopi di rumah, dan kalau makan di luar, lakukan dengan tujuan yang jelas—bukan karena kebiasaan atau malas menyiapkan.

3) Beli rumah sesuai kemampuan, bukan sesuai batas maksimum bank
O’Leary menganggap obsesi “punya rumah besar” bisa menjadi jebakan karena banyak biaya rutin: cicilan, pajak, asuransi, perawatan, hingga biaya kebun. Ia memperingatkan agar tidak membeli rumah termahal yang menurut bank “masih mampu dibayar”, karena itu bisa membuat arus kas tersedot selama bertahun-tahun.
Aturannya: pilih harga rumah sekitar setengah dari batas kemampuan versi bank agar keuangan tetap longgar.

4) Tampil kaya bukan berarti benar-benar kaya
Ia mengkritik kebiasaan mengejar sepatu terbaru, tas bermerek, atau ganti gawai terus-menerus. Menurutnya, yang layak dibanggakan adalah portofolio investasi yang kuat, kekayaan bersih yang terus naik, dan kemandirian finansial, bukan barang yang cepat ketinggalan tren.

Intinya, O’Leary menilai banyak orang tetap kesulitan finansial karena terus membeli hal-hal yang membuat mereka tetap “miskin”. Ia juga menyebut ada orang berpenghasilan rendah bisa menabung dan membangun aset karena disiplin, sementara sebagian berpenghasilan tinggi tetap hidup dari gaji ke gaji karena tidak mau belajar mengelola uang.

接著讀