2026年9月10日

Dikenal lewat Salonpas, perusahaan Jepang berusia seabad ini akan dikeluarkan dari bursa.

(Kyushu, 7 Januari) Menurut laporan media Jepang, Hisamitsu Pharmaceutical—produsen plester pereda n...

(Kyushu, 7 Januari) Menurut laporan media Jepang, Hisamitsu Pharmaceutical—produsen plester pereda nyeri terkenal Salonpas—akan diprivatisasi oleh anggota keluarga pendiri, dan proses akuisisi kini resmi dimulai. Nilai transaksi diperkirakan bisa mencapai ¥450 miliar (sekitar 11,6 miliar ringgit), serta disebut telah didukung pembiayaan dari perbankan.

Sumber menyebutkan CEO Kazuhide Nakatomi, yang merupakan bagian dari keluarga pendiri, tengah berupaya membeli seluruh saham yang beredar. Setelah perusahaan mengumumkan rencana tersebut, perdagangan saham sempat dihentikan sementara; ketika dibuka kembali, ekspektasi adanya premi akuisisi memicu aksi beli, sehingga harga saham melonjak 15,5% dan ditutup di ¥5.200.

Laporan tersebut menilai ada tiga alasan utama di balik langkah privatisasi ini: tekanan tata kelola perusahaan, dampak kebijakan harga obat, dan kebutuhan investasi jangka panjang.

Pertama, di bawah pengawasan dan reformasi Bursa Efek Tokyo, tuntutan terhadap tata kelola dan penilaian perusahaan semakin tinggi, sehingga tren buyout manajemen dan delisting kian menguat. Kedua, pemerintah Jepang mendorong penggunaan obat generik yang lebih murah serta penurunan harga obat untuk menahan beban biaya kesehatan masyarakat yang menua—hal ini menekan kinerja perusahaan farmasi. Hisamitsu sebelumnya menyatakan laba operasional periode Maret–Agustus turun 9,7% menjadi ¥8,1 miliar, dipengaruhi kebijakan pemerintah serta melemahnya penjualan Salonpas di pasar domestik.

Ketiga, untuk mendorong pertumbuhan, Hisamitsu mempercepat ekspansi luar negeri. Perusahaan menyebut akan menginvestasikan lebih dari ¥50 miliar untuk memperbesar kapasitas produksi Salonpas, serta ¥150 miliar atau lebih untuk riset, pengembangan, dan investasi strategis. Dengan menjadi perusahaan tertutup, strategi jangka menengah–panjang dinilai bisa dijalankan lebih leluasa tanpa tekanan pasar jangka pendek.

Media juga menyinggung bahwa langkah ini kerap dibandingkan dengan kasus pesaing yang melakukan delisting pada 2024, dengan tujuan fokus pada strategi jangka panjang, bukan semata target laba jangka pendek dan imbal hasil pemegang saham.

Hisamitsu berdiri sejak 1847 dan telah berusia lebih dari 170 tahun. Produk unggulannya, Salonpas, pernah memperoleh persetujuan regulator di Amerika Serikat pada 2008 sebagai plester obat bebas (OTC) yang diakui secara resmi.

接著讀