2026年9月10日

Demi Menyelamatkan 4 Orang, Biaya Rp400 Ribu Yuan! Satu-satunya Pria yang Selamat di Jalur Ao-Tai Alami Halusinasi—Sempat Membakar Celana Dalam, Namun Tidak Diamputasi

Baru-baru ini, insiden tragis terjadi di jalur pendakian Ao-Tai yang kerap dijuluki “Punggung Naga T...

Baru-baru ini, insiden tragis terjadi di jalur pendakian Ao-Tai yang kerap dijuluki “Punggung Naga Tiongkok”. Lima pendaki dilaporkan nekat melintas secara ilegal, dan perjalanan tersebut berakhir memilukan: tiga orang meninggal dunia, satu orang memutuskan kembali lebih awal, dan hanya satu pendaki yang berhasil diselamatkan.

Pada malam 1 Januari, kelima pendaki itu sengaja menghindari pos pengelolaan resmi dan masuk ke area inti jalur Ao-Tai. Mereka berencana melakukan “lintas cepat satu hari”, sehingga memilih membawa perlengkapan ringan. Akibatnya, mereka tidak membawa tenda maupun sleeping bag, sementara stok makanan dan perlindungan dari dingin juga sangat terbatas.

Dini hari 3 Januari, seorang pendaki perempuan turun gunung sendirian lebih awal. Empat pendaki lainnya tetap melanjutkan perjalanan, namun tak lama kemudian mereka diterpa badai salju ekstrem dengan suhu sekitar minus 30°C. Angin disebut mencapai level 10, salju menumpuk hingga setinggi lutut, dan kondisi di lapangan berubah sangat berbahaya. Setelah itu, keempat pendaki tersebut kehilangan kontak.

Tim penyelamat segera dikerahkan. Pada 4 Januari, mereka menemukan seorang pendaki pria di dalam gubuk darurat yang dibangun oleh seorang pencari tanaman obat. Saat ditemukan, pria tersebut meringkuk dalam kondisi hipotermia berat hingga mengalami halusinasi. Ia mengira sedang makan di rumah, menganggap batu sebagai meja makan, menyalakan api hingga membakar celana dalamnya, bahkan sempat melepas sepatunya.

Petugas penyelamat langsung melakukan tindakan penghangatan dan penanganan medis. Mereka juga membantah kabar di internet yang menyebut korban mengalami amputasi. Menurut tim, kakinya tidak mengalami luka serius—ia hanya kehilangan sensasi akibat kedinginan, sudah diberi perawatan dan pembalutan seperlunya, sementara isu amputasi dipastikan tidak benar.

Sementara itu, tiga pendaki lainnya tidak berhasil selamat. Dua orang dilaporkan meninggal akibat hipotermia, dan satu orang meninggal setelah terjatuh ke jurang. Operasi pencarian dan penyelamatan berlangsung selama lima hari, dengan total biaya yang disebut melebihi 400.000 yuan.

接著讀

Masa Depan Højlund di Manchester United Diragukan: Diam-diam Jalin Kontak dengan Inter, Ten Hag Bisa Jadi Faktor di Jerman

Meski secara terbuka menyatakan akan tetap di Manchester United musim depan, Rasmus Højlund dilaporkan tengah menjalin komunikasi pribadi dengan Inter Milan. Media Italia mengungkap bahwa agen pemain asal Denmark tersebut telah bertemu pihak Inter. Klub Serie A itu menginginkan skema pinjaman dengan opsi pembelian, sedangkan United hanya mempertimbangkan penjualan permanen seharga €40–45 juta. Kehadiran mantan pelatih Erik ten Hag di Bayer Leverkusen menambah dinamika, karena sejumlah klub Bundesliga juga disebut tertarik.

457 天前