2026年9月10日

Gelombang PHK kembali melanda sektor keuangan; Citi dan UBS termasuk di dalamnya

New York, 13 Januari — Sejumlah lembaga keuangan global memulai tahun baru dengan langkah efisiensi,...

New York, 13 Januari — Sejumlah lembaga keuangan global memulai tahun baru dengan langkah efisiensi, termasuk pengurangan tenaga kerja dan penataan ulang organisasi.

Berdasarkan laporan media internasional, Citigroup diperkirakan akan memangkas sekitar 1.000 posisi dalam pekan ini. Langkah tersebut merupakan bagian dari rencana yang diumumkan dua tahun lalu untuk mengurangi sekitar 20.000 pekerjaan hingga akhir 2026. Dalam pernyataannya, Citi menyebutkan bahwa penyesuaian jumlah karyawan akan terus dilakukan sepanjang 2026 agar selaras dengan kebutuhan bisnis, lokasi kerja, dan keahlian yang dibutuhkan. Perusahaan tidak mengungkapkan rincian jumlah terbaru; pada akhir 2024, Citi memiliki sekitar 229.000 karyawan penuh waktu.

Pada saat yang sama, BlackRock juga memangkas ratusan posisi di berbagai divisi. Laporan menyebutkan pemangkasan ini setara sekitar 1% dari total karyawan global, atau sekitar 250 orang, termasuk dari tim investasi dan penjualan. Pihak perusahaan menyatakan bahwa evaluasi alokasi sumber daya dilakukan secara berkala untuk memastikan kesesuaian dengan strategi jangka panjang dan kebutuhan klien.

Sementara itu, UBS dilaporkan akan memulai gelombang PHK baru pada pertengahan Januari, dengan fokus pada posisi administratif dan peran yang tidak menghasilkan pendapatan secara langsung. Manajemen sedang meninjau fungsi dukungan dan koordinasi guna menyederhanakan operasional dan meningkatkan efisiensi. Laporan juga menyebutkan bahwa Eric Lafon, eksekutif senior UBS dengan masa kerja lebih dari 25 tahun, telah meninggalkan perusahaan pada akhir tahun lalu melalui kesepakatan bersama. Ia sebelumnya berbasis di Singapura dan menjabat sebagai co-head global distribution.

接著讀