2026年9月10日

Demam berdarah parah dengan komplikasi; DJ Ken Cheng mengungkap pengalaman menegangkan selama 7 hari dirawat di rumah sakit

(Kuala Lumpur, 21) DJ Ai FM, JC Keng Cheng, baru-baru ini membagikan pengalaman menegangkan selama t...

(Kuala Lumpur, 21) DJ Ai FM, JC Keng Cheng, baru-baru ini membagikan pengalaman menegangkan selama tujuh hari melawan penyakit serius melalui media sosial. Ia mengungkapkan bahwa dokter mengatakan kondisinya bisa jauh lebih buruk jika ia terlambat masuk rumah sakit hanya setengah hari, menggambarkan dirinya nyaris “bertemu maut”.

JC menjelaskan bahwa ia tiba-tiba dirawat di rumah sakit pada hari Sabtu lalu. Awalnya ia hanya mengunggah foto dari tempat tidur rumah sakit, namun tak disangka mendapat banyak perhatian. Ia kemudian mengonfirmasi bahwa dirinya didiagnosis mengidap demam berdarah dengan komplikasi.

Gejala bermula sejak Rabu sebelumnya dengan demam tinggi berkelanjutan. Pemeriksaan awal menunjukkan hasil negatif untuk flu dan COVID-19, dengan jumlah trombosit masih di angka 242, sehingga belum diduga dengue. Namun kondisinya memburuk dengan cepat. Setelah pemeriksaan lanjutan, ia didiagnosis dengue dan trombositnya turun menjadi 147. Pada malam harinya, ia mengalami kesulitan tidur dan sesak napas, sehingga keesokan harinya memutuskan untuk dirawat.

Saat masuk rumah sakit, kondisinya sudah sangat lemah. Trombositnya turun drastis ke sekitar 30, sementara kadar ferritin melonjak hingga 52.000 (normal pria di bawah 500). Ia didiagnosis mengalami dengue berat dengan komplikasi seperti syok, infeksi paru-paru, kebocoran plasma, dan gangguan fungsi hati.

Kondisinya semakin rumit karena ia memiliki dua kelainan genetik sel darah merah. Ia pun langsung ditempatkan di unit perawatan intensif (HDU) untuk pemantauan ketat. Selama dirawat, kadar oksigennya rendah dan risiko perdarahan tinggi, sehingga memerlukan pengawasan terus-menerus serta bantuan oksigen.

Pada hari ketujuh perawatan, ia bertanya mengapa pemulihannya lambat, dan mendapat jawaban mengejutkan dari dokter: “Jika Anda datang setengah hari atau satu hari lebih lambat, situasinya bisa sangat berbeda.”

Pengalaman ini kembali menegaskan betapa berbahayanya demam berdarah. Dalam waktu dua jam saja, unggahannya mendapat hampir seribu komentar dukungan dari penggemar yang mendoakan kesembuhannya.

接著讀