2026年9月10日

Mobil Listrik K-Car BYD “RACCO” Berpeluang Masuk Pasar Eropa, Berpotensi Jadi “Pembunuh Harga”

Menurut laporan IT Home pada 20 November, meski BYD Dolphin Surf (dikenal di Tiongkok sebagai Seagul...

Menurut laporan IT Home pada 20 November, meski BYD Dolphin Surf (dikenal di Tiongkok sebagai Seagull) telah menjadi salah satu mobil listrik paling bernilai di Eropa, raksasa otomotif Tiongkok itu tampaknya masih memiliki kartu andalan dengan harga yang lebih agresif.

Pada Japan Mobility Show bulan lalu, BYD secara resmi memperkenalkan RACCO, mobil listrik mini pertamanya yang dirancang khusus untuk pasar luar negeri. Meskipun model ini akan debut di Jepang terlebih dahulu, pelaku industri memperhatikan peluang masuknya RACCO ke Eropa untuk mengisi kekosongan pasar mobil listrik entry-level.

RACCO diposisikan sebagai sebuah K-Car, segmen yang sangat penting di Jepang. Tahun lalu, penjualan K-Car mencapai lebih dari 1,55 juta unit, sekitar sepertiga dari total penjualan mobil baru di negara itu. Meski pasar Jepang terkenal sulit ditembus oleh merek asing, BYD yakin RACCO memiliki keunggulan berbeda.

Dari sisi ukuran, RACCO memiliki dimensi 3395 mm panjang, 1475 mm lebar, dan 1800 mm tinggi. Desainnya berbentuk kotak dan tegas, dengan konfigurasi empat pintu serta pintu belakang model geser. Dimensi dan desain ini secara langsung menargetkan Nissan Sakura, mobil listrik kecil terlaris di Jepang, dan tampil sangat mirip dari segi bentuk.

Untuk teknologi utama, RACCO akan dibekali baterai 20 kWh dengan jarak tempuh sekitar 180 km. Demi menekan biaya, BYD menggunakan baterai Blade LFP (lithium iron phosphate) buatannya sendiri. Meski harga resmi belum diumumkan, pasar memprediksi harga awal sekitar 2,5 juta yen (sekitar 114.000 RMB), menjadikannya pesaing langsung Nissan Sakura.

Walaupun fokus utama RACCO adalah Jepang, petinggi BYD tidak menutup kemungkinan untuk membawanya ke Eropa. Jika diluncurkan di sana, harganya diperkirakan di bawah £15.000 (sekitar 140.000 RMB), menempatkannya dalam posisi kompetitif kuat melawan Dacia Spring (£14.995) dan Leapmotor T03 (£15.995). Sebagai perbandingan, BYD Dolphin Surf di Eropa kini dibanderol mulai £18.650 (sekitar 174.000 RMB).

Wakil Presiden Eksekutif BYD, Stella Li, mengatakan kepada Autocar bahwa RACCO dapat menjadi “mobil listrik pemula yang terjangkau” untuk pasar global.
“Di Jepang kami sudah meluncurkan model K-Car. Kami juga sangat memperhatikan regulasi Uni Eropa,” ujarnya. “Jika pasarnya ada, kami dapat membawa mobil ini ke Eropa.”

“Regulasi” yang dimaksud berkaitan dengan kategori baru “E-car” yang diusulkan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen pada September lalu. Ia mendesak Eropa untuk memiliki “E-car” sendiri—yang Efisien, Ekonomis, dan Eropa—seraya menegaskan bahwa Eropa “tidak boleh membiarkan Tiongkok atau negara lain menguasai pasar ini.”

Dalam jajaran produk BYD di Eropa, RACCO akan menempati posisi di bawah Dolphin Surf. Namun Li menegaskan bahwa saat ini prioritas BYD adalah memperluas lini kendaraan hibrida, sehingga peluncuran RACCO di Eropa belum menjadi agenda utama.

Sementara itu, BYD terus memperkuat daya saingnya melalui produksi lokal. Seal U, model plug-in hybrid terlaris di Eropa hingga September, telah dipastikan menjadi model pertama yang diproduksi di pabrik baru BYD di Turki.

接著讀