2026年9月10日

Selamat! Satu Lagi Tim CSL Berhasil Amankan Posisinya, Mantan Bintang Timnas Tampil Gemilang dan Membawa Kemenangan Penting!

Pada 18 Oktober waktu Beijing, Shenzhen Xinpeng City akhirnya mengakhiri rentetan tiga kekalahan ber...

Pada 18 Oktober waktu Beijing, Shenzhen Xinpeng City akhirnya mengakhiri rentetan tiga kekalahan beruntun dengan kemenangan dramatis 2-1 atas Beijing Guoan di kandang sendiri dalam lanjutan pekan ke-27 Chinese Super League. Kemenangan ini tidak hanya memutus tren buruk, tetapi juga meningkatkan semangat tim secara besar-besaran. Dengan tambahan tiga poin, Shenzhen kini mengoleksi 23 poin dan menjauh lima poin dari zona degradasi. Dengan hanya tersisa tiga laga di musim ini, selama tidak terjadi kehancuran besar, Shenzhen pada dasarnya telah mengamankan tempatnya di kasta tertinggi. Semua ini tidak lepas dari kontribusi besar pelatih interim mereka, Chen Tao.

Sebelumnya, di bawah asuhan pelatih Munoz, performa Shenzhen terpuruk dengan catatan buruk dua kemenangan dan delapan kekalahan. Tiga kekalahan beruntun terakhir membuat keunggulan mereka dalam perebutan zona aman terkikis oleh pesaing di bawah seperti Meizhou, Qingdao Hainiu, dan Changchun Yatai. Empat pertandingan terakhir pun terlihat seperti neraka: menghadapi Beijing Guoan, Wuhan Three Towns, Shanghai Shenhua, dan Chengdu Rongcheng. Dengan kondisi tim yang tidak stabil, kekalahan beruntun bahkan tampak tak terelakkan. Akhirnya, Munoz pun dipecat, dan mantan pemain timnas China, Chen Tao, dipercaya memimpin tim di saat genting.

Tantangan yang dihadapi Chen Tao tidak main-main. Sebagai pelatih muda yang baru meniti karier, ia harus mempersatukan tim yang goyah dalam waktu singkat dan langsung menghadapi tiga klub raksasa. Namun di saat banyak pihak sudah menganggap Shenzhen hampir pasti terdegradasi, Chen Tao justru menulis kisah keajaiban. Dengan semangat baru dan strategi yang tepat, ia berhasil membawa Shenzhen menumbangkan Beijing Guoan di kandang sendiri, merebut kembali kendali atas nasib mereka di klasemen, sekaligus memulihkan kepercayaan diri seluruh tim.

Kini, setelah kemenangan penting tersebut, Shenzhen Xinpeng City mengantongi 23 poin, sementara dua pesaing utama di zona degradasi — Changchun Yatai dan Qingdao Hainiu — masih tertahan di angka 18 poin. Mengingat Shenzhen unggul dalam rekor pertemuan melawan keduanya, Yatai dan Hainiu harus meraih setidaknya dua kemenangan penuh untuk melampaui mereka — misi yang tampak sangat sulit dengan waktu yang tersisa sedikit. Terlebih bagi Qingdao Hainiu yang hanya memiliki tiga laga tersisa, peluang untuk bertahan hampir mustahil. Dengan momentum yang kembali dan keyakinan yang menyala, perjalanan “pelarian besar” Shenzhen Xinpeng City menuju keselamatan tampaknya sudah hampir tuntas.

接著讀