2026年9月10日

Mantan Wakil Presiden Barça: “Tanpa Messi, Pendapatan Barcelona Itu Cerita yang Berbeda!”

Pada 23 Oktober, mantan wakil presiden FC Barcelona, Jordi Mestre, hadir dalam sebuah program bersam...

Pada 23 Oktober, mantan wakil presiden FC Barcelona, Jordi Mestre, hadir dalam sebuah program bersama jurnalis Toni Padilla. Dalam wawancara tersebut, ia berbicara blak-blakan tentang betapa besarnya pengaruh Lionel Messi bagi Barcelona — baik di lapangan maupun di sisi bisnis.

Mestre menegaskan, “Sejak Neymar pergi, seluruh daya dobrak Barça di lapangan bergantung pada Messi. Dan di luar lapangan, keberadaan Messi membuat perbedaan besar — dengan atau tanpa Messi, pendapatan klub benar-benar dua hal yang berbeda.”

Ia mengungkapkan bahwa menurut sumber dalam klub, Messi dan keluarganya masih marah besar kepada presiden Joan Laporta, dan semua pernyataan Laporta tentang ‘hubungan yang membaik’ hanyalah omong kosong. “Banyak petinggi klub sebenarnya tidak ingin Messi pergi,” ujarnya. “Namun keputusan Laporta membuatnya harus meninggalkan klub.”

Mestre menilai kontribusi Messi kepada Barcelona benar-benar tak tertandingi. “Tak ada bentuk penghormatan yang berlebihan untuk Messi. Gajinya memang tinggi, tetapi nilai yang ia hasilkan bagi klub jauh lebih besar. Selama Messi masih di Barça, para pemain bintang dunia selalu ingin bergabung.”

Ia bahkan menyarankan agar klub membuat tribun khusus bernama ‘Tribun Messi’ sebagai penghormatan abadi bagi sang legenda.

Berbicara tentang Neymar, Mestre mengaku sangat menyesal pemain asal Brasil itu tak bisa kembali ke Camp Nou. “Pada masa jayanya, Neymar sangat luar biasa dan direncanakan menjadi penerus Messi. Bahkan Messi sendiri berharap dia bisa kembali — Messi pernah mengatakannya langsung kepada saya,” kata Mestre.

Mestre juga menjelaskan bahwa setelah Neymar pergi, permainan Barça berubah total: “Tanpa Neymar, hanya Messi yang bisa menembus pertahanan lawan. Tapi jika keduanya bermain bersama, kekuatan serangan Barça berlipat ganda.”

Ia menutup dengan cerita menarik: “Sebelum pergi, Neymar sama sekali tak memberi tanda. Di acara tim pun ia tak pernah bicara soal hengkang. Semua orang baru tahu ketika transfernya benar-benar selesai.”

接著讀