2026年9月10日

Apakah Jepang Mulai Gemetar? China U23 Sudah Menumbangkan Tiga Juara Grup, Media Korea Mengakui: “Mereka Bermain Gila”

Pada dini hari 21 Januari, tim China U23 kembali melaju kencang dalam perjalanan penuh keajaiban mer...

Pada dini hari 21 Januari, tim China U23 kembali melaju kencang dalam perjalanan penuh keajaiban mereka di Piala Asia U23. Menjawab kritik dan ejekan dari luar, China menghancurkan Vietnam dengan skor 3–0 dan memastikan tempat di final, di mana mereka akan menghadapi Jepang untuk memperebutkan gelar juara. Dari empat juara grup di turnamen ini, hanya Jepang yang belum dikalahkan China.

Di bawah arahan pelatih Antonio, China sebelumnya dikenal sebagai tim dengan pendekatan defensif. Dalam hampir setiap pertandingan, mereka bertahan di area sendiri, menyerap tekanan lawan, dan menunggu peluang serangan balik. Saat melawan Uzbekistan, pendekatan ini mencapai puncaknya — China bertahan dari 26 tembakan lawan dan akhirnya menang lewat adu penalti.

Karena citra sebagai tim bertahan dengan daya serang terbatas, banyak pihak meragukan peluang China melawan Vietnam. Namun pada malam yang luar biasa ini, Antonio mengubah segalanya. Ia membuktikan kepada dunia bahwa tim China juga mampu memainkan sepak bola menyerang yang agresif dan menarik.

Kemenangan atas Vietnam membawa China pada pencapaian yang mencengangkan. Dari empat juara grup di Piala Asia U23 kali ini, tiga sudah disingkirkan China. Di fase grup, China mengalahkan pemuncak grup Australia 1–0; di perempat final, mereka menyingkirkan juara Grup C Uzbekistan; dan di semifinal, mereka menghancurkan juara Grup A Vietnam.

Di partai final, China akan menghadapi tantangan terbesar — Jepang, juara Grup B. Jika China mampu mengalahkan tim Jepang yang telah mencetak 12 gol dalam lima pertandingan, mereka akan menorehkan sejarah dengan menumbangkan seluruh juara grup dalam satu turnamen.

Sementara China melaju ke final, Korea Selatan — yang selama ini dianggap sebagai simbol kekuatan sepak bola Asia — justru harus berebut posisi ketiga dengan Vietnam. Situasi ini membuat media Korea merasa pahit.

Media Korea Xportsnews menulis: “China bermain sangat gila, bahkan lebih baik dari Korea. Keajaiban Kim Sang-sik sudah tidak bekerja.” Media tersebut menilai, setelah bertahun-tahun kekecewaan dan absen dari panggung Piala Dunia, perjalanan luar biasa China di Piala Asia U23 ini bisa menjadi titik awal kebangkitan harapan bagi sepak bola China.

接著讀