Apakah Jepang Mulai Gemetar? China U23 Sudah Menumbangkan Tiga Juara Grup, Media Korea Mengakui: “Mereka Bermain Gila”
Pada dini hari 21 Januari, tim China U23 kembali melaju kencang dalam perjalanan penuh keajaiban mer...
Pada dini hari 21 Januari, tim China U23 kembali melaju kencang dalam perjalanan penuh keajaiban mereka di Piala Asia U23. Menjawab kritik dan ejekan dari luar, China menghancurkan Vietnam dengan skor 3–0 dan memastikan tempat di final, di mana mereka akan menghadapi Jepang untuk memperebutkan gelar juara. Dari empat juara grup di turnamen ini, hanya Jepang yang belum dikalahkan China.
Di bawah arahan pelatih Antonio, China sebelumnya dikenal sebagai tim dengan pendekatan defensif. Dalam hampir setiap pertandingan, mereka bertahan di area sendiri, menyerap tekanan lawan, dan menunggu peluang serangan balik. Saat melawan Uzbekistan, pendekatan ini mencapai puncaknya — China bertahan dari 26 tembakan lawan dan akhirnya menang lewat adu penalti.
Karena citra sebagai tim bertahan dengan daya serang terbatas, banyak pihak meragukan peluang China melawan Vietnam. Namun pada malam yang luar biasa ini, Antonio mengubah segalanya. Ia membuktikan kepada dunia bahwa tim China juga mampu memainkan sepak bola menyerang yang agresif dan menarik.
Kemenangan atas Vietnam membawa China pada pencapaian yang mencengangkan. Dari empat juara grup di Piala Asia U23 kali ini, tiga sudah disingkirkan China. Di fase grup, China mengalahkan pemuncak grup Australia 1–0; di perempat final, mereka menyingkirkan juara Grup C Uzbekistan; dan di semifinal, mereka menghancurkan juara Grup A Vietnam.
Di partai final, China akan menghadapi tantangan terbesar — Jepang, juara Grup B. Jika China mampu mengalahkan tim Jepang yang telah mencetak 12 gol dalam lima pertandingan, mereka akan menorehkan sejarah dengan menumbangkan seluruh juara grup dalam satu turnamen.
Sementara China melaju ke final, Korea Selatan — yang selama ini dianggap sebagai simbol kekuatan sepak bola Asia — justru harus berebut posisi ketiga dengan Vietnam. Situasi ini membuat media Korea merasa pahit.
Media Korea Xportsnews menulis: “China bermain sangat gila, bahkan lebih baik dari Korea. Keajaiban Kim Sang-sik sudah tidak bekerja.” Media tersebut menilai, setelah bertahun-tahun kekecewaan dan absen dari panggung Piala Dunia, perjalanan luar biasa China di Piala Asia U23 ini bisa menjadi titik awal kebangkitan harapan bagi sepak bola China.
Hitung Mundur Menuju “KTT Trump-Putin”: Trump Berangkat ke Alaska, Putin Kunjungi Timur Jauh Sebelum Pertemuan
Pada 15 Agustus waktu Beijing, Gedung Putih mengumumkan bahwa Presiden AS Donald Trump berangkat dar...
UFC di Halaman Gedung Putih! Trump Rayakan Ulang Tahun ke-80 dengan Pertarungan Epik
Tahun 2026 akan menjadi momen bersejarah bagi Amerika Serikat yang merayakan 250 tahun kemerdekaan. ...
Gambaran Umum Group Streaming (Tuanbo)
Definisi: Tuanbo adalah bentuk siaran langsung grup yang dikelola oleh agen MCN, menampilkan beberap...
Imajinasi yang Terkunci: Saat AI Menjadi Ilmu Itu Sendiri, Manusia Hanya Menonton
Imajinasi kita tentang masa depan mungkin sedang terkunci. Diskusi hari ini masih berkutat pada hal-...
Perdagangan ditangguhkan mulai pukul 9 pagi; perusahaan milik Quek Leng Chan akan membuat pengumuman besar.
(Kuala Lumpur, 3 Feb)GuocoLand Malaysia (GUOCO, 1503), saham sektor properti di Main Market yang ter...
Pada leg pertama babak playoff Liga Champions, Real Madrid menang 1-0 di kandang Benfica
Dalam pertandingan tersebut, penyerang Real Madrid Vinícius Júnior melaporkan bahwa pemain Benfica G...
Kapan pemain kunci timnas U19 China akan kembali ke Burnley FC di Liga Inggris? Sang pemain akhirnya memberikan jawaban secara terbuka untuk pertama kalinya, memicu perbincangan hangat.
Pemain muda China, Zhang Jiaming, kini menjadi sorotan dalam perkembangan kariernya di Eropa. Strike...
Clippers Pastikan Tiket Play-In: Rekor 5 Kemenangan Beruntun Terhenti di Laga Krusial, Kawhi Catat 52 Laga Beruntun 20+ Poin
Pada 1 April, Los Angeles Clippers kalah 104–114 dari Portland Trail Blazers, mengakhiri lima kemena...
Hanya 45 Hari Jelang Kickoff: Wonderkid Belanda €50 Juta Absen dari Piala Dunia, Baru Kembali Tahun Depan — Harapan Bertahan Tottenham Terpukul
Pada 27 April, jurnalis transfer ternama Fabrizio Romano mengonfirmasi bahwa pemain timnas Belanda b...
Ben How Kembali dengan Album Baharu Selepas Tujuh Tahun, Angeline Wong Gelar Konsert Solo pada 5 September
Kuala Lumpur, 28 Juli — Label rekaman Malaysia Haosheng Records resmi meluncurkan album solo terbaru...
Golden Melody Awards Ke-37: Ricky Hsiao Raih Gelar Raja Lagu Taiwan Kelima, PiA Wu Pei-ya Dinobatkan Penyanyi Wanita Terbaik
(Taipei, 27 Jun) Anugerah Golden Melody ke-37 berlangsung meriah di Taipei Arena pada Sabtu malam. P...